Selasa 02 Februari 2021, 15:24 WIB

3M, Hal Sederhana yang Masih Sulit Diterapkan Masyarakat

Despian Nurhidayat | Humaniora
3M, Hal Sederhana yang Masih Sulit Diterapkan Masyarakat

Antara/Aditya Pradana
Ilustrasi warga yang menerapkan gerakan 3M di masa pandemi covid-19.

 

PENERAPAN 3M, yakni memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan, merupakan solusi yang tepat untuk terhindar dari covid-19. Mengingat, pandemi covid-19 masih melanda sejumlah negara.

Namun, gerakan yang terlihat sederhana ini ternyata masih sulit untuk dipraktikan masyarakat. Seharusnya, 3M sudah menjadi gaya hidup baru di tengah masyarakat.

"Kita tidak tahu pandemi akan berlangsung sampai kapan. Prediksi ada yang mengatakan 1-3 tahun. Maka dari itu, untuk semua orang di Bumi ini, tidak ada satu pun yang luput dari risiko infeksi atau penularan (covid-19)," ujar Juru Bicara Satgas Covid-19 Reisa Broto Asmoro dalam diskusi virtual, Selasa (2/2).

Baca juga: Semua Virus Berpotensi Jadi Pandemi Baru, termasuk Wabah NipahS

"Perubahan gaya hidup yang menjadi basic-nya. Termasuk upaya pencegahan agar kita tidak tertular dan menulari," imbuhnya.

Menurut Reisa, memakai masker sebagai kunci utama melawan covid-19. Sebab, penyebaran virus ini berasal dari droplet yang keluar dari mulut dan hidung.

"Ketika kita bicara, mengobrol, batuk dan menguap, bahkan ketika ada orang yang memaksakan diri untuk merokok, ini bisa menularkan (covid-19). Akhirnya ada dua hal yang tercipta, ada kontak langsung maupun tidak langsung, karena droplet ini tersebar bisa terpercik dan terhirup orang lain," jelasnya.

Baca juga: Pemerintah harus Waspadai Potensi Klaster Libur Imlek

Menurutnya, gerakan 3M memang terdengar sederhana, namun sangat disayangkan masyarakat belum melakukan hal tersebut dengan benar. Padahal, dengan penerapan 3M yang benar, masyarakat bisa menyelamatkan nyawa seseorang hingga dampak perekonomian.

"Pakai masker tidak boleh asal-asalan. Kemudian, jaga jarak karena pakai masker ini perlindungannya tidak 100%. Lalu kontak tidak langsung. Kita pegang-pegang segala macam ini bisa menularkan. Nah, mencegahnya dengan mencuci tangan. Solusi ini sudah ada, tapi mempraktikannya harus menjadi kebiasaan baru," pungkas Reisa.(OL-11)

 

Baca Juga

MI/Ramdani

Ahli: Masyarakat tidak Boleh Lengah, Subvarian XBB Bahaya bagi Komorbid

👤M. Iqbal Al Machmudi 🕔Jumat 02 Desember 2022, 23:38 WIB
Menurut Guru Besar Mikrobiologi FKUI, subvarian XBB dan varian omikron lainnya bisa melarikan diri dari antibodi, baik pascainfeksi,...
MI/ Moh Irfan

BPJS Kesehatan Ingin Masyarakat Teredukasi Soal Layanan Kesehatan

👤Dinda Shabrina 🕔Jumat 02 Desember 2022, 22:59 WIB
MASYARAKAT sangat membutuhkan edukasi terkait layanan kesehatan yang diselanggarakan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS)...
Dok. i3L

Terus Lakukan Inovasi, Dundee dan i3l Kembangkan Kerjasama Double Degree

👤Mediaindonesia.com 🕔Jumat 02 Desember 2022, 21:59 WIB
"Mahasiswa nantinya akan diberikan gelar sarjana dari Biomedicine i3L, serta dari University of...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya