Headline
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH menargetkan melakukan vaksinasi pada 1,5 juta orang per hari mulai bulan depan. Hal itu sebagai bentuk upaya mempercepat target herd immunity.
"Kita targetkan 1,5 juta orang per hari pada bulan depan (Agustus)," ucap Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan dalam konferensi pers virtual, Sabtu (17/7).
Dirinya juga menekankan kepada masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan dan tetap waspada terutama terhadap varian delta ini.
"Oleh karena itu saya mohon kerja sama dari seluruh komponen masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan dan ketentuan-ketentuan selama PPKM darurat ini," jelasnya.
Baca juga: Penyekatan PPKM Darurat Tidak Efektif, Jokowi Cari Strategi Lain
"Segera mengikuti program vaksinasi yang dijalankan pemerintah selama periode PPKM ini jumlah vaksinasi juga meningkat cukup signifikan," ungkapnya.
Pemerintah sendiri sedang melakukan evaluasi terhadap PPKM darurat apakah dengan jangka waktu ini diperlukan perpanjangan lebih lanjut atau tidak. hasil evaluasi tersebut nantinya akan dilaporkan kepada presiden.
"Saya kira dalam waktu 2-3 hari ke depan kita akan mengumumkan secara resmi," pungkasnya. (OL-4)
Riset terbaru menunjukkan vaksin Covid-19 berbasis mRNA seperti Pfizer dan Moderna dapat memicu sistem imun melawan sel kanker.
DUA tenaga kesehatan menerima vaksin Covid-19 di hari yang sama, pola respons antibodi setiap orang ternyata berbeda-beda menentukan berapa lama perlindungan vaksin bertahan
Pengurus IDI, Iqbal Mochtar menilai bahwa kekhawatiran masyarakat terhadap vaksin berbasis Messenger Ribonucleic Acid (mRNA) untuk covid-19 merupakan hal yang wajar.
Menteri Kesahatan AS Robert F. Kennedy Jr. membuat gebrakan besar dengan mencabut kontrak dan membatalkan pendanaan proyek vaksin berbasis teknologi mRNA, termasuk untuk covid-19.
Sejalan dengan penjelasan Kementerian Kesehatan yang menyebutkan vaksinasi booster covid-19 tetap direkomendasikan.
Pemakaian masker, khususnya di tengah kerumunan mungkin dapat dijadikan kebiasaan yang diajarkan kepada anak-anak.
Kasus campak di Indonesia meningkat. IDAI mengingatkan vaksin pertama ideal pada usia 9 bulan dan cakupan imunisasi harus di atas 95% untuk mencegah wabah.
Indonesia tempati peringkat 2 dunia kasus campak tertinggi. IDAI desak imunisasi kejar dan peringatkan risiko kematian anak akibat cakupan vaksin rendah.
LONJAKAN kasus campak yang terjadi belakangan ini dinilai menjadi indikator menurunnya kekebalan kelompok atau herd immunity di masyarakat
IKATAN Dokter Anak Indonesia (IDAI) menyoroti meningkatnya kembali kasus campak di sejumlah wilayah Indonesia yang dikaitkan dengan melemahnya herd immunity atau kekebalan kelompok.
HANYA 23 orang yang disuntik vaksin covid-19 dosis keempat atau booster kedua hari ini, Kamis, 16 Maret 2023. Data tersebut dikumpulkan dari Sabang sampai Merauke.
Untuk masyarakat yang telah menjalani vaksinasi kedua juga mengalami kenaikan 10.064 orang, menjadi 174.449.231 orang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved