Minggu 31 Januari 2021, 04:27 WIB

MUI Tegaskan Kehalalan Vaksin Covid-19 Sinovac

Mediaindonesia.com | Humaniora
MUI Tegaskan Kehalalan Vaksin Covid-19 Sinovac

MI/Heri Susestyo
Vaksinator menyuntikkan vaksin covid-19 Sinovac kepada Forkopimda Kabupaten Sidoarjo, Jumat (29/1/2021).

 

KETUA Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bidang Dakwah dan Ukhuwah KH. Muhammad Cholil Nafis memastikan kehalalan dari vaksin Sinovac, dan MUI akan bertanggung jawab terhadap keputusan tersebut.
  
"Majelis ulama itu yang bertanggung jawab di hadapan Allah. Betapa dosanya kalau kita main-main dengan fatwa," kata Cholil Nafis ketika menjadi pembicara dalam webinar Vaksin Covid-19 untuk Indonesia Bangkit secara virtual, Sabtu (30/1). 
  
Dia menegaskan bahwa MUI tidak mungkin sembarangan mengeluarkan fatwa akan kehalalan vaksin Covid-19, memastikan bahwa tidak mengandung babi. Sebelumnya, tim dari MUI sudah melihat aspek pembuatan dari vaksin Sinovac yaitu menggunakan bagian dari virus yang sudah dilemahkan. Setelah melihat prosesnya dari awal sampai akhir, mereka mendapatkan kesimpulan akan kehalalan dari vaksin itu.
  
"Kita menyatakan vaksin corona sinovac itu adalah suci, penegasan adalah halal. Halal itu adalah sesuatu yang suci, karena tidak mungkin dikatakan halal kalau itu tidak suci," tegasnya.
  
Dalam kesempatan tersebut, Cholil juga mengatakan perlu kerja sama untuk terus mengingatkan masyarakat untuk melakukan protokol kesehatan, karena pandemi covid-19 masih berlangsung. Ia mengatakan yang bisa dilakukan adalah terus mengingatkan masyarakat tanpa bosan akan pentingnya protokol kesehatan, meskipun menurutnya sebagian besar masyarakat sudah paham akan hal itu.  Selain itu dia mendorong agar pemuka agama juga membantu dalam sosialisasi vaksinasi.

"Oleh karena itu barangkali perlu juga tema-tema keagamaan itu selalu menyinggung berkenaan dengan pentingnya vaksinasi dalam jangka sebulan, tiga bulan sampai akhir tahun kepada masyarakat agar masyarakat juga sadar," lanjut Cholil. 

baca juga: Komunikasi Publik Soal covid-19 Harus Diperkuat
  
Karena itu dia mengusulkan pelatihan kepada dai dan khotib untuk memahami tentang vaksinasi. MUI sendiri akan bekerja sama dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan Satgas Penanganan Covid-19 terkait pelatihan tersebut. (Ant/OL-3)
 

Baca Juga

MI/haryanto mega

Kawal Izin Ivermectin, Erick Thohir dapat Apresiasi dari Moeldoko

👤Mediaindonesia 🕔Senin 21 Juni 2021, 23:18 WIB
Tindakan tersebut didasari pengetahuan akurat dan keyakinan terhadap manfaat Ivermectin yang terbukti menurunkan jumlah penderita dan...
ANTARA FOTO/Fikri Yusuf

Jokowi Minta Rakyat Taati Prokes dengan Ketat

👤Andhika prasetyo 🕔Senin 21 Juni 2021, 23:05 WIB
Pemerintah akan melakukan penguatan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) mikro di sejumlah daerah...
Dok. Kemenkominfo

Pelatihan JARKOM Pertajam Tombak Komunikasi Pemerintah

👤Ghani Nurcahyadi 🕔Senin 21 Juni 2021, 22:54 WIB
Direktur Pengelolaan Media Kemenkominfo Sumiati mengatakan, peran humas Pemerintah ke depan sangat besar terutama dalam pemenuhan hak...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Jangan Gagap Lindungi Nasabah di Era Digital

ERA pandemi covid-19 berdampak pada berpindahnya aktivitas masyarakat di area digital.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya