Senin 10 Mei 2021, 19:50 WIB

Menhub Tegaskan Tangguhkan Penerbangan Sewa Angkut TKA Tiongkok

Insi Nantika Jelita | Humaniora
Menhub Tegaskan Tangguhkan Penerbangan Sewa Angkut TKA Tiongkok

ANTARA FOTO/Syifa Yulinnas
Ilustrasi

 

MENTERI Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi menyampaikan dalam rapat terbatas bersama Presiden Joko Widodo (Jokowi) disepakati tidak ada lagi penerbangan charter dari luar negeri yang beroperasi melayani tenaga kerja asing (TKA).

Ketentuan ini berlaku selama masa peniadaan mudik 2021 atau hingga 17 Mei mendatang. Para TKA pun diminta untuk menunda kepulangan mereka ke Tanah Air dalam beberapa waktu kedepan guna menekan penularan covid-19.

"Tadi sudah disetujui tidak ada lagi penerbangan charter selama masa larangan mudik ini. Sehingga kalau ada TKA disarankan untuk menunda perjalanan," ucap Menhub dalam siaran Youtube Sekretariat Presiden, Senin (10/5).

Diketahui, berdasarkan keterangan Direktorat Jenderal (Ditjen) Imigrasi Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia membenarkan kedatangan 85 WNA (warga negara asing) Tiongkok di Bandara Soekarno Hatta atau Soetta, Tangerang, pada Selasa (4/5).

Baca juga: Ustaz Tengku Zulkarnain Meninggal Dunia Akibat Covid-19

Kedatangan puluhan WNA itu diketahui melalui pesawat China Southern Airlines (charter flight) dengan nomor penerbangan CZ8353 dari Shenzhen di Terminal 3 Bandara Soetta.

Selain itu, Menhub juga menyatakan menyiagakan kepulangan para Pekerja Migran Indonesia (PMI) dari dari Malaysia yang pulang dari wilayah Kepulauan Riau (Kepri) Kalimantan Barat (Kalbar) dan Kalimantan Utara.

Kemenhub telah berkoordinasi dengan operator transportasi untuk menyiapkan kapal-kapal dan juga bus untuk mengangkut mereka sampai ke tempat tujuan akhir.

"Tadi sudah disepakati TNI dan Pangdam yang mengelola kepulangan di Kepri dan Kalbar," tandasnya. (OL-4)

Baca Juga

ANTARA FOTO/Fikri Yusuf

Kepala Bappenas : Mobilitas Publik Picu Tingginya Kasus Covid-19 di DKI 

👤Despian Nurhidayat 🕔Rabu 23 Juni 2021, 12:56 WIB
Menteri PPN/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa mengatakan bahwa tingginya penambahan kasus baru Covid-19 di DKI Jakarta disebabkan oleh...
medcom.id

SDM jadi Penyebab Minimnya Ruang Rawat Intensif untuk Anak

👤Atalya Puspa 🕔Rabu 23 Juni 2021, 12:50 WIB
Minimnya ruang rawat ntensif untuk pasien covid-19 khusus anak dikarenakan jumlah dokter dan perawat yang...
MI

Media Indonesia Juara Pertama Pemberitaan Bangga Kencana BKKBN.

👤Mohamad Farhan Zhuhri 🕔Rabu 23 Juni 2021, 12:40 WIB
Penilaian didasarkan pada jumlah berita terbanyak yang berkaitan tentang Bangga Kencana yang diterbitkan media cetak maupun...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Kereta Api Makassar-Parepare Membangun Ekonomi dan Peradaban

Belanda pernah membuat jalur kereta api Makassar-Takalar, namun sejak Jepang berkuasa jalur itu dibongkar. Dan baru era sekarang, Sulawesi Selatan kembali memiliki jalur  kereta api

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya