Selasa 20 April 2021, 20:07 WIB

Kemenkes sudah Bayar Insentif Nakes Rp246,8 Miliar

Faustinus Nua | Humaniora
Kemenkes sudah Bayar Insentif Nakes Rp246,8 Miliar

Antara/M Risyal Hidayat.
Personel Tim Kedokteran dan Kesehatan (Dokkes) Polri mengikuti apel, beberapa waktu lalu.

 

KEMENTERIAN Kesehatan (Kemenkes) melaporkan bahwa insentif dan santunan kematian untuk tenaga kesehatan (nakes) yang menangani covid-19 telah dibayar. Anggaran sebesar Rp246,8 disalurkan sejak 14 April hingga 20 April 2021, setelah hasil reviu BPKP terbit pada 12 April 2021.

"Hingga 20 April 2021 sudah Rp246,8 miliar yang kami bayarkan. Ini untuk tunggakan insentif di 2020 dan 2021 yakni Januari hingga Maret," ungkap Plt Kepala Badan PPSDM Kesehatan Kemenkes Kirana Pritasari dalam konferensi pers virtual, Selasa (20/4).

Dijelaskannya, sebesar Rp186,68 miliar dibayar untuk tunggakan insentif pada 2020. Jumlah nakes yang menerima yakni 30.150 orang di 181 fasyankes. Sedangkan insentif 2021 sebesar Rp37,3 miliar untuk 5.664 nakes di 20 fasyankes.

Anggaran sejumlah Rp22,8 miliar dibayarkan untuk santunan kematian. Sebanyak 76 nakes yang meninggal sudah terlebih dahulu diverifikasi, kemudian disetujui sebagai penerima santunan.

"Sebagian ada yang meninggal pada 2020, tapi dilaporkan di 2021. Itu sebesar Rp22,8 miliar, sehingga total insentif dan santunan sebesar Rp246,8 miliar," terangnya.

Lebih lanjut, Kirana menyampaikan bahwa untuk mempercepat penerimaan dana tersebut, Kemenkes langsung melakukan transfer ke masing-masing rekening penerima. Hal itu pun untuk mendukung transparansi anggaran dan menghindari keterlambatan penerimaan dana.

Dia menambahkan bahwa memang belum semua menerima insentif tersebut. Pasalnya, masih ada nakes yang belum melengkapi data-datanya secara online. (OL-14)

Baca Juga

DOK BAZNAS

Jaga Netralitas, BAZNAS Perpanjang Kerja Sama dengan Bawaslu

👤mediaindonesia.com 🕔Kamis 06 Mei 2021, 13:39 WIB
Sinergi kedua lembaga tersebut ditandai dengan penandatanganan...
DOK KEMENSOS

Penyerahan Bansos Butuh Proses dan Waktu serta Padan dengan NIK

👤mediaindonesia.com 🕔Kamis 06 Mei 2021, 10:12 WIB
Setiap warga KAT SAD di Provinsi Jambi secara bertahap telah, sedang dan terus melakukan perekaman data agar bisa mendapatkan...
ANTARA/ Dedhez Anggara

Pelarangan Mudik Diputuskan Berdasar Data

👤Atalya Puspa 🕔Kamis 06 Mei 2021, 09:50 WIB
Seseorang yang telah membawa dokumen hasil negatif covid-19 sekalipun masih dapat tertular oleh orang lain ketika melakukan...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Citarum Mulai Harum

  Sudah tiga tahun Sungai Citarum dikeroyok. Sampah mulai berkurang, air terlihat lebih bersih.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya