Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini gelombang tinggi yang berpeluang terjadi di beberapa wilayah perairan Indonesia pada 24 - 25 Juli 2021.
Pola angin di wilayah Indonesia bagian utara dominan bergerak dari Selatan - Barat Daya dengan kecepatan berkisar 5 - 25 knot, sedangkan di wilayah Indonesia bagian selatan dominan bergerak dari Timur - Tenggara dengan kecepatan 5 - 20 knot.
"Kecepatan angin tertinggi terpantau di perairan selatan Banten, perairan Kep. Sangihe - Kep. Talaud, dan perairan Jayapura - Sarmi," kata Deputi bidang Klimatologi BMKG Herizal dalam keterangannya Sabtu (24/7).
Baca juga: Terjangan Cuaca Ekstrem dalam Sorotan Laporan Sains Iklim PBB
Kondisi tersebut mengakibatkan peningkatan gelombang setinggi 1,25 - 2,50 meter yang berpeluang terjadi di beberapa perairan seperti Selat Malaka bagian utara, perairan timur P. Simeulue, perairan Bengkulu, Teluk Lampung bagian selatan, perairan selatan P. Sumbawa - P. Sumba, Selat Alas - Selat Sape bagian selatan, Selat Sumba bagian barat, perairan P. Sawu - P. Rotte - Kupang, Laut Sawu, Samudra Hindia selatan NTT, Laut Natuna utara, perairan Kep. Anambas - Kepulauan Natuna, Laut Natuna, perairan timur Bintan - Kep. Lingga, perairan Bangka Belitung, Selat Karimata.
Laut Jawa, perairan utara Jawa Timur - Kep. Kangean, perairan selatan Kalimantan, perairan Kotabaru - Balikpapan, perairan Samarinda - Bontang, Selat Makassar, Laut Bali - Laut Sumbawa, Laut Flores bagian timur, perairan timur Baubau - Kepulauan Wakatobi, perairan Manui - Kendari bagian timur, perairan selatan Kep. Banggai - Kepulauan Sula, Laut Sulawesi bagian barat, perairan Kep. Sangihe - Kep. Talaud, perairan Bitung - Likupang, Laut Maluku, perairan Kep. Halmahera, Laut Halmahera, perairan selatan P. Buru - P. Ambon, Laut Seram, Laut Banda, perairan Jayapura - Sarmi, Samudra Pasifik utara Halmahera - Papua.
Kemudian, gelombang yang lebih tinggi kisaran 2,50 - 4,0 meter berpeluang terjadi di beberapa perairan Indonesia lainnya diantaranya adalah perairan utara Sabang, perairan barat Aceh - Kepulauan Mentawai, perairan barat P. Enggano - Lampung, Samudra Hindia barat Aceh - Bengkulu, Selat Sunda bagian barat dan selatan, perairan selatan P. Jawa, Selat Bali - Lombok bagian selatan, Samudra Hindia selatan Jawa Barat - NTB.
"Lalu gelombang yang sangat tinggi kisaran 4,0 - 6,0 meter berpeluang terjadi di Samudra Hindia barat Lampung - selatan Banten" sebutnya.
Potensi gelombang tinggi di beberapa wilayah tersebut dapat berisiko terhadap keselamatan pelayaran. Untuk itu, BMKG selalu mengimbau masyarakat untuk selalu waspada, terutama bagi nelayan yang beraktivitas dengan moda transportasi seperti perahu nelayan (kecepatan angin lebih dari 15 knot dan tinggi gelombang di atas 1.25 meter)
kapal tongkang (kecepatan angin lebih dari 16 knot dan tinggi gelombang di atas 1.5 m), kapal ferry (kecepatan angin lebih dari 21 knot dan tinggi gelombang di atas 2.5 meter) kapal ukuran besar seperti kapal kargo/kapal pesiar (kecepatan angin lebih dari 27 knot dan tinggi gelombang di atas 4.0 meter).
"Untuk itu dimohon kepada masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di pesisir sekitar area yang berpeluang terjadi gelombang tinggi agar tetap selalu waspada," pungkasnya. (H-3)
KANTOR Pertanahan Kota Tangerang Selatan (Kantah Tangsel), Banten menargetkan pada tahun ini 10 Kota Lengkap ditargetkan bisa dicapai.
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini gelombang tinggi yang berpeluang terjadi di beberapa wilayah perairan Indonesia pada 24 - 25 November 2021.
Ganda putra unggulan kelima dari Malaysia, Aaron Chia/Soh Wooi Yik sukses meraih tiket ke babak 16 besar Indonesia Masters 2021 usai mengalahkan Ben Lane/Sean Vendy.
Kecepatan angin tertinggi terpantau di perairan utara Sabang, perairan selatan Banten - Jawa Barat.
BMKG mengeluarkan peringatan dini gelombang tinggi, yang berpeluang terjadi di beberapa wilayah perairan Indonesia pada 18 - 19 Agustus 2021.
BUSANA yang dikenakan Presiden Joko Widodo saat menghadiri sidang tahunan MPR 2021 adalah pakaian adat Suku Baduy.
BADAN Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menerangkan adanya awan Cumulonimbus saat pesawat ATR 42-500 jatuh di Maros, Sulawesi Selatan, Sabtu (17/1) lalu.
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mendeteksi awan Cumulonimbus (Cb) di Maros, Sulawesi Selatan, bertepatan dengan peristiwa jatuhnya pesawat ATR 42-500, Sabtu (17/1).
Adanya Bibit Siklon Tropis 97S di Samudra Hindia selatan Indonesia dengan kecepatan angin maksimum sekitar sistem mencapai 15 knot (28 km/jam) dan tekanan udara 1001 hPa.
Suhu udara rata-rata 11 hingga 32 derajat Celcius dengan kelembaban udara 56-99 persen dan angin bertiup dari Selatan hingga Barat dengan kecepatan 3 hingga 7 km per jam.
Sirkulasi siklonik yang sebelumnya terpantau di selatan Nusa Tenggara Barat sempat berkembang menjadi Bibit Siklon Tropis 96S.
BMKG juga menyampaikan peringatan dini gelombang sedang hingga tinggi di sejumlah perairan, termasuk Perairan Kuala Pembuang, Teluk Sampit, dan Kuala Kapuas.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved