Senin 08 Maret 2021, 09:05 WIB

Gelombang Tinggi Berpotensi Terjadi di Sejumlah Perairan Wilayah

Ferdian Ananda Majni | Humaniora
Gelombang Tinggi Berpotensi Terjadi di Sejumlah Perairan Wilayah

ANTARA/ Ampelsa
PERINGATAN GELOMBANG TINGGI: Kapal penyeberangan KMP BRR Aceh berlayar menuju Pulau Sabang dari Pelabuhan Ulee Lheue, Banda Aceh, Aceh.

 

BADAN Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini gelombang tinggi di sejumlah wilayah perairan Indonesia yang terjadi pada 8 – 10 Maret 2021.

Pola angin di wilayah Indonesia bagian utara pada umumnya bergerak dari utara - timur laut dengan kecepatan angin berkisar 5 - 20 knot. Estimasi keepatan yang sama juga terjadi di wilayah Indonesia bagian selatan bergerak dari barat - utara.
"Kecepatan angin tertinggi terpantau di Laut Natuna utara, perairan barat Lampung - selatan Jawa, Laut Jawa, Laut Banda dan perairan utara Kepulauan Sangihe - Kepulauan Talaud," kata Deputi bidang Klimatologi BMKG Herizal dalam keterangan resmi Senin (8/3).

Kondisi tersebut mengakibatkan peningkatan tinggi gelombang 1.25 - 2.50 M berpotensi terjadi di perairan utara Sabang, Kep. Wakatobi, perairan barat Aceh, Laut Banda, perairan selatan P. Sumba - P. Sawu, perairan Kepulauan Babar - Kep. Tanimbar, perairan selatan Kupang - P. Rotte, perairan Kepulauan Kei - Kepulauan Aru.

Selat Sumba bagian barat, Laut Sulawesi bagian timur, Laut Sawu bagian selatan, perairan Kepulauan Sangihe - Kepulauan Talaud, Laut Natuna utara, perairan Bitung - Kep. Sitaro, perairan Kepulauan Anambas - Kep. Natuna, Laut Maluku bagian utara, Laut Jawa, perairan utara dan timur Halmahera, Selat Makassar bagian selatan, Laut Halmahera, perairan Kep. Selayar - Kep. Sabalana, perairan utara Papua barat - Papua, Laut Flores, Samudra Pasifik utara Halmahera - Papua.

Selanjutnya, tinggi gelombang setinggi 2.50 - 4.0 M berpeluang terjadi di perairan barat Simeulue - Kepulauan Mentawai, perairan barat Bengkulu, perairan barat P. Enggano, perairan barat Lampung, Selat Sunda bagian barat dan selatan, Samudra Hindia barat Sumatra, perairan selatan Jawa - Sumbawa, Selat Bali - Lombok - Alas bagian selatan, Samudra Hindia selatan Jawa - NTB.

BMKG mengimbau masyarakat untuk selalu tetap waspada dan memperhatikan resiko tinggi terhadap keselamatan pelayaran seperti perahu nelayan (kecepatan angin lebih dari 15 knot dan tinggi gelombang diatas 1.25 m), kapal tongkang (kecepatan angin lebih dari 16 knot dan tinggi gelombang di atas 1.5 m), kapal ferry (kecepatan angin lebih dari 21 knot dan tinggi gelombang diatas 2.5 m), kapal ukuran besar seperti kapal kargo/kapal pesiar (kecepatan angin lebih dari 27 knot dan tinggi gelombang di atas 4.0 m).

"Dimohon kepada masyarakat yang tinggal dan beraktifitas di pesisir sekitar area yang berpeluang terjadi gelombang tinggi agar tetap selalu waspada," pungkasnya.(H-1)

Baca Juga

Ilustrasi

Deteksi Dini Bisa Selamatkan Pasien Kanker Hati 

👤M. Iqbal Al MAchmudi 🕔Sabtu 04 Desember 2021, 22:45 WIB
Karsinoma sel hati (hepatoseluler karsinoma) adalah salah satu jenis kanker hati yang paling umum dengan prognosis/kemungkinan terjadinya...
Antara/Aloysius Jarot Nugroho

Pemerintah Dorong Peningkatan Testing Covid-19 untuk Pengendalian Pandemi 

👤Atalya Puspa 🕔Sabtu 04 Desember 2021, 21:45 WIB
Tarif tertinggi pemeriksaan RT-PCR adalah Rp275 ribu untuk pulau Jawa dan Bali, serta sebesar Rp300 ribu untuk luar pulau Jawa dan...
Antara/Galih Pradipta

Capaian Vaksinasi Kelompok Remaja Lampaui 75% 

👤Atalya Puspa 🕔Sabtu 04 Desember 2021, 21:15 WIB
Menurutnya, vaksinasi remaja sangat penting untuk melindungi anak indonesia dari ancaman covid-19, apalagi Pembelajaran Tatap Muka (PTM)...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya