Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
GUNA mengoptimalkan Gerakan Cinta Zakat, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) menghadirkan layanan Gerai Zakat di sebelas mal yang tersebar di Ibu Kota.
Gerai Zakat BAZNAS ini dibuka di sejumlah pusat perbelanjaan yang berada di Jakarta. Di antaranya Mal Kota Kasablanka, Pesona Square, Pejaten Village, Cibubur Junction, Pasific Place, Pondok Indah Mall, Plaza Semanggi, Botani Square, Aeon Mall JGC, The Park Sawangan, dan Mal Kelapa Gading.
“Gerai Zakat ini bertujuan untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat yang akan membayarkan zakat dan memberikan edukasi tentang dunia zakat,” kata Pimpinan BAZNAS KH. Achmad Sudrajat, Lc, MA atau yang biasa disapa Kyai Ajat dalam talkshow bertema 'Gerakan Cinta Zakat' di Kota Kasablanka, Jakarta, Sabtu (1/5).
Baca Juga: Cendekia BAZNAS UINAM Tebar Kebaikan bagi Anak Yatim saat Ramadan
Kyai Ajat menambahkan, Gerai Zakat ini hadir sebagai wujud komitmen BAZNAS dalam melayani umat untuk melaksanakan zakatnya. “Kegiatan ini juga bertujuan untuk menggalakkan Gerakan Cinta Zakat yang sudah diluncurkan oleh Bapak Presiden Jokowi pada awal Ramadhan ini.”
Kyai Ajat menambahkan, Gerakan ini berupaya memaksimalkan potensi zakat demi kesejahteraan masyarakat, juga lebih mendorong kehadiran zakat, infak, dan sedekah (ZIS) di tengah masyarakat. “Kami berharap Masyarakat dapat memanfaatkan layanan Gerai Zakat ini untuk menyalurkan kewajiban zakat mereka, yang kemudian BAZNAS akan mengoptimalkan hasil zakatnya tersebut kepada para mustahik zakat,” jelas Kyai Ajat.
Talkshow 'Gerakan Cinta Zakat' juga dimeriahkan oleh lantunan Gambus dari King Organizer & Entertainment untuk menemani waktu berbuka dan menghibur para pengunjung.
Turut hadir dalam talkshow, Ketua Panitia Ramadhan BAZNAS RI, Fitriansyah Agus Setiawan. (RO/OL-10)
Kantor Digital tidak hanya bermanfaat bagi para muzaki, tetapi juga bagi mustahik.
Tidak lagi sekadar respons darurat yang bersifat sementara, zakat diarahkan menjadi pilar sistem perlindungan sosial umat yang bekerja secara lintas fase.
Negara ingin memastikan bahwa pemegang izin pengelolaan zakat adalah lembaga yang benar-benar bekerja, bukan sekadar entitas di atas kertas.
Zakat dapat dimanfaatkan tidak hanya untuk bantuan langsung kepada mustahik, tetapi juga untuk kepentingan kemaslahatan umum dan pemulihan pascabencana.
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) bersama Masjid Nurul Hidayah Kebayoran Baru Jakarta Selatan meluncurkan Program Sedekah Barang.
Baznas sukses menggelar Konferensi Zakat Internasional ke-9 atau The 9th International Conference on Zakat (Iconz) 2025 yang menghasilkan sembilan resolusi
Bantuan ini merupakan simbol solidaritas dan penguatan ukhuwah antarwilayah dalam membantu saudara-saudara yang sedang menghadapi musibah.
Baznas telah menyalurkan bantuan kemanusiaan sejak hari pertama bencana melanda Provinsi Aceh dan Sumatra.
Ketersediaan air bersih tidak hanya diperlukan untuk konsumsi, tetapi juga untuk menjaga sanitasi lingkungan, mencegah penyebaran penyakit, serta menunjang aktivitas harian.
Kantor Digital tidak hanya bermanfaat bagi para muzaki, tetapi juga bagi mustahik.
Dampak bencana di wilayah Sumatra bersifat luas dan membutuhkan penanganan jangka menengah hingga panjang.
Baznas memberikan program layanan kesehatan gratis bagi korban penyintas bencana banjir di Kecamatan Tukka, Tapanuli Tengah, Sumatra Utara.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved