Senin 03 Mei 2021, 23:36 WIB

Menko PMK Tinjau Penanganan Dampak Bencana Alam Di Kupang

Syarief Oebaidillah | Humaniora
Menko PMK Tinjau Penanganan Dampak Bencana Alam Di Kupang

ANTARA.Kornelis Kaha
Menko PMK Muhadjir Effendy (tengah) mengunjungi korban banjir bandang akibat Siklon Seroja di Desa Pukdale, Kupang, NTT, Senin (3/5).

 

MENTERI Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy meninjau penanganan dampak bencana alam akibat Siklon Tropis Seroja di Desa Pukdale, Kecamatan Kupang Timur, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur, Senin (3/5).

"Kedatangan saya ke sini dalam rangka meninjau langsung dampak dari bencana banjir bandang di daerah ini untuk memastikan bahwa pembangunan kembali bisa segera terealisasikan," katanya saat berdialog dengan korban banjir bandang di Desa Pukdale. Dalam peninjauan ini Muhadjir didampingi oleh Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak I Gusti Ayu Bintang Darmawati, Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur Josef Nae Soi, dan Wakil Bupati Kupang Korinus Masneno.

Muhadjir mengatakan pemerintah berupaya mempercepat penanganan dampak bencana, termasuk penyaluran bantuan bagi korban bencana dan relokasi warga yang kehilangan rumah akibat bencana. Muhadjir mengutip laporan dari Bupati Kupang yang menyebutkan bahwa banjir bandang berdampak pada sekitar 15 ribu keluarga yang meliputi 50 ribuan warga di Desa Pukdale.

Pemerintah daerah, menurut dia, masih membahas kemungkinan untuk merelokasi bagi warga yang kehilangan tempat tinggal akibat bencana alam di desa itu. "Jadi saat ini masih ada pilihan apakah mereka tetap tinggal di sini dengan memperbaiki aliran sungai yang menjadi penyebab banjir bandang itu atau tetap direlokasi. Nanti kita akan konsultasikan dengan Pak Menteri PUPR," katanya.

Menurut Menko PMK, penanganan dampak bencana di  Kabupaten Kupang saat ini memasuki masa transisi menuju proses rehabilitasi. Selama masa transisi, ia melanjutkan, korban bencana alam tetap mendapatkan bantuan Rp500 ribu per bulan untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari serta bantuan sewa hunian bagi yang kehilangan tempat tinggal. "Masa transisi sendiri akan berjalan selama enam bulan," kata
Muhadjir. (Ant/OL-15)

 

Baca Juga

Ist/Youtube

Prof Deby Ingin Jadikan RI Pusat Medical Tourism Sel Punca

👤Eni Kartinah 🕔Jumat 03 Desember 2021, 21:55 WIB
Kiprah Celltech Stem Cell Centre laboratory & Banking dalam memajukan layanan medis sel punca mendapat anugerah Gatra Award...
Ist

Suasana Kelas Demokrastis Tumbuhkan Semangat Belajar Tinggi

👤mediaindonesia.com 🕔Jumat 03 Desember 2021, 20:50 WIB
Tantangan terbesar dalam proses pembelajaran adalah bagaimana peserta didik, baik pelajar maupun mahasiswa memahamii apa yang...
DOK MI

LPP TVRI Raih Indeks Tertinggi Enam Kategori Program Acara

👤Widhoroso 🕔Jumat 03 Desember 2021, 20:42 WIB
LPP TVRI menorehkan prestasi dengan meraih indeks kualitas tertinggi lewat Riset Indeks Kualitas Program Siaran Televisi Periode II Tahun...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya