Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
WILAYAH Kebumen dan Banyumas, Jawa Tengah diguncang gempa tektonik, tadi pagi (Kamis; 14/1) pukul 00.36.51 WIB dengan magnitudo 3,6. Kepala Bidang Mitigasi Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Daryono mengungkapkan, episenter terletak pada koordinat 7,57 LS dan 109,43 BT tepatnya di darat yaitu Desa Giyanti, Kecamatan Rowokele, Kabupaten Kebumen, pada jarak 26 km arah baratdaya Kota Kebumen dengan kedalaman 10 km.
Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalamannya, gempa Kebumen berkekuatan 3,6 Magnitudo itu merupakan jenis gempa dangkal akibat sesar aktif. "Diduga pembangkit gempa ini adalah Sesar Kebumen yang jalurnya cenderung berarah tenggara - baratlaut, melalui utara Kota Kebumen ke arah Waduk Sempor," kata Daryono dalam keterangan resmi," Kamis (14/1).
Ia menyatakan, mekanisme sumber gempa ini oblique fault, yaitu kombinasi gerak geser mengiri (sinistral strike-slip) dan turun (normal) dengan nilai jurus strike 154 derajat.
Hasil analisis peta tingkat guncangan (shake map) dan laporan masyarakat menunjukkan bahwa gempa dirasakan di Rowokele, Sempor, Gombong, Karanganyar, Kebumen, Ayah, Purwokerto, dan Banyumas dalam skala intensitas II MMI. "Guncangan dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang di gantung bergoyang dan belum menimbulkan kerusakan," tambahnya.
Hingga pukul 05.00 WIB hasil monitoring BMKG menunjukkan bahwa gempa ini tidak diikuti gempa susulan (aftershock). (H-1)
Sirkulasi siklonik yang sebelumnya terpantau di selatan Nusa Tenggara Barat sempat berkembang menjadi Bibit Siklon Tropis 96S.
BMKG juga menyampaikan peringatan dini gelombang sedang hingga tinggi di sejumlah perairan, termasuk Perairan Kuala Pembuang, Teluk Sampit, dan Kuala Kapuas.
BMKG memprediksi cuaca Jakarta hari ini 20 Januari 2026 akan diguyur hujan ringan hingga sedang secara merata. Simak detail suhu dan kelembapannya.
Pesisir pantai selatan Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, diwaspadai terjadi potensi banjir rob. Kondisi itu menyusul peringatan dini yang dikeluarkan BMKG.
BMKG memperingatkan potensi cuaca ekstrem di berbagai wilayah Indonesia dalam sepekan ke depan, seiring masih signifikannya pengaruh dinamika atmosfer global.
Stasiun Meteorologi Kelas II El Tari Kupang mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem yang berpotensi terjadi di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) selama sepekan ke depan.
Dalam rilis dari BMKG, gempa tersebut berkekuatan 5.2 magnitudo. Gempa terjadi pada pukul 07:40:14 WIB.
Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi memiliki mekanisme pergerakan mendatar naik.
Selain memperketat mobilisasi, upaya lain dari sisi kesehatan pun akan ditingkatkan seperti vaksinasi
Puan menambahkan testing dan tracing harus ditingkatkan secara masif per daerah. Sebab, semakin cepat testing masif dilakukan, semakin cepat potret penyebaran kasus per daerah diketahui.
Episenter gempa ini terletak pada koordinat 1,14 LU dan 120,05 BT tepatnya di laut pada jarak 86 km arah Barat Kota Toli- Toli, Sulawesi tengah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved