Minggu 21 Februari 2021, 14:30 WIB

Komisi IX DPR Dorong GeNose Bisa Dipakai di Seluruh Puskesmas

Zubaedah Hanum | Humaniora
Komisi IX DPR Dorong GeNose Bisa Dipakai di Seluruh Puskesmas

MI/Andri Widiyanto
Alat GeNose C19

 

KOMISI IX Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI mendorong agar GeNose C19 sebagai alat kesehatan untuk deteksi dini Covid-19 bisa digunakan di setiap fasilitas kesehatan seperti puskesmas dan rumah sakit di seluruh Indonesia.

"Sebab, alat tersebut merupakan alat kesehatan buatan dalam negeri yang kemampuannya bisa mendeteksi covid seperti halnya swab pcr dan swab antigen dengan harga yang terjangkau untuk setiap kali uji. Jika dipakai di puskesmas dan sesuai sertifikasi maka kita akan antarkan,” kata Emanuel Melkiades Laka Lena, Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, dalam kunjungan kerja ke kampus UGM, pekan lalu, seperti dilansir dari laman UGM, Minggu (21/2).

Emanuel menjanjikan bahwa Komisi IX akan mengawal agar produk alat kesehatan dari Kampus UGM ini bisa digunakan secara luas di seluruh lapisan masyarakat. Bahkan, pihaknya akan meyakinkan pemerintah untuk menggunakan alat tersebut.

“Komisi IX secara politik, produk ini akan kita dorong. Produk kesehatan dari hasil rapat DPR bersifat mengikat pemerintah dan DPR. Tugas kami memantau sertifikasi yang diperoleh (GeNose) dan dukungan anggaran diberikan,” katanya.

Menurutnya, pimpinan dan anggota Komisi IX mengaku bangga atas kemajuan yang didapat oleh tim Genose. Ia masih ingat persis pada kunjungan tahun lalu, GeNose merupakan salah dari beberapa alat kesehatan yang dipamerkan oleh UGM selama masa pandemi. Namun begitu, GeNos C19 yang betul-betul cepat dalam hal pengembangannya  dalam membantu penanggulangan pandemi.

“Waktu itu ada beberapa diantaranya genose dan ventilator. Seiring perjalanan waktu, paling cepat merespons covid adalah GeNose. Saya kira produk GeNose menjadi contoh Inpres No 6 tahun 2016 tentang pengembangan industri farmasi dan alat kesehatan dalam negeri,” katanya.

Rektor UGM, Prof Panut Mulyono merasakan betapa tingginya dukungan komisi IX pada inovasi dan penemuan terkait alat dan obat untuk mengatasi pandemi covid ini. Hal itu semakin memotivasi para peneliti UGM lainnya dalam menghasilkan sebuah produk inovasi yang bermanfaat langsung ke masyarakat.

“Dukungan ini makin menguatkan UGM untuk terus berkiprah dan berkontribusi mencari solusi dari persoalan yang dihadapi bangsa agar kita segera keluar dari krisis kesehatan dan ekonomi segera pulih,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Prof Kuwat Triyana, peneliti utama GeNose C19, mengatakan, alat tersebut belum digunakan secara luas karena hingga saat ini baru di gunakan di delapan stasiun kereta api dan beberapa rumah sakit saja. (H-2)

Baca Juga

DOK MI

Kerja Jurnalistik Dilindungi Undang Undang

👤Widhoroso 🕔Senin 01 Maret 2021, 02:22 WIB
KERJA para jurnalistik para wartawan secara hukum dilindungi UU Pers Nomor 40 Tahun 1999. Karena itu, upaya menghalangi kerja...
DOK Uhamka

Lazismu Uhamka Berikan Beasiswa Kepada Mahasiswa

👤Syarief Oebaidillah 🕔Senin 01 Maret 2021, 01:17 WIB
Beasiswa bagi mahasiswa...
Antara

Padang Targetkan Kunjungan Wisata 5,6 Juta Wisman di 2021

👤Mediaindonesia.com 🕔Minggu 28 Februari 2021, 23:55 WIB
Pemerintah Kota Padang menargetkan kunjungan 5,6 juta wisatawan pada 2021 atau sama dengan target kunjungan wisatawan pada...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya