Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
Program Vaksin untuk Indonesia bakal memasuki episode ketiga pekan ini. Dalam episode berjudul "Tak Lagi Sama", Slank kembali menyajikan cerita-cerita inspiratif dari pandemi korona.
Episode kali ini akan menghadirkan kisah narasumber dan publik figur yang harus melewati ramadan dengan kondisi berbeda, serta bagaimana mereka menyiapkan hati agar kuat dan ikhlas menerima kondisi yang berbeda ini.
Salah satu narasumber yang dihadirkan adalah Aisyah Alissa, anak berusia 10 tahun yang kehilangan ibu kandung yang merupakan orangtua tunggal akibat covid-19. Aisyah juga sempat terpapar covid-19 dan mendapat perawatan di Rumah Lawan Covid tanpa didampingi keluarga.
Meski demikian, selalu ada hal baik di balik musibah. Kini Aisyah telah mendapatkan keluarga baru yang merawatnya dengan penuh kasih sayang. Meski ramadan tahun ini tak lagi bisa dilalui bersama ibu kandung, namun Aisyah bersyukur bisa melewati bersama keluarga barunya.
Selain itu, ada Slamet Riyanto yang sempat terkena PHK karena terdampak pandemi. Meski begitu, hal itu justru memotivasi Slamet Riyanto untuk mengajak teman-teman Slankers dalam Gerakan Donasi Al-Qur'an kepada masyarakat yang membutuhkan. Donasi Al-Qur'an dan Iqro didapat dari teman-teman Slankers khususnya Jawa Tengah dengan jumlah bervariasi, setelah terkumpul banyak baru dibagikan ke TPQ yang benar-benar membutuhkan.
Slank akan tampil membawakan lagu-lagu miliknya. Penyanyi Sivia Azizah juga akan hadir berkolaborasi dengan Slank. Sivia akan bercerita tentang kehidupannya saat pandemi dan bagaimana ia tetap aktif bermusik meski dengan ruang lingkup yang terbatas.
Masih banyak keseruan dan cerita inspiratif yang dihadirkan Slank. Vaksin Episode 3 akan tayang pada Jumat, 16 April pukul 20.05 WIB di Metro TV.
Sementara itu, Media Group bersama Slank menggelorakan kampanye sosial bertajuk "Vaksin untuk Indonesia". Kampanye ini adalah upaya untuk bersama-sama bangkit dari pandemi dan memupuk optimisme menuju normal baru dengan terus menjaga kesehatan fisik dan mental.
Vaksin dalam tajuk ini bukan saja berarti "obat" atau "anti-virus". Tetapi, juga upaya untuk menguatkan kembali mental dan spirit kita di tengah kesulitan akibat pandemi.
"Slank dan Media Group bikin gerakan yang bertema 'Vaksin untuk Indonesia'. Berharap lewat musik dan dialog, acara ini bisa menyemangati dampak pandemi yang mengenai kehidupan kita, supaya tetap semangat," terang drummer Slank, Bimo Setiawan Almachzumi alias Bimbim.
"Kita hibur supaya senang, supaya imun kita naik juga. Mengajak masyarakat untuk jangan takut untuk divaksin. Ini salah satu solusi untuk lepas dari pandemi," tambahnya.
Program "Vaksin untuk Indonesia" tayang di Metro TV setiap hari Jumat, pukul 20:05 WIB. Dalam tayangan ini, Slank bukan saja menyuguhkan musik semata, tetapi juga menampilkan perjalanan ke sejumlah tempat dan berinteraksi dengan masyarakat dari berbagai latar belakang sosial. (OL-12)
Lagu Enggap Nafasku menjadi penanda kembalinya Dipaaa ke industri musik setelah sebelumnya sempat merilis lima lagu di sepanjang 2025.
Lagu Harmoni hadir dengan balutan musik ballad khas era 70-an yang menjadi kekuatan Krisna Trias.
Melalui trilogi ini, Vadesta menyuguhkan sebuah narasi cinta yang utuh dan saling terhubung.
Pertemuan Tanda Seru dengan Roy Jeconiah bermula dari show kolaborasi di Magelang dan Yogyakarta. Kedekatan di atas panggung memicu gagasan untuk masuk ke studio rekaman.
Dalam seri ini, Pikotaro membayangkan kembali setiap prefektur Jepang melalui sudut pandang yang jenaka, penuh humor, dan eksperimen lintas genre.
Star Flower dari Chilli Beans mencoba menerjemahkan berbagai manifestasi "cahaya" yang menjadi inti cerita anime Love Through a Prism.
Hasil donasi yang terkumpul akan dikelola secara profesional oleh Masjid Jogokariyan.
Didirikan pada 14 Maret 2025, Amustra lahir dari keresahan atas keterbatasan akses, perlindungan profesi, hingga minimnya ruang pengembangan bagi musisi tradisi.
Partisipasi aktif para pelaku musik, penting untuk memastikan hak ekonomi mereka benar-benar terlindungi.
Dalam rangka merayakan 11 tahun perjalanan sebagai wadah bagi musisi perempuan lintas genre dan generasi, Sisterhoodgigs Movement menggelar We Matter.
Rendy Laks menghadirkan tiga single terbaru sekaligus yang berjudul “Berakhir Di Sini”, “Mahligai”, dan “Pengagum Rahasia.
“Kita bentuk caranya, misalnya dalam bentuk PNBP di bawah ekonomi kreatif. Setiap pencipta boleh mendaftarkan karyanya dan diverifikasi oleh ekonomi kreatif sehingga lebih clear,"
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved