Headline

Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.

Mendagri Ingatkan Meski Ada Vaksin, Prokes tidak Boleh Kendor

Kautsar Bobi
06/1/2021 12:25
Mendagri Ingatkan Meski Ada Vaksin, Prokes tidak Boleh Kendor
Personel Brimob membantu menurunkan vaksin covid-19 Sinovac saat tiba di gudang Dinas Kesehatan Sumatra Utara, Kota Medan, Sumatra Utara.(ANTARA/Rony Muharrman)

MENTERI Dalam Negeri Tito Karnavian menegaskan vaksinasi yang akan dilakukan dalam waktu dekat tidak lantas membuat protokol kesehatan (prokes) bisa diabaikan. Masyarakat harus tetap menerapkan 3M, yakni memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak dalam kehidupan sehari-hari.

"Kita jangan sampai kendor mengenai 3M ini dan kemudian bukan hanya memakai masker, jaga jarak dan cuci tangan secara benar dan sering, tapi (menghindari) kerumunan. Percuma kita melakukan tracing, nggak ada gunanya kalau sudah berkerumun," ujar Tito dalam keterangan tertulis, Selasa (5/1).

Hal senada diungkapkan Ketua Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Doni Monardo yang meminta masyarakat harus tetap disiplin menjalankan prokes. Masyarakat tidak boleh memersepsikan kehadiran vaksin dapat menghentikan penyebaran covid-19 dalam waktu singkat.

Baca juga: Pemerintah Kantongi Stok 329,5 Juta Vaksin

"Vaksin tidak akan seketika menghentikan covid-19, vaksin tidak akan bisa membuat orang yang tidak divaksin itu juga luput dari covid-19," ujar Doni.

Doni juga meminta pemerintah daerah (pemda) bekerja keras menambah kapasitas ruang isolasi rumah sakit. Pemda dapat mendirikan posko mulai dari tingkat provinsi sampai tingkat kelurahan.

Sementara itu, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan 15 juta vaksin covid-19 tiba di Indonesia padapekan depan. Namun, ia tidak menyampaikan asal negara pembuat vaksin.

"Minggu depan akan ada datang lagi 15 juta vaksin dalam bentuk bahan baku yang akan diproduksi oleh PT Bio Farma," kata Jokowi di Istana Negara, Jakarta Pusat, Selasa (5/1). (OL-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya