Headline
Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.
Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.
Kumpulan Berita DPR RI
MASA pandemi Covid-19 yang hingga kini belum menunjukkan tanda akan usai, tak menghambat Universitas Muria Kudus (UMK), Jawa Tengah untuk tetap melakukan perkuliahan, meski dengan metode yang berbeda. Metode daring masih jadi cara yang efektif agar perkuliahan tetap berjalan sebagaimana mestinya.
"Terkait masa pandemi, UMK sudah melakukan adaptasi pada proses perkuliahan secara daring. Dengan pengembangan resources sharing sumber daya, pemanfaatan teknologi, hingga melakukan kerja sama antarprogram studi, semua mahasiswa UMK bisa tetap mengikuti program perkuliahan,” kata Prof Darsono seusai pelantikan dirinya sebagai rektor, Sabtu (9/1).
Lebih jauh, Darsono menyatakan pihaknya akan terus menyempurnakan pola dan teknis perkuliahan daring yang sudah berjalan semenjak adanya pandemi. Dengan gedung lima lantai yang dimiliki dan penambahan teknologi IT yang canggih dianggap bisa memenuhi dan mendukung kebutuhan selama proses perkuliahan daring ataupun luring.
"Dengan mengupayakan optimalisasi bentuk digitalisasi dari sumber belajar dan sumber ajar diharapkan bisa menghasilkan produk tridharma yang unggul, baik untuk mahasiswa ataupun dosen pengajar," ucapnya.
Menurutnya, pembelajaran daring juga memiliki banyak keuntungan untuk mahasiswa. Salah satunya, mahasiswa akan lebih paham dan memililiki banyak waktu luang untuk mengembangkang diri di bidang IT.
Dengan kuliah daring, mahasiswa juga akan lebih mandiri karena akan 'memaksa' mahasiswa lebih aktif dalam hal memperluas bahan materi yang sebelumnya sudah diajarkan oleh dosen. "Mahasiswa juga bisa memperbanyak pengalaman berinteraksi dengan masyarakat dan menambah pendapatan dengan memanfaatkan waktu luang untuk membuka usaha seperti, online shop,” terangnya.
Lebih jauh, Darsono menyatakan UMK juga telah membentengi diri terhadap paham radikalisme termasuk dituangkan dalam kurikulum perkuliahan. Seperti pendidikan agama, Pancasila dan kewarganegaraan hingga pembekalan kebelanegaraan yang bekerja sama dengan intitusi terkait .
"Kami juga mewujudkan tata kelola kehidupan kampus dalam antaragama, ras, dan budaya yang terkontrol dan bekerja sama dengan tokoh masyarakat dan tokoh agama di lingkup kampus,” terangnya. (RO/R-1)
Banjir bandang akibat hujan ekstrem di Purbalingga, Jawa Tengah, menewaskan satu warga, melukai satu lainnya, merusak ratusan rumah, dan memaksa ratusan orang mengungsi.
CUACA ekstrem masih terjadi puluhan daerah di Jawa Tengah Sabtu (24/1) mengakibatkan bencana hidrometeorologi.
Cuaca ekstrem kembali merata berpotensi di 33 daerah di Jawa Tengah Jumat (23/1), selain masih ada air laut pasang (rob), gelombang tinggi.
BMKG mengeluarkan peringatan dini status "Siaga" untuk wilayah pantura Jawa Tengah. Status ini merupakan level tertinggi yang berlaku mulai 21 hingga 31 Januari 2026.
BENCANA angin puting beliung menerjang wilayah Kecamatan Karangpandan, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, pada Rabu (21/1/2026) sore. Insiden ini mengakibatkan kerusakan parah.
Gelombang tinggi disertai hujan badai di perairan selatan mencapai 1,25-6 meter dan di perairan utara 1,25-2,5 meter cukup berbahaya terhadap aktivitas pelayaran.
Kegagalan di masyarakat jauh lebih fatal dibanding kegagalan akademik.
Presiden Prabowo Subianto mengundang perguruan tinggi terkemuka Inggris untuk menjalin kerja sama dalam pendirian 10 universitas baru di Indonesia.
Mitigasi lewat pendekatan sosial kemasyarakatan ini bisa menjadi contoh sinergi antara perguruan tinggi dan masyarakat dalam membangun ketangguhan desa menghadapi bencana.
Penguatan kompetensi dan sistem perlindungan bagi mahasiswa yang melakukan kegiatan kerja di luar negeri harus terus ditingkatkan.
Peserta juga diajak mengeksplorasi cara memanfaatkan kertas daur ulang sebagai media artistik seperti ilustrasi, kartu ucapan, kemasan kreatif, dan karya dekoratif.
Kunjungan akademik ini menjadi langkah strategis Universitas LIA dalam memperkuat jejaring internasional dan memberikan pengalaman global bagi sivitas akademika.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved