Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
SEJATINYA Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) melakukan pembahasan tentang vaksin covid-19 asal Sinovac dengan Bio Farma bersama Komite Nasional Penilai Obat dan para ahli di bidang kesehatan pada 9 Desember 2020, 29 Desember 2020, 8 Januari 2021, dan 10 Januari 2021. Hasilnya, secara keseluruhan vaksin itu menunjukkan aman dengan kejadian efek samping bersifat ringan hingga sedang.
"Efek sampingnya bersifat ringan sampai sedang yakni nyeri lokal, iritasi, pembengkakan, dan efek samping sistemis berupa nyeri otot dan demam," ujar Kepala BPOM Penny Lukito.
Frekuensi efek samping sedang hingga berat berupa sakit kepala dan gangguan di kulit atau diare dilaporkan 0,1% hingga 1%. Namun menurutnya, efek samping tidak berbahaya dan dapat pulih kembali sehingga efek samping ini seperti subjek yang mendapatkan plasebo.
Tak hanya itu, vaksin itu telah menunjukkan kemampuan dalam pembentukan antibodi dalam tubuh dan kemampuan antibodi dalam membunuh atau menetralkan virus yang dilihat uji klinis fase 1 dan 2 di Tiongkok dengan periode pemantauan sampai dengan 6 bulan.
Pada uji klinis fase 3 di Bandung, data imunogenitas menunjukan hasil yang baik. "Pada 14 hari setelah penyuntikan dengan hasil seropositif atau kemampuan vaksin membentuk antibodi sebesar 99,74% dan pada 3 bulan penyuntikan hasil seropositif 99,23%. Hasil tersebut menunjukkan sampai dengan 3 bulan jumlah subjek yang memiliki antibodi masih tinggi yakni sebesar 99,23%," pungkas Penny. (OL-14)
Narasi-narasi menyesatkan di media sosial menjadi salah satu pemicu utama keengganan orangtua untuk memberikan vaksinasi kepada anak mereka.
Vaksinolog dan internis sekaligus Chief Medical Advisor Imuni, dr. Dirga Sakti Rambe, mengatakan bahwa vaksin tidak melulu hanya diberikan untuk anak-anak.
Tingginya mobilitas masyarakat, terutama pada momen libur lebaran, menjadi salah satu faktor risiko yang patut diwaspadai orangtua mengenai risiko campak pada anak.
Waktu ideal untuk pemberian vaksinasi adalah minimal 14 hari atau dua pekan sebelum keberangkatan guna memastikan perlindungan optimal selama liburan.
Dokter mengingatkan orang tua untuk melengkapi imunisasi anak minimal dua pekan sebelum mudik Lebaran.
Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Amerika Serikat melaporkan peningkatan signifikan dalam jumlah kasus campak (measles) pada awal tahun 2026.
Riset terbaru menunjukkan vaksin Covid-19 berbasis mRNA seperti Pfizer dan Moderna dapat memicu sistem imun melawan sel kanker.
DUA tenaga kesehatan menerima vaksin Covid-19 di hari yang sama, pola respons antibodi setiap orang ternyata berbeda-beda menentukan berapa lama perlindungan vaksin bertahan
Pengurus IDI, Iqbal Mochtar menilai bahwa kekhawatiran masyarakat terhadap vaksin berbasis Messenger Ribonucleic Acid (mRNA) untuk covid-19 merupakan hal yang wajar.
Menteri Kesahatan AS Robert F. Kennedy Jr. membuat gebrakan besar dengan mencabut kontrak dan membatalkan pendanaan proyek vaksin berbasis teknologi mRNA, termasuk untuk covid-19.
Sejalan dengan penjelasan Kementerian Kesehatan yang menyebutkan vaksinasi booster covid-19 tetap direkomendasikan.
Pemakaian masker, khususnya di tengah kerumunan mungkin dapat dijadikan kebiasaan yang diajarkan kepada anak-anak.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved