Sabtu 09 Januari 2021, 20:48 WIB

Pandemi Covid-19 tidak Ganggu Perkuliahan di UMK Kudus

Widhoroso | Humaniora
Pandemi Covid-19 tidak Ganggu Perkuliahan di UMK Kudus

Humas Universitas Muria Kudus
Rektor UMK, Prof Darsono

 

MASA pandemi Covid-19 yang hingga kini belum menunjukkan tanda akan usai, tak menghambat Universitas Muria Kudus (UMK), Jawa Tengah untuk tetap melakukan perkuliahan, meski dengan metode yang berbeda. Metode daring masih jadi cara yang efektif agar perkuliahan tetap berjalan sebagaimana mestinya.

"Terkait masa pandemi, UMK sudah melakukan adaptasi pada proses perkuliahan secara daring. Dengan pengembangan resources sharing sumber daya, pemanfaatan teknologi, hingga melakukan kerja sama antarprogram studi, semua mahasiswa UMK bisa tetap mengikuti program perkuliahan,” kata Prof Darsono seusai pelantikan dirinya sebagai rektor, Sabtu (9/1).

Lebih jauh, Darsono menyatakan pihaknya akan terus menyempurnakan pola dan teknis perkuliahan daring yang sudah berjalan semenjak adanya pandemi. Dengan gedung lima lantai yang dimiliki dan penambahan teknologi IT yang canggih dianggap bisa memenuhi dan mendukung kebutuhan selama proses perkuliahan daring ataupun luring.

"Dengan mengupayakan optimalisasi bentuk digitalisasi dari sumber belajar dan sumber ajar diharapkan bisa menghasilkan produk tridharma yang unggul, baik untuk mahasiswa ataupun dosen pengajar," ucapnya.

Menurutnya, pembelajaran daring juga memiliki banyak keuntungan untuk mahasiswa. Salah satunya, mahasiswa akan lebih paham dan memililiki banyak waktu luang untuk mengembangkang diri di bidang IT.

Dengan kuliah daring, mahasiswa juga akan lebih mandiri karena akan 'memaksa' mahasiswa lebih aktif dalam hal memperluas bahan materi yang sebelumnya sudah diajarkan oleh dosen. "Mahasiswa juga bisa memperbanyak pengalaman berinteraksi dengan masyarakat dan menambah pendapatan dengan memanfaatkan waktu luang untuk membuka usaha seperti, online shop,” terangnya.

Lebih jauh, Darsono menyatakan UMK juga telah membentengi diri terhadap paham radikalisme termasuk dituangkan dalam kurikulum perkuliahan. Seperti pendidikan agama, Pancasila dan kewarganegaraan hingga pembekalan kebelanegaraan yang bekerja sama dengan intitusi terkait .

"Kami juga mewujudkan tata kelola kehidupan kampus dalam antaragama, ras, dan budaya yang terkontrol dan bekerja sama dengan tokoh masyarakat dan tokoh agama di lingkup kampus,” terangnya. (RO/R-1)

Baca Juga

DOK BPJAMSOSTEK

BPJAMSOSTEK Rayakan Lebaran Bersama Relawan Covid di Wisma Atlet

👤mediaindonesia.com 🕔Kamis 13 Mei 2021, 19:45 WIB
Menurut Anggoro, jasa para nakes dan relawan dalam menghadapi masa pandemi Covid-19 ini sungguh luar...
ANTARA

Lebaran di Tengah Pandemi, Silaturahmi Virtual tak Mengapa

👤Astri Novaria 🕔Kamis 13 Mei 2021, 18:54 WIB
Meski tidak dapat kembali ke kampung halaman dan berkumpul bersama keluarga dirinya tetap dapat bersilaturahmi bersama keluarga dengan...
Ist

Menaker: Tunda Mudik, Demi Akhiri Pandemi Covid-19

👤M. Iqbal Al Machmudi 🕔Kamis 13 Mei 2021, 16:35 WIB
Ida Fauziyah mengingatkan bulan Ramadan 1442 H, yang baru saja dilalui telah mengajarkan umatnya akan pentingnya menahan diri, dan menunda...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Toleransi tak Pernah Putus di Adonara

Bencana membuat masyarakat Adonara semakin rukun. Ramadan lebih mempersatukan mereka.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya