Minggu 11 Juli 2021, 09:53 WIB

Ketua DPR Ingatkan Pemerintah Perbaiki Akses Informasi Pelayanan Kesehatan

mediaindonesia.com | Humaniora
Ketua DPR Ingatkan Pemerintah Perbaiki Akses Informasi Pelayanan Kesehatan

DOK DPR RI
Ketua DPR RI Dr (HC) Puan Maharani meninjau RS Darurat Lapangan Tembak Kedung Cowek di Surabaya.

 

TAMBAHAN lokasi isolasi bagi pasien Covid-19 di sejumlah tempat di Jakarta mesti dibarengi dengan kemudahan informasi yang aktual bagi pasien Covid-19 untuk bisa mengakses pelayanan kesehatan. Mulai Sabtu (10/7/2021) pemerintah mengoperasikan Asrama Haji Pondok Gede sebagai lokasi isolasi pasien Covid-19. 

Di asrama haji tersebut, ada 910 tempat tidur isolasi, termasuk 36 High Care Unit (HCU). Di dalamnya, terdapat 370 tempat tidur untuk tenaga kesehatan. 

Ketua DPR RI Dr (HC) Puan Maharani meminta pemerintah pusat dan daerah memanfaatkan teknologi informasi dalam mendata dan menginformasikan ketersediaan tempat tidur di pusat layanan kesehatan bagi pasien Covid-19. Hal ini juga perlu dilakukan di wilayah luar Jawa dan Bali untuk mengantisipasi lonjakan kasus Covid-19. 

Baca Juga: Ketua DPR: Kita Butuh Obat Murah dan Massal untuk Pasien Covid-19

“Manfaatkan teknologi untuk mempercepat layanan kesehatan bagi pasien Covid-19. Gandeng masyarakat, komunitas, dan dunia usaha untuk bersama-sama, bahu membahu terlibat langsung dalam penanganan Covid-19 ini,” kata politisi PDI-Perjuangan tersebut dalam keterangan resminya kepada Parlementaria, Sabtu (10/7/2021). 

Sejauh ini, masih banyak ditemui orang yang kebingungan mencari rumah sakit untuk perawatan Covid-19. Tingginya angka keterisian tempat tidur di kota-kota besar di Pulau Jawa memang perlu diantisipasi dengan gerak cepat dan tepat dari pemerintah maupun masyarakat. “Jangan sampai ada lagi, pasien Covid-19 yang tidak mendapat layanan kesehatan paripurna karena persoalan keterbatasan informasi,” ujar Puan.

Puan mengapresiasi masyarakat yang proaktif menjadi relawan maupun membentuk komunitas untuk membantu menginformasikan kebutuhan donor plasma, peminjaman tabung oksigen, serta pengaktualan data ketersediaan tempat tidur di rumah sakit. “Dalam menghadapi pandemi ini, semangat gotong-royong rakyat Indonesia semakin kokoh dan terwujud nyata dalam berbagai aksi sosial yang muncul dari bawah,” jelasnya. 

Baca Juga: Ketua DPR Minta Kepala Daerah Terbuka Soal Data Covid-19

Di samping Asrama Haji Pondok Gede, pemerintah telah menyiapkan 2.273 tempat tidur di Rumah Susun Nagrak dan 5.952 tempat tidur di Rumah Susun Pasar Rumput. Penambahan kapasitas juga dilakukan di Rumah Sakit Darurat Covid-19 Wisma Atlet sejumlah 1.200 tempat tidur. 

Hingga 2 Juli 2021, kapasitas tempat tidur isolasi di 140 rumah sakit rujukan Covid-19 di Jakarta mencapai 11.134 tempat tidur. Sekitar 92% atau sejumlah 10.220 tempat tidur sudah terisi.

Dalam menghadapi ancaman Covid-19, Puan mengajak seluruh stakeholders di daerah mulai dari gubernur hingga lurah maupun kepala desa proaktif dalam berkomunikasi dua arah dengan warganya. Dengan begitu, para pemimpin bisa mengetahui kebutuhan aktual rakyatnya. “Manfaatkan berbagai saluran komunikasi, baik luring maupun daring, agar rakyat yang memang membutuhkan pelayanan kesehatan dapat ditangani para tenaga kesehatan dengan baik,” tutur legislator dapil Jawa Tengah V itu.

Puan mengingatkan pemerintah pusat dan daerah untuk memperkuat komunikasi publik terkait terjadinya gelombang 2 Covid-19. Terjadinya disinformasi mesti ditekan agar penanganan Covid-19 dapat optimal dilakukan. “Rakyat harus diberi dengan informasi yang tepat dan berkala tentang Covid-19 dan penanganannya. Jangan sampai informasi yang tepat justru kalah dengan hoaks karena ketidakcermatan dalam melakukan komunikasi,” katanya. (RO-OL-10)

Baca Juga

Antara

33.041 Warga Manado Sembuh dari Covid-19

👤Ant 🕔Sabtu 23 Oktober 2021, 23:59 WIB
Steaven Dandel berharap warga terus menerapkan protokol kesehatan ketat sehingga bisa menekan angka...
Antara

Pesan Indonesia untuk Dunia Dituaikan dalam Batik Biota Laut di Dubai Expo

👤Mediaindonesia.com 🕔Sabtu 23 Oktober 2021, 22:59 WIB
Batik dipilih sebagai objek pameran karena merupakan warisan budaya Indonesia yang telah diakui...
Ist

Dari Hasil Penelitian, Ada Perbedaan Nilai Perorangan dan Budaya Bangsa

👤mediaindonesia.com 🕔Sabtu 23 Oktober 2021, 20:18 WIB
Rektor Universitas Pancasila Prof. Dr. Edie Toet Hendratno mengtaakan hal ini mengindikasikan adanya ketidakselarasan antara...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Krisis Energi Eropa akan Memburuk

Jika situasinya tidak membaik dalam beberapa bulan ke depan, ada potensi krisis ekonomi yang menghancurkan

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya