Minggu 20 Juni 2021, 15:50 WIB

Persi Dorong Distributor Oksigen Penuhi Kebutuhan RS di Jawa Tengah

Ferdian Ananda Majni | Humaniora
Persi Dorong Distributor Oksigen Penuhi Kebutuhan RS di Jawa Tengah

ANTARA/RENO ESNIR
Pekerja mengecek tabung oksigen medis di agen isi ulang oksigen, Jalan Lebak Bulus 3, Jakarta, Jumat (18/6/2021)

 

Terkait kekurangan oksigen di rumah sakit, Sekretaris Jenderal (Sekjen) Persi, Lia Gardenia Partakusuma menyampaikan pihaknya mendapatkan laporan ada kekurangan oksigen di sejumlah rumah sakit di Jawa Tengah.

"Kemarin sudah kita dorong bahwa ada provinsi yang akhirnya mereka membuat satu upaya agar oksigen itu bisa dihasilkan dan diproduksi di provinsi tersebut," kata Lia dalam konferensi pers virtual Minggu (20/6).

Dia menjelaskan bahwa dibutuhkan satu perencanaan yang baik untuk memenuhi ketersediaan oksigen di rumah sakit. Apalagi di tengah pandemi, kebutuhan oksigen meningkat dan berbeda-beda di setiap rumah sakit.

Baca juga: Lockdown Bisa Mempercepat Pemulihan Ekonomi

"Jika biasanya disediakan satu bulan, 2 bulan ke depan. Namun jadi masalah apabila tempat ini atau RS jauh dari penghasil oksigen tersebut," sebutnya

Dia tak memungkiri bahwa pengiriman tabung-tabung oksigen yang jauh membutuhkan transportasi khusus dan sesuai timeline yang baik untuk bisa mengirimkan oksigen tersebut.

"Untuk fasilitas RS yang kurang di daerah, tentu pertama yang dibutuhkan adalah obat-obatan, karena obat-obatan ini membutuhkan waktu tertentu untuk bisa diantar ke daerah, termasuk oksigen tadi karena memang di daerah jauh dengan penghasil produk tersebut, juga APD dan pengelola limbah medis," pungkasnya.

Bahkan terdapat lima daerah yang kekurangan insinerator untuk mengelola limbah medis. Namun, atas kerjasama lintas stakeholder dan usulan Persi bisa mendapatkan insinerator dan juga melakukan advokasi ke Kementerian LHK.

"Beberapa provinsi akan memperoleh insinerator yang akan digunakan rumah sakit dan fasilitas kesehatan setempat untuk membuang limbah medis. Yang kekurangan juga SDM, misalnya buka ICU harus ada orang berkompeten," pungkasnya. (H-3)

Baca Juga

MI/Akhmad Safuan.

Mengenal Tokoh Tiga Serangkai, Peranannya dalam Indische Partij

👤Meilani Teniwut 🕔Selasa 16 Agustus 2022, 17:41 WIB
Tiga Serangkai merupakan julukan perkumpulan atau kelompok yang beranggotakan tiga pendiri dan pemimpin organisasi Indische...
Dok. GODIVA

Rayakan Keberagaman Indonesia di Momen Kemerdekaan, GODIVA Rilis 4 Varian Cokelat Baru

👤Mediaindonesia.com 🕔Selasa 16 Agustus 2022, 17:22 WIB
Keempatnya dikategorikan sebagai Signatutre Chocolate Tablet yang merupakan produk self-treat item dan cocok untuk dikonsumsi...
Antara/Irwansyah Putra.

Kerajaan yang Bercorak Islam di Indonesia

👤Meilani Teniwut 🕔Selasa 16 Agustus 2022, 17:20 WIB
Mengutip dari Modul Pembelajaran SMA Sejarah Indonesia, berikut beberapa kerajaan Islam tertua yang pernah ada di...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya