Sabtu 17 Juli 2021, 09:13 WIB

Kemenkes Dapat Bantuan 1.000 Oksigen Konsentrator dari Perusahaan Smelter Nikel

mediaindonesia.com | Humaniora
Kemenkes Dapat Bantuan 1.000 Oksigen Konsentrator dari Perusahaan Smelter Nikel

Ist
Penyerahan 1.000 oksigen konsentrator oleh pihak VDNI-OSS kepada Kesehatan Kementerian.

 

DALAM beberapa pekan terakhir, jumlah kasus Covid-19 mengalami lonjakan yang besar. Dengan bertambahnya pasien Covid-19, rumah sakit dan fasilitas kesehatan mengalami kekurangan tabung oksigen.

Untuk memenuhi kekurangan oksigen bagi pasien Covid-19 di sejumlah daerah, pemerintah pun berupaya mengimpor dari negara lain.    

Di tengah kekurangan oksigen bagai pasien Covid-19 di Tanah Air,  perusahaan smelter nikel, PT Virtue Dragon Nickel Industrial (VDNI) dan PT Obsidian Stainless Steel (OSS) yang terletak di Kabupaten Konawe, Provinsi Sulawesi Tenggara, mendonasikan 1000 oksigen konsentrator kepada pemerintah melalui Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

Juru Bicara VDNI-OSS, Dyah Fadilat menyampaikan, koordinasi bantuan dilakukan dalam waktu yang sangat singkat atas fasilitasi yang dilakukan Kementerian Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi agar bisa segera disalurkan untuk membantu pasokan oksigen bagi rumah sakit di Indonesia yang sedang sangat membutuhkan.

“Menindaklanjuti semakin meluasnya penyebaran Covid-19 dan pemberlakuan PPKM Darurat Jawa-Bali, maka VDNI-OSS berkomitmen penuh untuk turut menjaga dan melindungi masyarakat serta sebagai bentuk rasa kepedulian atas pandemik yang terjadi,” ujar Dyah dalam keterangannya, Sabtu (17/7/2021).

Sebanyak 1000 oksigen konsentrator tersebut tiba di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, pada hari Jumat (16/7) pukul 15.45.

Selanjutnya langsung dilaksanakan serah terima bantuan secara simbolis oleh pihak VDNI-OSS yang diwakili Wisma Bharuna kepada Plt Kepala Pusat Krisis Kesehatan Kementerian Kesehatan, dr. Sumarjaya.

Dyah berharap donasi oksigen tersebut dapat bermanfaat untuk membantu penanggulangan pandemi Covid-19 di Indonesia, khususnya wilayah Jawa dan Bali yang sedang mengalami lonjakan kasus signifikan satu bulan terakhir.

Sementara itu, dr.Sumarjaya menyebutkan bahwa setibanya di Jakarta, oksigen tersebut akan langsung didistribusikan ke rumah sakit-rumah sakit yang telah ditetapkan oleh Kementerian Kesehatan. Pada tahap pertama ini, oksigen akan didistribusikan ke rumah sakit di Jawa Tengah dan Yogyakarta.

“Kami bersyukur mendapatkan donasi dari VDNI & OSS berupa 1000 oksigen konsentrator yang memang sangat kita butuhkan. Kita akan segera distribusi, jadi begitu sudah selesai dokumennya, kita akan distribusikan segera. Ini rencana kita ke Jawa Tengah ataupun Yogyakarta,” kata Sumarjaya.

Berdasarkan data Kementerian Kesehatan, jumlah kebutuhan gas oksigen medis di Indonesia saat ini sudah lebih dari 1.000 ton per hari. Padahal sebelumnya hanya sekitar 400 ton per hari atau 25 persen dari total produksi gas oksigen di Indonesia.

“Kami sadar bahwa dibutuhkan kerja sama seluruh lapisan untuk menurunkan angka statistik penyebaran Covid-19. Dan kami siap membantu untuk bekerja sama memerangi Covid-19,” pungkas Dyah.(RO/OL-09)

Baca Juga

MI/ Andri Widiyanto

Vaksinasi di Kalteng Capai 83,47 Persen

👤Ant 🕔Selasa 18 Januari 2022, 20:48 WIB
Sedangkan vaksinasi dosis II untuk tingkat provinsi sudah mencapai 51,06...
DOK UI.

Andika Perkasa dan Ari Kuncoro Bahas Penguatan Kerja Sama UI-TNI

👤Mediaindonesia.com 🕔Selasa 18 Januari 2022, 20:47 WIB
Berkat kerja sama tersebut, prajurit TNI AD berkesempatan mendapat beasiswa kuliah di kedokteran...
Handout / Merck & Co,Inc. / AFP

BPOM: Obat Anti Covid-19 Molnupiravir diproduksi Indonesia pada Mei-Juni 2022

👤Mediaindonesia 🕔Selasa 18 Januari 2022, 20:40 WIB
Ia mengatakan PT Amarox Pharma Global sebagai anak perusahaan Hetero Labs Ltd, India akan memproduksi Molnupiravir kapsul keras di...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya