Kamis 07 Januari 2021, 07:35 WIB

Eijkman: Vaksinasi Dilakukan Setelah Dapat Izin Darurat

Humaniora | Humaniora
Eijkman: Vaksinasi Dilakukan Setelah Dapat Izin Darurat

ANTARA/Dedhez Anggara
Bupati Cirebon Imron Rosyadi (dua kiri) melihat proses simulasi vaksinasi covid-19 di Puskesmas Talun, Kabupaten Cirebon, Rabu (6/1).

 


Lembaga Biologi Molekuler Eijkman menyatakan kegiatan  vaksinasi bisa segera dilakukan setelah vaksin covid-19 mendapat izin darurat dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (Badan POM).

Vaksin Sinovac sudah dikirim ke sejumlah daerah di Indonesia yang ditujukan untuk mempercepat proses vaksinasi mendatang jika sudah waktunya.

"Diharapkan ketika emergency use authorization (izin penggunaan darurat) sudah diberikan bisa langsung disuntikkan vaksinnya karena pengiriman butuh waktu, sudah dibuat jadwal juga dengan berasumsi jadwal itu akan terpenuhi jadi mulai sekarang mulai dilakukan 'delivery' (pengiriman)," kata Kepala Eijkman Amin Soebandrio di Jakarta, Rabu (6/1).

Baca juga: Wiku: Vaksin Covid-19 Berisi Bakteri Adalah Hoaks

Saat ini masih menunggu laporan interim yang dijanjikan pada pertengahan Januari 2021 terkait uji klinis fase 3 vaksin Sinovac di Bandung, Jawa Barat.

Amin menuturkan penyimpanan vaksin Sinovac tidak membutuhkan fasilitas khusus karena dapat disimpan pada suhu 2-8 derajat Celcius sehingga bisa disimpan di lemari es.

"Disimpan di lemari es bisa jadi tidak membutuhkan fasilitas luar biasa, yang penting suhunya harus dijaga seperti itu tidak sampai terlalu tinggi dan yang penting juga keamanannya," tuturnya.

Pemberian vaksin kepada masyarakat diperuntukkan untuk menciptakan kekebalan populasi (herd immunity) dengan minimal 70 persen dari total penduduk Indonesia diberikan vaksin.

"Targetnya minimum 70 persen dari penduduk Indonesia harus kebal," ujarnya.

Lama proses vaksinasi untuk 70 persen penduduk Indonesia tergantung dari kedatangan atau ketersediaan vaksin dan juga kemampuan serta ketersediaan petugas kesehatan atau sumber daya manusia untuk menyuntikkan vaksin kepada masyarakat.

"Sangat tergantung ketersediaan itu di daerah-daerah, karena satu orang petugas mungkin bisa memvaksinasi sehari penuh 40 orang barang kali," kata dia (Ant/H-3).

Baca Juga

ANTARA/HO.MCH2022

Calon Haji Bervisa tidak Resmi Dipulangkan ke Indonesia

👤Basuki Eka Purnama 🕔Minggu 03 Juli 2022, 04:15 WIB
Sejumlah jamaah mengaku telah mengeluarkan biaya antara Rp200 juta hingga Rp300 juta agar bisa berangkat haji dengan jalur tanpa antre...
 ANTARA/Maulana Surya

Benarkah Cabut Gigi Atas Bisa Sebabkan Kebutaan?

👤mediaindonesia.com 🕔Sabtu 02 Juli 2022, 23:55 WIB
Rumor tersebut juga masih saja menjadi keyakinan bagi sebagian masyarakat, bahkan sering kali dijadikan sebagai salah satu alasan untuk...
Antara

50,8 Juta Masyarakat Sudah Divaksin Booster

👤Fachri Audhia Hafiez 🕔Sabtu 02 Juli 2022, 22:35 WIB
Penyuntikan vaksin dosis kedua juga bertambah...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya