Jumat 12 Maret 2021, 19:00 WIB

KLHK Komitmen Dorong Peran Rimbawan demi Terciptanya Hutan Lestari

Atalya Puspa | Humaniora
KLHK Komitmen Dorong Peran Rimbawan demi Terciptanya Hutan Lestari

ANTARA/Rudi Kurniawansyah
Kegiatan Bakti Rimbawan BBKSDA Riau Dimas Apriantoro dalam operasi penyelawatan satwa dilindungi di Riau, Senin (9/3/2021).

 

Hari Bakti Rimbawan diperingati pada 17 Maret setiap tahunnya. Adapun, Hari Bakti Rimbawan ke-38 tahun ini mengusung tema Terus Berbakti di Tengah Pandemi untuk Lingkungan dan Hutan Lestari. Peran rimbawan sangat penting untuk kegiatan pengelolaan hutan demi terciptanya hutan lestari. Namun demikian, masih terdapat sejumlah tantangan yang dihadapi rimbawan saat ini.

"Masih terdapat tantangan dalam pembangunan kehutanan ke depan. D iantaranya, bencana ekologis akibat eksploitasi SDA hutan, kebakaran hutan, banjir, longsor, lahan kritis, dan degradasi lahan, deforestasi dan reforestasi, progres perhutanan sosial, perubahan iklim, dan penurunan kualitas keanekaragaman hayati," kata Pengendali Ekosistem Hutan Madya TN Bukit Barisan Selatan Rikha Aryanie Surya, Jumat (12/3).

Baca juga: Pakar Tegaskan Semua Merk Vaksin Efektif untuk Cegah Covid-19

"Tantangan ini dapat dipecahkan dengan sumber daya manusia kehutanan yang unggul," imbuhnya.

Pada kesempatan tersebut, Wakil Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Alue Dohong menyatakan pihaknya berkomitmen untuk mendorong peran rimbawan di lapangan agar mampu mencapai misi melestarikan hutan Indonesia bersama KLHK.

"Terdapat empat pilar utama dalam menjaga hutan Indonesia. Pertama, mewujudkan hutan lestari dan lingkungan hidup yang berkualitas, kedua mengoptimalkan manfaat ekonomi sumber daya hutan dan lingkungan secara berkeadilan dan berkelanjutan, ketiga mewujudkan keberdayaan masyarakat dalam akses kelola hutan baik laki-laki perempuan secara adil dan setara, keempat mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik. Hal tersebut akan terus dilakukan demi mewujudkan hutan lestari," beber Alue Dohong.

Adapun, Ia menyatakan, hadirnya UU Cipta Kerja serta aturan turunannya yang mencakup aspek lingkungan hidup dan kehutanan saat ini juga dapat mendorong upaya mewujudkan hutan lestari.

Atas kerja keras rimbawan di lapangan, Alue Dohong juga tak lupa memberikan apresiasi setinggi-tingginya. Adapun, sejumlah capaian yang diraih pada 2020 diantaranya, peningkatan izin hutan sosial yang mencapai 409.934 hektar atau melampaui target yang seharusnya 125 ribu hektar. Selain itu, sirkular ekonomi pemberdayaan sampah pada 2020 juga mencapai Rp54 miliar.

"Pada 2020, jumlah kasus yang ditangani penegak hukum KLHK juga mencapai 235 kasus." ucapnya.

Ia berharap, capaian-capaian tersebut dapat terus ditingkatkan demi menciptakan hutan lestari serta pemanfaatan hutan yang maksimal bagi masyarakat sekitar. (H-3)

Baca Juga

AFP

Ketahui Perbedaan Haji dan Umrah dari Hukum, Rukun, serta Waktu Pelaksanaan

👤Kevino Dwi Velrahga 🕔Jumat 03 Desember 2021, 08:25 WIB
HAJI dan umrah merupakan ibadah umat islam yang memiliki kemiripan yakni sama-sama dikerjakan di Tanah Suci Mekkah dengan sengaja...
MI/Wandari Putri

Dulu Ditakuti, Kini Disegani

👤MI 🕔Jumat 03 Desember 2021, 06:20 WIB
DI teras bengkelnya, Indra memamerkan beberapa kaki palsu buatannya, termasuk kaki yang selalu ia gunakan untuk...
MI/Wandari Putri

Tumpuan Hidup di Kaki Palsu

👤Suryani Wandari Putri Pertiwi 🕔Jumat 03 Desember 2021, 06:00 WIB
TANGAN kekar bertato milik Indra Sumedi, 48, cekatan membuka laci meja pendek berwarna hitam yang ditempatkan di teras...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya