Headline
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH kembali memperpanjang masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) selama 5 hari ke depan. Kebijakan itu diterapkan untuk menekan penyebaran kasus Covid-19 dan secara pertahana akan melakukan relaksasi atau pelonggaran.
Epidemiolog dari Griffith University Australia Dicky Budiman mengatakan bahwa PPKM yang diperpanjang keharusan sebagai strategi tambahan dan penguat di masa pandemi. Sementara untuk strategi utamanya, yakni testing, tracing, dan treatment (3T) harus ditingkatkan secara masif dalam periode pembatasan yang singkat ini.
"Sekarang dengan adanya keputusan seperti ini tidak ada pilihan lain, PR yang selama ini menumpuk dalam menemukan kasus harus dilakukan secara ekstrem, tingkatan 3T secara ekstrem," ungkapnya kepada Media Indonesia, Rabu (21/7).
Dicky menyampaikan bahwa pemerintah harus punya target yang harus dicapai dalam 5 hari ke depan. Tidak sekadar menurunkan kasus, tetapi harus diimbangi dengan jumlah testing yang tinggi. Misalnya per hari minimal bisa mencapai 1 juta testing, kemudian 80% tracing dan semuanya dikarantina atau isolasi mandiri.
"Nah ini yang harus dilakukan ekstrem benar. Harusnya lebih dari 1 juta testing supaya kita keluar atau terhindar dari beban-beban lanjutan. Jadi kalau ini juga tidak dilakukan kita akan mengalami kondisi yang makin repot gitu," imbuhnya.
Dicky menilai kebijakan PPKM yang kembali dilanjutkan diambil dengan berbagai pertimbangan. Tidak saja semata-mata karena faktor kesehatan tetapi juga maalah sosial dan ekonomi yang justru bisa memperburuk keadaan. Menurutnya, poin penting adalah mengoptimalkan 3T, karena memang sejak awal pandemi 3T merupakan strategi utama.
Dia pun meminta masyarakat terlibat aktif. Terget 3T yang tinggi tidak akan berjalan baik bila tidak didukung masyarakat. (Van/OL-09)
Thomas Djiwandono mengusulkan agar pemerintah dan bank sentral meninggalkan skema burden sharing yang diterapkan pada masa pandemi covid-19.
Melihat ancaman besar terhadap keberlanjutan layanan kesehatan dasar, dr. Harmeni mendirikan Symptomedic, platform telemedisin dan layanan pengantaran obat.
ANCAMAN kesehatan global kembali muncul dari Tiongkok. Setelah virus corona yang menyebabkan pandemi covid-19, kali ini virus baru influenza D (IDV) ditemukan.
Sengketa gaji Cristiano Ronaldo dengan Juventus terkait penundaan pembayaran saat pandemi covid-19 masih berlanjut. Putusan arbitrase dijadwalkan 12 Januari 2026.
Teknologi vaksin mRNA, yang pernah menyelamatkan dunia dari pandemi covid-19, kini menghadapi ancaman.
Menteri Kesahatan AS Robert F. Kennedy Jr. membuat gebrakan besar dengan mencabut kontrak dan membatalkan pendanaan proyek vaksin berbasis teknologi mRNA, termasuk untuk covid-19.
Dari kasus kematian di Pamekasan saja dapat diketahui bahwa case fatality rate (CFR) campak di Indonesia jauh melampaui ambang batas global.
PENETAPAN Kejadian Luar Biasa (KLB) karena suatu penyakit atau pun keracunan makanan di daerah memunculkan dilema bagi daerah tersebut.
KLB keracunan makanan hanyalah KLB lokal yang terjadi secara bersama-sama, bukan KLB yang saling terkait penularan antara satu provinsi dan provinsi lain.
Epidemiolog sekaligus peneliti Global Health Security, Dicky Budiman, mengatakan bahwa sebetulnya hal tersebut tidak mengagetkan karena covid-19 kini sudah menjadi endemi.
Melonjaknya angka covid-19 di negara-negara tetangga perlu menjadi sinyal kewaspadaan yang bukan hanya harus direspons otoritas kesehatan tetapi juga masyarakat.
KEMENTERIAN Kesehatan (Kemenkes) telah mengeluarkan Surat Edaran pada 28 Mei lalu mengenai kewaspadaan lonjakan covid-19.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved