Headline
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
Berdasarkan pantauan Sensor Modis NOAA20, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mendeteksi tujuh titik panas atau hot spot di sejumlah wilayah di Provinsi Sumatra Utara.
Berdasarkan keterangan tertulis yang diterima dari BMKG di Medan, Senin (12/4) ketujuh titik panas tersebut terpantau tersebar di empat kabupaten di Sumatera Utara, yakni di Kabupaten Batubara satu titik, Dairi satu titik, Padanglawas satu titik dan Kabupaten Toba empat titik
Baca juga: 513 Sukarelawan Bantu Penanganan Darurat Bencana NTT
Sementara terkait prakiraan cuaca, siang hari berpotensi hujan ringan hingga sedang di Wilayah Kepulauan Nias, Tapanuli tengah, Tapanuli utara, Samosir, Simalungun, dan sekitarnya.
Sore hingga malam hari berpotensi hujan ringan hingga sedang di Wilayah Kepulauan Nias, Tapanuli tengah, Tapanuli utara, Samosir, Madina, Karo, Dairi, Simalungun, dan sekitarnya.
Prakiraan gelombang laut di Samudera Hindia barat Aceh, Samudera Hindia Barat Nias masuk dalam kategori tinggi dengan ketinggian mencapai 2.5 - 4.0 meter. (Ant/H-3)
Kemeninves sampai Danantara diyakini bisa menjadi jalan keluar terbaik untuk mengelola lahan perkebunan sampai pertambangan ini.
Barita mengatakan upaya hukum ini diharapkan dapat memberikan kejelasan terhadap penyebab bencana di Sumatra.
Pembangunan huntara dilakukan di tiga provinsi terdampak bencana di Sumatra. Rinciannya, sebanyak 16.282 unit huntara dibangun di Aceh, 947 unit di Sumatra Utara, dan 618 unit di Sumatra Barat.
Negara harus memastikan bahwa pencabutan perizinan berusaha di Aceh, Sumatra Utara dan Sumatra Barat.
Suhu udara rata-rata 11 hingga 32 derajat Celcius dengan kelembaban udara 56-99 persen dan angin bertiup dari Selatan hingga Barat dengan kecepatan 3 hingga 7 km per jam.
Merujuk dari terakhir pemerintah, bencana banjir dan longsor akhir November 2025 lalu menyebabkan 208.693 unit rumah di Aceh rusak.
Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, Memasuki musim kemarau, Kabupaten Kotawaringin Timur kini berada dalam status waspada tinggi terhadap potensi Karhutla
Banyaknya titik panas yang selalu terpantu satelit ini disebabkan kondisi cuaca yang begitu panas dan angin kencang.
Kementerian Lingkungan Hidup mengeklaim hotspot di Provinsi Riau, berdasarkan data dari sistem Sipongi (semua satelit), periode 26 Juli 2025 tidak ada dalam kategori tinggi.
BMKG memperingatkan tingginya potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Riau dan sekitarnya, menyusul puncak musim kemarau awal Agustus.
Penurunan luas karhutla dimulai sejak 2015 seluas 2,6 juta hektare, menjadi 1,6 juta hektar (2019), 1,1 juta hektare (2023), dan 24.154 hektare pada 2024.
Menggunakan smartphone sebagai hotspot untuk berbagi koneksi internet memang sangat praktis, terutama saat Anda tidak memiliki akses Wi-Fi atau ketika sedang dalam perjalanan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved