Selasa 07 September 2021, 15:09 WIB

Airlangga: Kasus Covid-19 Aktif Turun di NTB, Sumatera, Sulawesi, Maluku, dan Papua

mediaindonesia.com | Humaniora
Airlangga: Kasus Covid-19 Aktif Turun di NTB, Sumatera, Sulawesi, Maluku, dan Papua

Ist
Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto.

 

MENTERI Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menyampaikan hasil evaluasi Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di luar Jawa-Bali dan memperpanjang PPKM hingga 20 September mendatang.

Dalam paparannya, Airlangga menjelaskan terjadi penurunan kasus Covid-19 aktif dari 9 Agustus hingga 4 September 2021, di Provinsi Nusa Tenggara Barat, Sumatra, Sulawesi, Kalimantan, Maluku, dan Papua. 

"Khusus Nusa Tenggara, kontribusi terhadap kasus secara nasional 2,1 persen. Kesembuhan di atas nasional, 93,83 persen. Tingkat fatality rate-nya di bawah nasional 2,27%. Kemudian juga kasus aktifnya 2,18% dan penurunannya 73,76% dari 9 Agutus sampai dengan 4 September, " kelas Airlangga, dalam Konferensi Pers PPKM, Senin (6/9). 

Sedangkan penurunan kasus aktif di Sumatra adalah 50,59%, Kalimatan 64,45%, Sulawesi 62,39%, Maluku dan Papua 28,77%. 
 
Airlangga menjelaskan, dari segi kasus aktif, di luar Jawa-Bali bali ada sebanyak 155.519 kasus aktif dan kontribusinya 60%.

Persentase kesembuhan di luar Jawa-Bali sebanyak 90%. Angka tersebut sedikit berada di bawah nasional yang sebesar 92,94%. Sedangkan dari segi kasus kematian di luar Jawa-Bali terdapat 2,99%, di bawah standar nasional yang sedikit lebih baik yakni 3,29%. 

"Luar Jawa-Bali ini dilakukan perpanjangan PPKM pada Kab/Kota di luar Jawa-Bali yaitu, PPKM level 4 diterapkan 23 Kab/kota yang sebelumnya adalah di 34 Kab/kota. Nah, perlu diketahui penurunan level telah terjadi, semula ada 7 provinsi dan saat ini yg level 4 tinggal di 2 provinsi, yaitu di Kaltim dan Kaltara," jelas Airlangga. 

Dari pelaksanaan PPKM yang ditetapkan di 23 kab/kota, terdapat 15 kab/kota dari 34 kab/kota yang berlevel 4. Sedangkan terdapat 19 kab/kota yang sudah turun levelnya.

Namun demikian, Airlangga mengatakan ada tambahan 8 kab/kota yang dapat peningkatan dari level 3 ke level 4, sehingga total yang diterapkan level 4 adalah 23 kab/kota.

"Untuk PPKM level 3 diterapkan di 314 kab/kota, di mana ini naik dari sebelumnya 303 kab/kota. Dan PPKM 2 ini terapkan pada 409 kab/kota. Ini sama dengan sebelumnya," kata Airlangga. 

Selain itu, Airlangga juga menyampaikan arahan presiden yang berpesan pada masyarakat kalau pandemi belum berakhir.

Oleh karena itu, sebagai Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional, Airlangga akan terus berupaya untuk tetap mengendalikan pandemi Covid-19.

"Pak Presiden dalam rapat terbatas (ratas), sekali lagi menggarisbawahi apa yang disampaikan oleh Pak Presiden, bahwa pandemi belum berakhir," jelasnya.

"Virus ini tidak mungkin hilang secara total, kita hanya bisa mengendalikan. Masyarakat diminta tetal waspada, walau angka kasus turun, namun ini belum merata dan masih bersifat dinamis," kata Airlangga. (RO/OL-09)

Baca Juga

ANTARA/IRWANSYAH PUTRA

Vaksin Meningitis Langka, Jemaah Umrah Jangan Sampai Terlantar

👤M. Iqbal Al Machmudi 🕔Kamis 29 September 2022, 14:55 WIB
Salah satu yang bisa dilakukan sebagai langkah strategis adalah dengan melakukan lobi dengan Pemerintah Arab Saudi tentang syarat vaksin...
ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan

KSP Anggap Organisasi Bayangan Bentukan Nadiem hal yang Wajar

👤Andhika prasetyo 🕔Kamis 29 September 2022, 14:46 WIB
Ia mencontohkan, pada musim laporan tahunan, KSP akan mempekerjakan tim eksternal yang terdiri dari para ahli untuk bekerja sama dengan...
DOK @limofficial_lirboyo di Instagram.

Allah As-Syakur Membalas Ketaatan Sedikit dengan Nikmat tanpa Batas

👤Meilani Teniwut 🕔Kamis 29 September 2022, 14:45 WIB
Pembahasan asmaul husna atau nama-nama terbaik Allah SWT kini mengenai As-Syakur. Pemahaman lebih jelas tentang salah satu asmaul husna...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya