Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
HAMPIR dua tahun sudah pandemi covid-19 melanda seluruh dunia, termasuk Indonesia. Kondisi itu membuat para orangtua khawatir akan kesehatan anak mereka. Untuk itu sangat penting menjaga sistem imun dan nafsu makan anak menjadi kunci agar buah hati tidak gampang sakit.
Sistem kekebalan tubuh anak-anak yang masih dalam perkembangan membuat mereka lebih rentan jatuh sakit. Untuk mengatasinya salah satu caranya adalah dengan memenuhi kebutuhan nutrisi mereka.
Baca juga: Sebanyak 300 Ribu Paket Nutrisi Dibagikan Untuk Lansia
Hal itu sangat penting untuk menjaga anak agar tetap nafsu makan dan mudah mengkonsumsi beragam makanan bernutrisi untuk mencapai gizi yang seimbang. Dengan begitu mereka memiliki sistem kekebalan tubuh yang lebih kuat.
"Salah satu cara yang membantu nafsu makan adalah dengan memberi tambahan suplemen untuk meningkatkan nafsu makan anak sehingga dapat memenuhi kebutuhan nutrisi dan gizinya," Head of Brand MS Glow, Roby Busri dalam keterangannya.
Memilih asupan tambahan vitamin untuk anak, kata dia sebaiknya pilih rasa yang disukai dan mudah dikonsumsi. Bicara asupan tambahan, MS Kids memiliki produk Herboost Vitamin Sirup yang mengandung 100 persen bahan herbal sehingga aman dikonsumsi.
"MS Kids Herboost merupakan vitamin dengan kebaikan ekstrak rempah-rempah untuk memperbaiki, menambah nafsu makan anak, serta memelihara daya tahan tubuhnya," jelas Roby.
Dengan kandungan curcuma xanthorrhiza rhizoma (ekstrak temulawak), Centela Asiatica Extract (herba pegagan), Grape Extract (sebagai penambah rasa naggur alami), Herboost Vitamin memiliki rasa yang manis dan dapat dikonsumsi untuk anak mulai usia 2 tahun hingga remaja. MS Glow Kids Herboost dapat diberikan kepada anak-anak sebanyak 1-2 sendok teh setiap hari.
"Menjaga imun tidak hanya untuk orang dewasa. Bagaimana imunitas anak terjaga, orangtualah yang menentukan. Jadi sduah saatnya memberikan yang terbaik untuk untuk anak, terutama di masa pandemi seperti saat ini," ujarnya. (RO/A-1)
Minat makan anak sangat dipengaruhi oleh pengalaman sensorik, termasuk variasi rasa dan aroma.
Udara malam yang dingin dikombinasikan dengan paparan polusi udara dapat merusak sistem pernapasan anak yang masih dalam masa pertumbuhan.
Pemilihan alas kaki seharusnya mengutamakan kenyamanan anak di atas fungsi korektif yang belum tentu diperlukan.
Asupan gula berlebih bukan sekadar masalah kalori, melainkan ancaman bagi metabolisme anak yang masih dalam tahap perkembangan.
Jika kadar vitamin D rendah, kalsium yang seharusnya menjadi struktur utama kekuatan tulang tidak dapat terserap maksimal oleh tubuh.
Kandungan gula yang disamarkan ini sering ditemukan pada jenis makanan ultraprocessed food (UPF).
Riset terbaru University of Bristol mengungkap makanan tanpa proses (unprocessed) membantu tubuh mengatur porsi makan secara alami dan mencegah obesitas.
Kesalahan nutrisi sering kali terjadi karena ketidaktahuan orangtua yang menganggap pola makan anak saat ini sebagai hal yang wajar.
Kesehatan otak seharusnya dirawat sejak dini melalui kebiasaan sehari-hari yang konsisten.
Asupan energi yang seimbang di pagi hari berperan dalam mendukung proses berpikir, daya ingat, serta kesiapan fokus anak saat belajar.
Nutrisi olahraga menjadi faktor penting yang menentukan energi, performa, dan pemulihan tubuh saat berolahraga.
Orang tua disarankan lebih cermat menyiasati pemenuhan gizi anak di rumah, terutama bagi anak yang lebih menyukai susu dibandingkan makanan utama.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved