Kamis 05 Agustus 2021, 19:51 WIB

Efikasi Moderna Stabil 94% Hingga 4-6 bulan usai Dosis Kedua

Mediaindonesia | Humaniora
Efikasi Moderna Stabil 94% Hingga 4-6 bulan usai Dosis Kedua

ANTARA FOTO/Fransisco Carolio
Detail botol berisi vaksin COVID-19 Moderna

 

MODERNA mengatakan pada Kamis kemanjuran vaksin COVID-19 buatannya masih sekitar 93 persen setelah dosis kedua, hampir tak berubah dari efikasi 94 persen yang dilaporkan dalam uji klinis pertama.

Angka itu lebih baik ketimbang data yang dirilis rivalnya, Pfizer dan BioNTech, pekan lalu yang mengatakan efikasi vaksin mereka turun menjadi sekitar 84 persen enam bulan setelah suntikan kedua.

Kedua vaksin tersebut sama-sama berbasis teknologi messenger RNA (mRNA).

"Kami sangat senang kemanjuran vaksin COVID-19 kami stabil di 93 persen mulai empat hingga enam bulan," kata Kepala Eksekutif Moderna Stephane Bancel dalam pernyataan.

"Durasi yang kuat ini akan menguntungkan ratusan juta orang yang telah disuntik vaksin Modern hingga saat ini."

Vaksin yang tahan lama membuat rentang waktu penyuntikan antardosis yang lebih panjang, terlepas dari perlu tidaknya pemberian dosis tambahan untuk mencegah COVID-19.

Baca juga: Pengendalian Gelombang Kedua Covid-19 Jadi Fokus Pemerintah di Triwulan III

Otoritas kesehatan publik di seluruh dunia yang tengah bergumul dengan varian Delta masih berdebat apakah dosis tambahan aman, efektif, dan diperlukan.

Pfizer berencana mengajukan izin untuk pemberian dosis ketiga vaksinnya bulan ini, dan sejumlah negara seperti Israel telah mulai atau akan memvaksin penduduk yang lebih tua atau yang rentan.

Moderna mengatakan penelitiannya pada tiga kandidat vaksin penguat yang berbeda masih berlangsung untuk melihat kemanjuran terhadap varian-varian yang jadi perhatian, seperti Gamma, Beta, dan Delta.

Kadar antibodi penetralisir usai pemberian dosis penguat mendekati level yang teramati setelah suntikan dosis kedua.

Vaksin Moderna telah disetujui untuk penggunaan darurat pada orang dewasa di AS pada Desember.

Sejak itu, lebih dari 50 negara sudah mengizinkan vaksin itu untuk diberikan kepada orang dewasa secara darurat atau bersyarat.(Ant/OL-4)

Baca Juga

ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat

Pasien Covid-19 di RSDC Wisma Atlet Kemayoran Terus Berkurang

👤Yakub Pryatama Wijayaatmaja 🕔Minggu 26 September 2021, 12:52 WIB
Aris menyebut jumlah pasien yang masih harus dirawat di RSDC Wisma Atlet kini berjumlah 341 orang dari semula 377...
MI/Widjajadi

Menko PMK : Perkawinan Anak Perbesar Peluang Ciptakan Generasi Miskin

👤Mohamad Farhan Zhuhri 🕔Minggu 26 September 2021, 12:45 WIB
Meskipun data angka perkawinan anak terus mengalami penurunan hingga mencapai 10,19% di tahun 2020, namun di sejumlah daerah angkanya...
Dok. Kemendikbud-Ristek

Jawa Tengah Juara Umum Kompetisi Olahraga Siswa Nasional Tahun 2021

👤Faustinus Nua 🕔Minggu 26 September 2021, 12:19 WIB
Juara umum Jawa Tengah, diikuti Jawa Barat, Kalimantan Barat, DKI Jakarta, serta DI...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Cegah Konflik di Myanmar semakin Memburuk

Bentrokan antara pasukan perlawanan bersenjata dan militer dalam beberapa hari terakhir telah mendorong gelombang evakuasi baru di wilayah barat laut

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya