Selasa 27 Juli 2021, 21:00 WIB

PP Muhammadiyah Imbau Pemerintah jangan Maju Mundur Tangani Pandemi

Emir Chairullah | Humaniora
PP Muhammadiyah Imbau Pemerintah jangan Maju Mundur Tangani Pandemi

Antara
Ilustrasi pemeriksaan kendaraan di titik penyekatan PPKM

 

PP Muhammadiyah meminta pemerintah menjaga konsistensi kebijakan dalam penanganan covid-19. Ketua Umum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir mengatakan, pemerintah harus yakin bahwa kebijakan yang dibuatnya membuat kepastian bagi rakyat. “Kepastian itu yang dibutuhkan rakyat. Tidak usah maju mundur,” katanya saat berdialog dengan Menko Polhukam Mahfud MD secara daring, Selasa (27/7).

Dirinya berharap pemerintah tetap mengutamakan kesehatan dan keselamatan rakyat dalam penanganan pandemi ini. Di sisi lain pemerintah juga perlu tetap menjaga aspek ekonomi agar tidak semakin terpuruk. “Sempurna mungkin tidak bisa, tapi ada pilihan yang firm. Itu yang kami harapkan,” jelasnya.

Haedar Nashir menambahkan, pihaknya selama ini banyak seirama dan bertitik temu dengan langkah-langkah yang dilakukan pemerintah dalam menangani Covid baik secara keilmuan, maupun keagamaan. PP Muhammadiyah sadar pandemi ini sungguh-sungguh mengancam. “Karena itu PP Muhammadiyah bersyukur pemerintah mengambil Langkah-langkah darurat lewat PPKM,” ujarnya.

Sementara itu, mengajak PP Muhammadiyah untuk terus memberikan kesadaran kepada umat bahwa Covid-19 itu masih ada. Mahfud juga mengapresiasi partisipasi aktif Muhammadiyah selama ini, dan menekankan bahwa kerjasama pemerintah dengan ormas keagamaan menjadi penting untuk dikembangkan. (OL-8)

Baca Juga

MI/ANDRI WIDIYANTO.

Lima Langkah Preventif Sebelum Izinkan Anak Jalani PTM

👤Mediaindonesia.com 🕔Rabu 29 September 2021, 00:05 WIB
Dokter Spesialis Anak dr. Natasya Ayu Andamari, SpA memberikan sejumlah kiat tindakan pencegahan yang bisa dilakukan orang tua sebelum...
Antara/Galih Pradipta

Dampak Pandemi, Nadiem: Satu Generasi Kehilangan Hampir Setahun Pembelajaran 

👤Faustinus Nua 🕔Selasa 28 September 2021, 23:55 WIB
"Anak-anak kemungkinan besar kehilangan antara 0,8-1,2 tahun pembelajaran. Jadi seolah-olah satu generasi kehilangan hampir setahun...
Dok. Pribadi

Tampil di Zakat Innovation Week, Rumah Kutub Paparkan soal Sedekah Minyak Jelantah 

👤Mediaindonesia.com 🕔Selasa 28 September 2021, 23:37 WIB
ERSENYUM adalah singkatan dari Terima Sedekah Minyak Jelantah untuk...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Kawin Kontrak Rendahkan Perempuan

 Kawin kontrak masih ditemukan di Kabupaten Cianjur. Usia pernikahan hanya dua bulan dengan uang mahar Rp15 juta

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya