Kamis 08 Juli 2021, 21:33 WIB

DPR: Pandemi Bukan Momen Cari Panggung

Faustinus Nua | Humaniora
DPR: Pandemi Bukan Momen Cari Panggung

ANTARA/ASPRILLA DWI ADHA
Pekerja menyelesaikan persiapan RS Darurat COVID-19 di Kompleks Asrama Haji, Pondok Gede, Jakarta, Rabu (7/7/2021)

 

Anggota Komisi IX DPR RI Rahmad Handoyo menyayangkan masih banyaknya komentar negatif terhadap pemerintah terkait penanganan covid-19. Hal itu dinilainya kontra produktif dan justru menghambat upaya penanganan.

"Di saat rakyat menderita, saat seluruh elemen bangsa ini berperang melawan covid-19, ada saja yang berkomentar seolah-olah pemerintah salah. Komentar seperti ini kan kontra produktif, terjadi pro dan kontra dimasyarakat. Ujung-ujungnya, banyak yang lalai menjalankan protokol kesehatan," ungkap Rahmad, Kamis (8/7)

Politisi PDI Perjuangan ini mengatakan, hendaknya politisi, pengamat, publik figur, epidemiolog, akademisi atau siapapun, jangan lah menari-nari saat rakyat menderita, di saat seluruh bangsa perang melawan covid-19. Dia meminta semua pihak bekerja sama dan pandemi bukan masalah pemerintah saja.

Baca juga: Satgas: Disiplin Individu Kunci Sukses PPKM Darurat dan Mikro

"Jangan sampai rakyat terkotak kotak, terbelah hanya karena terjadi perbedaan penanganan bagaimana cara perang melawan covid 19," katanya.

Menurutnya, dalam negara demokrasi maju di manapun, perbedaan pendapat itu penting, oposisi itu penting di dalam pembangunan bangsa. Hanya saja, tambahnya, ketika ada perang, ketika musuh negara sudah ada, sudah terlihat, tidak ada satu kata yang berbeda.

"Perbedaan pendapat boleh-boleh saja, tapi disaat perang, semua harus bersatu padu satu melawan musuh. Itu baru namanya negarawan sejati. Bukan malah mencari-cari celah menyalahkan pemerintah," ucapnya.

Oleh karena itu, dirinya mengajak semua pihak untuk bersatu, bergotong-royong melawan covid 19. Inilah momentum menjadi seorang negarawan untuk mendarma baktikan tenaga dan pikiran bagi ibu pertiwi dalam perang melawan Covid-19.

"Pandemi ini bukan momentum untuk berkomentar yang tidak-tidak dan saling menyalahkan. Saat ini waktunya untuk bersatu," tandasnya. (H-3)

Baca Juga

ANTARA/ARIF FIRMANSYAH

Pemerintah Komitmen Pertajam Isu Strategis Disabilitas dan Lansia

👤M. Iqbal Al Machmudi 🕔Sabtu 04 Desember 2021, 11:35 WIB
Individu penyandang disabilitas di Indonesia menghadapi risiko finansial yang cukup signifikan dan selain itu menjadi tua di Indonesia juga...
Dok. Instagram Sanggar Senja Cibinong

Sanggar Senja Perjuangkan Pendidikan dan Identitas Anak-Anak Jalanan

👤M. Iqbal Al Machmudi 🕔Sabtu 04 Desember 2021, 11:16 WIB
Yayasan Sanggar Senja Cibinong adalah tempat berkumpulnya anak-anak jalanan yang terbuang dan kaum marjinal yang dibantu dalam bentuk...
Ant/Destyan Sujarwoko

Sejarah Berdirinya Kerajaan Majapahit

👤Farrel Ardan 🕔Sabtu 04 Desember 2021, 10:15 WIB
KERAJAAN Majapahit merupakan kerajaan Hindu-Budha terakhir di Nusantara antara abad ke-13 dan ke-16, terbesar di...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya