Minggu 09 Mei 2021, 05:45 WIB

Hadiah untuk Santri Rutan Terbaik

WJ/H-2 | Humaniora
Hadiah untuk Santri Rutan Terbaik

MI/Widjajadi
Pesanten Kilat Di Rutan Surakarta Diakhiri dengan Mendatangkan Ortu Peserta Santri Terbaik:

 

KEGIATAN pesantren kilat di dalam Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Surakarta, Jawa Tengah, selama 20 hari yang diikuti 100 warga binaan, resmi ditutup, kemarin. Sebanyak 10 warga binaan didapuk sebagai santri terbaik.

Penilaiannya didasarkan pada kesungguhan, kedisiplinan, dan kemampuan membaca Alquran. "Untuk itu, kita berikan reward untuk mereka, dengan mendatangkan ibunya saat acara penutupan," papar Kepala Rutan Kelas I Surakarta, Urip Dharma Yoga.

Dalam acara ini, semua peserta dan orangtua yang dihadirkan sudah melalui tes usap antigen dan mengenakan masker.

Hadiah istimewa itu membuat Wahyudi, salah satu warga binaan yang termasuk 10 santri terbaik, terkejut karena senang hingga meneteskan air mata.

Apalagi ketika pihak panitia memberikan waktu sesi sungkeman dan bilas alas kaki orangtua pada seluruh warga binaan. Kesempatan itu sungguh membuat haru biru di benak Wahyudi. "Ibu berpesan, terus istikamah, sabar, terus beribadah," ujar Wahyudi. (WJ/H-2)

Baca Juga

Dok. Indoffod

Ketahanan Pangan Jadi Tema Beasiswa Riset IRN 2021

👤Citra Larasati 🕔Rabu 23 Juni 2021, 02:00 WIB
Program IRN adalah pemberian dana bantuan riset kepada mahasiswa S1)yang tengah melakukan penelitian sebagai syarat untuk...
MI/Syarief Oebaidillah

Program Kampus Merdeka Jadi Penilaian Kegigihan Mahasiswa

👤Mediaindonesia.com 🕔Rabu 23 Juni 2021, 01:00 WIB
Berbagai program tersebut, di antaranya magang bersertifikat, pertukaran mahasiswa, Kampus Mengajar, dan magang dengan...
naturalpluspharma.com

Obat Herbal Asal Tiongkok Dinilai belum Beradaptasi

👤Mediaindonesia.com 🕔Selasa 22 Juni 2021, 23:41 WIB
Ketimbang menggunakan obat herbal tersebut, lebih baik para peneliti maupun pengembang obat tradisional di Indonesia mencari dan...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Kereta Api Makassar-Parepare Membangun Ekonomi dan Peradaban

Belanda pernah membuat jalur kereta api Makassar-Takalar, namun sejak Jepang berkuasa jalur itu dibongkar. Dan baru era sekarang, Sulawesi Selatan kembali memiliki jalur  kereta api

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya