Minggu 01 Agustus 2021, 21:30 WIB

Varian Delta Menular Secepat Cacar Air

Zubaedah Hanum | Humaniora
Varian Delta Menular Secepat Cacar Air

CDC
Virus korona penyebab covid-19.

 

KECEPATAN penularan virus covid-19 dari varian Delta sama cepatnya dengan penularan virus cacar air dan sama-sama dapat menyebabkan penyakit parah. Hal itu berdasarkan dokumen internal di Centers for Disease Control and Prevention (CDC), Amerika Serikat.

Diketahui bahwa infeksi varian Delta asal India menghasilkan jumlah virus di saluran udara sebanyak 10 kali lipat lebih tinggi daripada yang terlihat pada orang yang terinfeksi varian Alpha dari Inggris yang juga sangat menular

Laporan tersebut juga menuliskan bahwa varian Delta lebih mungkin untuk menembus perlindungan yang diberikan oleh vaksin. Varian Delta lebih menular daripada virus yang menyebabkan MERS, SARS, Ebola, flu biasa, flu musiman dan cacar.

Direktur CDC Rochelle Walensky mengatakan kepada New York Times bahwa, penelitian terbaru menunjukkan orang yang divaksinasi yang terinfeksi varian Delta membawa sejumlah besar virus di hidung dan tenggorokan.

Dr Walensky menyebut penularan melalui orang yang divaksinasi sebagai peristiwa langka. Tetapi beberapa ilmuwan menyebutkan bahwa itu mungkin lebih umum daripada yang diperkirakan sebelumnya.

Dokumen CDC juga menyebutkan bahwa seseorang yang teinfeksi dengan varian Delta mungkin lebih cenderung menyebabkan penyakit parah. Studi dari Kanada dan Skotlandia menemukan bahwa orang yang terinfeksi varian Delta lebih mungkin dirawat di rumah sakit, sementara penelitian di Singapura menunjukkan bahwa mereka lebih mungkin membutuhkan oksigen.

Namun, CDC menunjukkan bahwa vaksin sangat efektif dalam mencegah penyakit serius, rawat inap, dan kematian pada orang yang divaksinasi. Secara keseluruhan, Delta adalah varian yang meresahkan yang sudah kami ketahui sebelumnya

“Tetapi bukan berarti itu merupakan jalan buntu karena vaksinasi masih melindungi dengan kuat terhadap hasil yang lebih buruk,” kata John Moore, ahli virologi di Weill Cornell Medicine di New York. (Medcom.id/H-2)

Baca Juga

Freepik

Ini Tips Memilih Popok yang Tepat untuk Anak Anda

👤Basuki Eka Purnama 🕔Selasa 18 Januari 2022, 08:45 WIB
Berdasarkan hasil riset, 7-35% anak-anak di bawah usia tiga tahun mengalami ruam popok lantaran popok yang terlalu ketat, lembap, atau...
AFP/ ADEK BERRY

Tingkatkan Kewaspadaan Terhadap Covid-19, Kemendagri Terbitkan Dua Aturan Baru

👤Indriyani Astuti 🕔Selasa 18 Januari 2022, 08:17 WIB
Dua Inmendagri ini merupakan panduan bagi daerah untuk lebih tanggap dan waspada serta melakukan langkah antisipasi yang ditindaklanjuti...
Dok. ITB

Dampak Perubahan Pantai terhadap Batas Laut Negara

👤Dr Eka Djunarsjah Kelompok Keahlian Hidrografi, Fakultas Ilmu dan Teknologi Kebumian, Institut Teknologi Bandung 🕔Selasa 18 Januari 2022, 06:00 WIB
PENELITIAN ini merupakan studi lanjutan dari Kelompok Keahlian (KK) Hidrografi, Fakultas Ilmu dan Teknologi Kebumian...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya