Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
PARA perajin batik binaan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) melalui lembaga program Zakat Community Development (ZCD) yang tergabung dalam kelompok Putri Berdikari Batik di Desa Sumurgung, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, bersinergi dengan Yayasan Sahabat Pulau Indonesia menggunakan bahan pewarna batik yang ramah lingkungan.
Studio batik pewarnaan alam yang digunakan mustahik binaan Baznas merupakan satu-satunya tempat produksi kain batik dengan mode batik tulis dan menggunakan pewarnaan alam.
“Saya menyadari bahwa limbah produksi yang merusak lingkungan akan membangun tabiat atau kebiasaan di lingkungan sosial yang tidak seimbang. Oleh sebab itulah kami sangat memperhatikan apa yang kami terapkan dalam proses membangun bisnis tekstil warna alam," ujar salah seorang mustahik binaan, Mbak War.
Pada Senin (12/4) Mustahik Kelompok Usaha Putri Berdikari Batik melanjutkan proses kegiatan produksi batik. Para perajin mulai bergerak menyiapkan wajan, kompor, malam/lilin dan sejumlah peralatan untuk produksi batik warna alam. Sebanyak 4 kain dalam proses ngemblok, 1 kain dalam proses nglengkreng, dan 1 kain dalam proses isen.
Di sela-sela produksinya, Sahabat ZCD, Musyawir melanjutkan musyawarah yang membahas anggaran dasar/anggaran rumah tangga (AD/ART) yang sempat tertunda.
Pembahasan tersebut meninjau isi AD/ART yang sebelumnya sudah disusun oleh Koordinator Lapangan ZCD dan observasi lapangan, yakni telah menyelesaikan 14 bab dan 18 pasal dalam anggaran dasar, 9 bab dalam anggaran rumah tangga.
Ada sejumlah bab dan pasal dalam AD/ART yang perlu proses penyempurnaan. Pengaturan keseluruhan keputusan tersebut dalam rangka mengontrol dan mengembangkan Kelompok Putri Berdikari Batik.
“Harapan terbesar adalah ketika AD/ART dan sejumlah berkas lainnya rampung, kelompok Putri Berdikari Batik mampu mengakses semua ruang dan kesempatan untuk dapat mengembangkan bisnisnya,” kata mustahik, Ngasri. (RO/OL-09)
Pelajari sejarah panjang batik Indonesia, filosofi mendalam di balik motif populer, serta perbedaan teknik tulis dan cap. Warisan dunia yang diakui UNESCO.
Provinsi Jawa Tengah (Jateng) membuktikan posisinya sebagai sentra kerajinan unggulan nasional, khususnya batik.
Unity in Diversity: Celebrating Global Friendship through Art, Culture, and Food
Artijeda, Li-Uli, Miss Miniek, dan MM by Happy Gan, jenama-jenama anggota Asosiasi Eksportir dan Produsen Handicraft Indonesia (Asephi) tampil dalam Jakarta Muslim Fashion Week (JMFW)
Hari Batik Nasional 2025, Hotel Grandhika Pemuda Semarang berkolaborasi dengan Dinas Koperasi dan UMKM Kota Semarang menggelar workshop dan pameran batik.
BENANG Bintik atau batik khas Kalimantan Tengah (Kalteng) tampil memukau dalam gelaran Jakarta Fashion Week (JFW) 2026. Wastra khas Bumi Tambun Bungai itu hadir di JFW.
Dana sosial keagamaan tidak hanya terbatas pada zakat, infak, sedekah, dan wakaf, tetapi juga mencakup sumber-sumber lainnya.
Penyerahan bantuan ini merupakan wujud kepedulian masyarakat Kota Semarang terhadap para penyintas bencana banjir di Sumatra dan Aceh yang dititipkan melalui Baznas RI.
Baznas memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-25 dengan menggelar tasyakuran dan doa bersama, bertema “Zakat Menguatkan Indonesia.
Kantor Digital tidak hanya bermanfaat bagi para muzaki, tetapi juga bagi mustahik.
Tidak lagi sekadar respons darurat yang bersifat sementara, zakat diarahkan menjadi pilar sistem perlindungan sosial umat yang bekerja secara lintas fase.
Negara ingin memastikan bahwa pemegang izin pengelolaan zakat adalah lembaga yang benar-benar bekerja, bukan sekadar entitas di atas kertas.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved