Headline
Kemantapan jalan nasional sudah mencapai 93,5%
Kumpulan Berita DPR RI
PUSAT Kesehatan Reproduksi, Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat dan Keperawatan, Universitas Gajah Mada bersama dengan Rutgers WPF Indonesia dan di dukung oleh Konsorsium A Champion of Indonesia Family Plannning and Reproductive Health menginisiasi pertemuan ilmiah secara virtual mulai Senin, 28 Juni 2021 hingga 30 Juni 2021 mendatang.
Penanggung jawab Penyelenggara Pertemuan Ilmiah Keluarga Berencana (KB) dan Kesehatan Reproduksi (KR) Prof Siswanto Agus Wilopo mengatakan, hasil diskusi tersebut akan dirangkum dan disampaikan kepada pemerintah sebagai masukkan pengembangan dan juga penyempurnaan peraturan dan kebijakan.
“Ada beberapa masalah yang akan menjadi perhatian utama dalam pertemuan ini, diantaranya dampak covid-19 pada pelaksanaan Program Keluarga Berencana dan Kesehatan Reproduksi (Kespro) di Indonesia," sebutnya.
Menurutnya, hak dan kesehatan reproduksi remaja menjadi masalah yang krusial di Indonesia. Dari 100% informasi tentang Kespro remaja, 75% nya tidak akurat dan ini sangat membahayakan.
"Ketika kita membicarakan masalah Kespro, yang muncul di permukaan adalah ketertutupan dan hal-hal yang tabu. Seharusnya para remaja mendapatkan pengetahuan dan akses informasi mengenai Kespro seluasnya melalui pendidikan dan informasi yang memadai," jelasnya.
Penanggung jawab Komite Ilmiah, dari Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia Prof Meiwita Budhiharsana, membenarkan kurangnya akses informasi mengenai pelayanan Keluarga Berencana maupun Kespro.
"Dalam Pertemuan ini, kami akan memantau seberapa jauh program KB sudah memenuhi Hak Perempuan mendapatkan informasi sebelum memutuskan untuk memilih alat kontrasepsi yang sesuai dan juga memberi persetujuan (informed consent) untuk dipasangi alat kontrasepsi. Kami melihat ada titik cerah kemajuan namun masih sangat lambat," ujarnya.
Untuk diketahui, Konsorsium A Champion of Indonesia Family Planning and Reproductive Health yang terdiri dari beberapa organisasi nonpemerintah telah menggagas forum pertemuan/diskusi berskala nasional dan internasional terkait isu keluarga berencana dan kesehatan reproduksi sejak 2019.
Kelompok ini secara rutin melakukan diskusi hasil penelitian, kajian ilmiah maupun pengembangan model intervensi yang dilakukan oleh anggotanya maupun pihak lain yang perduli dengan isu Keluarga Berencana dan Kesehatan Reproduksi
Menurut Prof Siswanto suksesnya penyelenggaraan Konferensi Internasional tahun 2019 membuktikan bahwa banyak sekali pihak yang masih perduli dan bekerja untuk kemajuan program Keluarga Berencana dan Kesehatan Reproduksi (KB-KR) di Indonesia. Pihak-pihak tersebut baik perorangan, organisasi internasional, organisasi profesi, lembaga penelitian universitas dan juga LSOM.
Sekretaris Pelaksana Eddy Hasmi, menyatakan bahasan dan diskusi forum ini akan di fokuskan pada hasil studi/kajian ilmiah, kegiatan monitoring dan evaluasi program, serta model implementasi lapangan yang pernah dilakukan oleh anggota konsorsium dan para mitra di bidang KB-KR dan bagaimana implikasinya pada kebijakan KB-KR di Indonesia saat ini dan kedepan.
"Peserta pertemuan bersifat terbuka dan akan dilakukan secara online/webinar," pungkasnya. (H-2)
Korban diduga hanyut saat hendak menyeberangi sungai untuk pulang ke rumah.
Remaja yang aktif melaporkan kebaikan tercatat lima kali lebih empati, lima kali lebih prososial, dan hampir empat kali lebih tinggi dalam kemampuan memahami sudut pandang orang lain.
Sepeda motor hasil rampokan tersebut sempat dipasarkan melalui media sosial (marketplace) sebelum akhirnya berhasil disita polisi sebagai barang bukti.
Untuk menyiasati dampak negatif FOMO, kunci utamanya justru terletak pada fondasi yang dipupuk sejak dini di lingkungan keluarga.
Meta menekankan bahwa perlindungan terhadap anak tidak harus dilakukan dengan cara yang mengekang atau memantau seluruh isi percakapan secara berlebihan.
Fenomena keinginan bunuh diri pada remaja tidak dipicu oleh penyebab tunggal, melainkan akumulasi dari berbagai faktor yang kompleks.
KOMISI Informasi Pusat mengabulkan sebagian permohonan sengketa informasi yang diajukan kelompok Bongkar Ijazah Jokowi terhadap UGM terkait ijazah Jokowi
Mengapa emosi bisa berujung kekerasan? Psikolog UGM & UI jelaskan peran Amigdala vs Prefrontal Cortex serta cara mencegah perilaku impulsif.
Pakar kebencanaan UGM Dwikorita Karnawati menjelaskan lubang raksasa di Aceh Tengah bukan sinkhole, melainkan mahkota longsoran akibat gerakan tanah dan erosi yang terus berkembang.
Akankah fakta baru itu akan mempercepat proses hukum yang sedang berlangsung? Ke mana pula arah penyelesaian kasus yang telah lama memicu kegaduhan dan keterbelahan publik itu?
Pakar dari UGM mengomentari kebijakan penonaktifan PBI BPJS Kesehatan yang disebut dilakukan untuk memutakhirkan data penerima bantuan.
BERGABUNGNYA Indonesia dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian Gaza yang diusung Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, masih menjadi perdebatan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved