Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Joko Widodo menyatakan, vaksinasi covid-19 mulai dilakukan pekan depan. Padahal, uji klinis vaksin Sinovac yang dilakukan Universitas Padjadjaran (Unpad) baru berjalan 3 bulan dan laporan finalnya baru akan diserahkan Maret 2021 mendatang.
Dalam menanggapi hal itu, juru bicara Vaksinasi Covid-19 dari BUMN PT Bio Farma Bambang Herianto mengatakan dalam waktu dekat, pihaknya bersiap menerima laporan uji klinis fase III vaksin Sinovac selama 3 bulan ini dari tim riset Unpad. Selanjutnya, laporan itu akan diteruskan ke Badan Pengawas Obat dan Makanan (Badan POM) sehingga izin vaksinasi bisa segera dikeluarkan.
Dengan merujuk standar internasional yang berlaku atau Emergency Use Authorization (EUA), Bambang menyebut laporan 3 bulan tersebut sudah cukup mendapat mendapat izin darurat dari Badan POM.
"Itu berlaku sesuai standar internasional, dalam skema Emergency Use Authorization," ungkapnya kepada Media Indonesia, Rabu (6/1).
Bambang menjelaskan bahwa dengan skema EUA, tentu ada kriteria atau standar tertentu bagi masyarakat yang akan menerima vaksin. Sehingga, tidak semua orang bisa diimunisasi dengan vaksin yang belum mempunyai laporan hasil uji coba final tersebut.
Sebelumnya, Kepala Badan POM Penny K Lukito menyampaikan, ada sejumlah syarat yang harus dipenuhi dalam pemberian EUA atau izin darurat penggunaan vaksin di tengah pandemi virus corona (covid-19).
Salah satunya adalah capaian 50% efikasi atau tingkat kemanjuran kandidat vaksin covid-19. Standar efikasi vaksin sendiri pada keadaan normal adalah 70%.
Penny menegaskan ambang batas itu bukan keputusan Badan POM melainkan kesepakatan bersama Badan Kesehatan Dunia (WHO) yang memudahkan syarat efikasi vaksin untuk dapat masuk ke tahap perizinan edar atau komersialisasi.
Hal lain yang jadi pengamatan Badan POM, lanjut Penny, adalah seberapa besar efek vaksin untuk antibodi manusia. "Bahan yang akan dijadikan perhitungan efikasi adalah hasil uji klinis tahap I dan II, serta hasil uji klinis interim tahap III yang merupakan hasil monitoring efikasi selama tiga bulan pertama vaksin disuntikkan pada relawan," ujarnya saat acara bincang santai yang disiarkan dalam kanal YouTube Sekretariat Presiden, Senin (7/12/2020).
Sinovac sedang menyelesaikan hasil uji coba fase III yang dilakukan di Brasil, Turki, Indonesia, dan Chili. Diketahui, dari hasil uji coba Sinovac di Brasil efikasinya pada tahap pertama mencapai 50% dan kedua di bawah 90%
Selain Sinovac, dilansir dari AFP, vaksin lain yang sudah diujicobakan di sejumlah negara memiliki efikasi 95% untuk Pfizer and BioNTech, 94% Moderna, 70% untuk Astrazeneca-Oxford, Sputnik V 92% dan Sinopharm 79,3%. (H-2)
MENTERI Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menyebut bantuan dari Uni Emirat Arab (UEA) berupa 30 ton beras untuk korban bencana di Medan dialihkan ke Muhammadiyah Medical Center
Mendagri Tito Karnavian menegaskan bantuan 30 ton beras untuk korban bencana di Medan bukan berasal dari pemerintah UEA, melainkan dari organisasi Bulan Sabit Uni Emirat Arab
Beras direncanakan diserahkan kepada Wali Kota Medan, namun terdapat kendala administratif.
Prabowo bersama Sheikh Theyab dijelaskan seputar fasilitas rumah sakit.
Uni Emirat Arab (UEA) menegaskan dukungan penuh kepada Mesir sekaligus mengecam pernyataan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu yang menyerukan pengusiran warga Palestina.
Prabowo akan terbang langsung ke Ankara, Turki, untuk melaksanakan kunjungan kenegaraan sebagai balasan kunjungan presiden Turki Recep Tayyip Erdogan ke Indonesia beberapa waktu silam.
Riset terbaru menunjukkan vaksin Covid-19 berbasis mRNA seperti Pfizer dan Moderna dapat memicu sistem imun melawan sel kanker.
DUA tenaga kesehatan menerima vaksin Covid-19 di hari yang sama, pola respons antibodi setiap orang ternyata berbeda-beda menentukan berapa lama perlindungan vaksin bertahan
Pengurus IDI, Iqbal Mochtar menilai bahwa kekhawatiran masyarakat terhadap vaksin berbasis Messenger Ribonucleic Acid (mRNA) untuk covid-19 merupakan hal yang wajar.
Menteri Kesahatan AS Robert F. Kennedy Jr. membuat gebrakan besar dengan mencabut kontrak dan membatalkan pendanaan proyek vaksin berbasis teknologi mRNA, termasuk untuk covid-19.
Sejalan dengan penjelasan Kementerian Kesehatan yang menyebutkan vaksinasi booster covid-19 tetap direkomendasikan.
Pemakaian masker, khususnya di tengah kerumunan mungkin dapat dijadikan kebiasaan yang diajarkan kepada anak-anak.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved