Rabu 04 Agustus 2021, 22:50 WIB

Indonesia Terima Hibah 20.102 Vial Remdesivir dari Belanda

M Iqbal Al Machmudi | Humaniora
Indonesia Terima Hibah 20.102 Vial Remdesivir dari Belanda

AFP
Remdesivir, obat antivirus.

 

DALAM rangka memenuhi kebutuhan obat-obatan untuk penguatan penanganan Covid 19, pemerintah Indonesia menerima 20.102 vial remdesivir dari Belanda.

Kedatangan obat terapi Covid 19 dari Amsterdam ke Bandara Soekarno Hatta tersebut terbagi dalam dua tahap yaitu pada tanggal 31 Juli sebanyak 11.520 paket dan 2 Agustus sebanyak 8.582 paket. Masing-masing paket berisi 1 botol 100 mg remdesivir.

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Muhadjir Effendy mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada pemerintah Kerajaan Belanda atas hibah tersebut.

"Atas nama Pemerintah Indonesia, saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas hibah ini," ungkap Muhadjir dalam keterangannya, Rabu (4/8).

Muhadjir mengapresiasi upaya dari Kementerian Luar Negeri dalam kerja sama antar negara untuk pengadaan obat-obatan dan vaksin dalam rangka mempercepat penangganan pandemi Covid-19.

Remdesivir adalah obat antivirus, sebuah prodrug analog nukleotida baru, yang dikembangkan oleh perusahaan bioteknologi Gilead Sciences sebagai pengobatan untuk infeksi penyakit virus Ebola dan virus Marburg.

Kini, Remdesivir juga digunakan sebagai salah satu obat penanganan Covid-19. Di Indonesia penggunaannya telah mengantongi izin dari otoritas obat yakni Badan POM. Selain Remdesivir, Favipiravir juga telah memiliki emergency use authorization (EUA) untuk penanganan pasien Covid-19.

"Obat yang sudah mendapatkan EUA sebagai obat covid adalah dua. Baru Remdesivir, Favipiravir," kata Kepala BPOM, Penny Lukito dalam Rapat Kerja bersama Komisi IX DPR RI beberapa waktu lalu.

Muhadjir juga meminta Kemenenterian Kesehatan untuk segera dapat mendistribusikan remdesivir sesuai dengan kebutuhan di lapangan. Dirinya juga berharap agar Kemenkes segera melakukan penguatan data kebutuhan obat agar permasalahan di lapangan terselesaikan.

Sebelumnya, Pemerintah Indonesia juga sudah mendatangkan vaksin Moderna pemberian dari pemerintah Amerika Serikat melalui COVAX Facility sebanyak 3,5 juta dosis dan 620.000 dosis vaksin AstraZeneca yang merupakan hasil kerja sama bilateral Indonesia dan Inggris. (H-2)

Baca Juga

DOK Pribadi.

Ombudsman RI Klarifikasi tentang Surat Penolakan Vaksinasi bagi Anak

👤Mediaindonesia.com 🕔Selasa 18 Januari 2022, 14:16 WIB
Diperlukan upaya sosialisasi dan edukasi yang lebih masif dan persuasif sehingga masyarakat dapat dengan mudah memahami manfaat dan...
MI/Ardi T Hardi

UGM Siap Lakukan KBM Bauran bagi Seluruh Mahasiswa

👤Ardi T Hardi 🕔Selasa 18 Januari 2022, 13:55 WIB
UGM siap menyelenggarakan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) Bauran yang didalamnya dimungkinkan penerapan PTM...
Ist

Kembung atau Diare Setelah Minum Susu? Pilih Susu yang Bebas Laktosa

👤Eni Karinah 🕔Selasa 18 Januari 2022, 13:28 WIB
Intoleransi laktosa atau timbulnya rasa tak nyaman, seperti kembung, begah, bahkan diare, karena sistem pencernaan tidak mampu mencerna zat...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya