Rabu 23 Juni 2021, 16:07 WIB

Pulihkan Sektor Parekraf, RI Perkuat Kolaborasi dengan Inggris 

M. Ilham Ramadhan Avisena | Humaniora
Pulihkan Sektor Parekraf, RI Perkuat Kolaborasi dengan Inggris 

Antara
Dua anak turis asing menikmati suasana Pantai Sindhu, Sanur, Bali.

 

KEMENTERIAN Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Parekraf) memperkuat kolaborasi dengan pemerintah Inggris di masa pandemi covid-19. Langkah itu sebagai upaya memulihkan sektor parekraf di Indonesia, khususnya wilayah Bali.

Dalam audiensi secara virtual dengan Duta Besar Inggris untuk Indonesia dan Timor Leste, Owen Jenkins, Menteri Parekraf Sandiaga Uno menyebut sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Bali paling terdampak pandemi covid-19.

"Sepanjang 2020, Bali mengalami kontraksi ekonomi hingga minus 12% dalam empat kuartal berturut-turut. Awal tahun ini menurun ke angka minus 9%," ujar Sandiaga dalam keterangan pers, Rabu (23/6).

Baca juga: Sandiaga Siapkan Paket Wisata Berbasis Vaksin di Bali

Kendati demikian, lanju Sandiaga, pihaknya terus berupaya meningkatkan sektor parekraf di Bali. Seperti, memanfaatkan kunjungan wisatawan lokal, hingga nantinya perbatasan internasional kembali dibuka.

"Pada awal masa jabatan saya, kunjungan wisatawan ke Bali hanya 2.000 orang per hari. Saat ini, angka tersebut sudah naik ke 10 ribu kunjungan per hari. Namun, angka ini tergantung pada angka penyebaran covid-19," jelas Sandiaga.

Sampai saat ini, pihaknya berusaha mempersiapkan Bali untuk menyambut kedatangan wisatawan domestik maupun mancanegara. Terlebih, Inggris merupakan salah satu negara Eropa yang menjadi pasar pariwisata Bali.

"Sekitar 60% masyarakat Bali sudah menerima dosis pertama vaksin covid-19. Saya mengucapkan terima kasih kepada pemerintah Inggris yang bekerja sama menyediakan pasokan vaksin AstraZeneca. Target kami pada akhir Juli 2021, 70% masyarakat Bali sudah menerima vaksinasi," imbuhnya.

Baca juga: Pemkot Malang Percepat Vaksinasi untuk Pekerja Pariwisata

Pihaknya juga mengajak perusahaan Inggris untuk menanamkan investasi di wilayah Bali. Terutama, di bidang energi baru dan terbarukan (EBT) untuk mewujudkan pariwisata yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.

Di lain sisi, Owen Jenkins meyatakan pihaknya juga berkomitmen untuk menjalin kerja sama dengan Indonesia. Tujuannya, meningkatkan kualitas pelaku sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Indonesia.

"Kami juga bekerja sama dengan kementerian/lembaga terkait untuk meningkatkan kemampuan pelaku di sektor parekraf. Salah satunya, kemampuan berbahasa Inggris. Kami melihat ada kesempatan kerja sama antara Indonesia dan Inggris terkait hal ini," kata Owen.(OL-11)

Baca Juga

Ist

Perusahaan Jepang Gandeng LSP Elektroteknika Uji Teknisi Pendingin

👤mediaindonesia.com 🕔Senin 18 Oktober 2021, 13:33 WIB
Tenaga kerja di sektor teknik pendingin harus memiliki sertifikat kompetensi yang diakui negara yaitu melalui Badan Nasional Sertifikasi...
Antara/Irwansyah Putra.

Pandangan Imam Ibnu Hajar Al-Asqalani tentang Hukum Maulid Nabi

👤Mediaindonesia.com 🕔Senin 18 Oktober 2021, 13:13 WIB
Dalam Al Hawi lil Fatawi karya Imam Jalaludin As Suyuti dijelaskan bahwa Syaikhul Islam penghafal ribuan hadits zaman ini Abu Fadhl Ibnu...
ANTARA/AMPELSA

Kepedulian Kurang, Banyak Anak Tidak Sadar Butuh Kaca Mata

👤Humaniora 🕔Senin 18 Oktober 2021, 13:06 WIB
Sekitar 10 persen dari 66 juta anak usia sekolah (5-19 tahun), mengalami gangguan mata akibat kelainan...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Mencegah Proyek Kereta (jadi) Mubazir

Pembengkakan biaya menjadi biang keladi perlu turun tangannya negara membiayai proyek dengan dana APBN.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya