Headline
Istana minta Polri jaga situasi kondusif.
Ulama yang juga Pimpinan Pondok Pesantren As-Sunnah Makassar Ustad Dzulqarnain Muhammad Sanusi mengatakan bahwa sejatinya ulama dan umara harus bersinergi dalam memastikan kemaslahatan terhadap umat itu bisa terwujud, termasuk kebijakan pembatalan haji oleh pemerintah.
Menurut Dzulqarnain dengan adanya keputusan tersebut tentunya kewajiban sebagai umat adalah menerimanya dan tidak ada yang keliru di dalam hal tersebut.
”Pertama di dalam kaidah fikih dikatakan, ‘tasyaruful imam firoki iyatihi manutun ala maslaha’. Seorang pemimpin ketika dia memberikan keputusan di tengah rakyatnya itu dibangun di atas maslahat. Kalau dia memandang ada maslahat di dalam hal tersebut kenapa tidak. Apalagi jika kebijakan tersebut dasarnya adalah karena menjaga keselamatan umat, karena masih masa pandemi Covid-19.,” katanya dalam keterangan tertulis yang diterima Jumat.
Menurutnya, penjagaan terhadap jiwa itu salah satu hal pokok untuk dijaga dan dipelihara di dalam agama. Sepanjang sejarah umat Islam sendiri sudah lebih 40 kali tidak ada ibadah haji dengan berbagai pertimbangan, alasan dan sebab yang terjadi.
”Oleh karena itu, saya harapkan kepada seluruh masyarakat hendaknya membuka pintu pembahasan di dalam hal ini dan malah harusnya mereka bekerja sama dengan pemerintah terkait hal ini. Kemudian memahamkan kepada masyarakat dan saudara-saudara kita yang harusnya sudah haji, tapi karena ada pandemi dia batal haji, tak perlu dia khawatir,” ujar Pembina Yayasan Al-Madinah Solo itu.
Ia menyebut bahwa hal-hal seperti ini tentunya adalah tugas ulama untuk memberikan pencerahan kepada mereka-mereka yang masih menentang hal tersebut. Karena memang, menurutnya lagi, masih ada sebagian dari umat yang berlebihan. Bahkan ada yang memanfaatkannya untuk kepentingan tertentu.
”Jangankan di kondisi yang seperti ini, di kondisi seperti di Palestina saja mereka ikut ‘main’ semua ini. Ngambil tema Palestina ’oh nanti buka pembahasan jihad’, atau nanti buka pembahasan ’oh boleh bom bunuh diri’. Nah, kan begitu semua mereka itu nanti cara bermainnya. Itu yang harus kita waspadai,” ujarnya pula.
Menurut ulama yang pernah menempuh pendidikan di Yaman dan Saudi Arabia itu bahwa di dalam Islam juga mencakup konsep tata negara, yakni konsep-konsep yang terkait antara hubungan pemerintah dan rakyat. Hal itu ada aturannya dan itu juga ada kesepakatan-kesepakatan ulama di dalamnya.
“Jadi kalau ada yang keluar dari kesepakatan itu, kita tinggal tegur saja, ini Imam Ahmad berkata begini, Imam Syafi’i berkata begini, kok diselisihi. Contoh yang kedua dalam kesepakatan tata negara, tidak boleh ada yang menerapkan hukum yang sifatnya menjatuhkan hukum kepada orang itu kecuali melalui pintu negara,” katanya lagi. (Ant/OL-09)
SETELAH dirawat kurang lebih dua bulan di Tanah Suci, satu jemaah haji Debarkasi Padang akhirnya pulang ke Tanah Air. Ia adalah Mariatun Buyung Sutan (51) jemaah ex Kloter 05 Padang.
KETUA Komnas Haji dan Umrah, Mustolih Siradj, mengatakan bahwa pembentukan Kementerian Haji dan Umrah menjadi langkah tepat untuk memperkuat ekosistem penyelenggaraan haji.
Transformasi Badan Penyelenggara (BP) Haji menjadi Kementerian Haji melalui revisi Undang-Undang tentang Penyelenggaraan Haji dan Umrah merupakan langkah besar.
SELURUH sumber daya manusia (SDM) maupun infrastruktur penyelenggaraan ibadah haji kini melebur menjadi kementerian ibadah haji dan umrah. Sebelumnya haji dan umrah ada di Kementerian Agama
Persiapan haji di Indonesia tahun depan masih dinamis, baik itu terkait revisi UU Haji sampai Badan Penyelenggara Haji yang didorong menjadi Kementerian Haji.
Rencana pemerintah untuk membentuk Kementerian Haji dinilai tidak akan menyelesaikan persoalan mendasar tata kelola penyelenggaraan ibadah haji.
Teknologi vaksin mRNA, yang pernah menyelamatkan dunia dari pandemi covid-19, kini menghadapi ancaman.
Menteri Kesahatan AS Robert F. Kennedy Jr. membuat gebrakan besar dengan mencabut kontrak dan membatalkan pendanaan proyek vaksin berbasis teknologi mRNA, termasuk untuk covid-19.
Studi Nature Communications ungkap pandemi Covid-19 mempercepat penuaan otak rata-rata 5,5 bulan, meski tanpa infeksi. Siapa yang paling terdampak?
Studi terbaru mengungkapkan vaksinasi anak mengalami stagnasi dan kemunduran dalam dua dekade terakhir.
Diary, merek perawatan kulit (skin care) asal Bekasi, sukses menembus pasar Vietnam dan Jepang berkat inovasi produk, strategi digital, dan semangat pantang menyerah.
Produksi masker ini. bersamaan dengan produk lain seperti kopi, keripik udang dan coklat lokal membawa Worcas mendapatkan perhatian pasar domestik internasional.
Copyright @ 2025 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved