Sabtu 02 Januari 2021, 13:25 WIB

Sepanjang 2020, 42 Ribu Rumah Warga Rusak Akibat Bencana

Atalya Puspa | Humaniora
Sepanjang 2020, 42 Ribu Rumah Warga Rusak Akibat Bencana

MI/Widjajadi
Bencana Alam Banjir ,Longsor dan Angin Kencang Mulai MenerpaKaranganyar dan Wonogiri.

 

BADAN Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat lebih dari 42.000 rumah warga rusak akibat bencana alam sepanjang tahun 2020. Puluhan ribu rumah itu rusak dengan kategori berat, sedang dan ringan. Angka tersebut di luar jumlah rumah terendam banjir yang mencapai ratusan ribu di sektor permukiman.

Data BNPB per 31 Desember 2020, mencatat 42.762 unit rumah rusak dengan kategori berbeda. Sebanyak 26.196 unit rumah rusak ringan (RR), 10.394 rusak berat (RB) dan 6.172 rusak sedang (RS). Di samping itu, tercatat sebanyak 836.291 unit rumah terendam.

"Kerusakan rumah warga tersebut diakibatkan oleh beberapa jenis bencana, seperti banjir, angin puting beliung, tanah longsor, gempa bumi dan gelombang pasang atau abrasi," kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Raditya Jati dalam keterangan resmi, Sabtu (2/1).

Berikut ini rincian kerusakan rumah yang diakibat oleh beberapa jenis bencana, rumah rusak akibat banjir sebanyak 24.000 unit (RB 7.755 unit, RS 3.505 dan RR 12.740). Kerusakan rumah akibat angin puting beliung sebanyak 15.000 unit (RB 1.877 unit, RS 1.823 dan RR 11.300), sedangkan tanah longsor sebanyak 1.681 unit (RB 444 unit, RS 343 dan RR 894).

Rumah rusak akibat gelombang pasang atau abrasi mencapai 154 unit dengan rincian RB 76 unit, RS 9 dan RR 69. "Bencana geologi juga berdampak pada kerusakan rumah, yaitu kejadian gempa dengan magnitudo yang berbeda," tambah Raditya.

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat 11 kejadian gempa merusak pada 2020. Sejumlah gempa tersebut mengguncang Simeuleu, Seram, Sukabumi, Tapanuli Selatan, Sabang, Maluku Utara, Bengkulu, Talaud, Pangandaran, Mamuju Tengah dan Brebes-Kuningan. Data kerusakan rumah akibat gempa mencapai 1.926 unit dengan rincian RB 241 unit, RS 492 dan RR 1.193.

Sementara itu, jumlah kerusakan akibat bencana sepanjang 2020 pada infrastruktur fasilitas publik sebanyak 1.542 unit. Kerusakan mencakup fasilitas peribadatan 727 unit, fasilitas pendidikan 672, jembatan 442, fasilitas kesehatan 143 dan fasilitas perkantoran 134.

Sedangkan jumlah bencana sepanjang 2020 mencapai 2.946 kejadian, dengan rincian bencana alam sebanyak 2.945 dan bencana nonalam atau pandemi covid-19 sebanyak 1.

Bencana alam yang paling banyak tercatat oleh BNPB yaitu banjir sebanyak 1.075 kejadian, kemudian disusul bencana puting beliung 880, tanah longsor 576, kebakaran hutan dan lahan 326, gelombang pasang dan abrasi 36, kekeringan 29, gempa bumi 16 dan erupsi gunung api 7

Di samping dampak kerusakan fisik, sejumlah bencana mengakibatkan jatuhnya korban meninggal maupun warga terdampak. Bencana alam sepanjang 2020 mengakibatkan korban luka-luka 536 jiwa, meninggal dunia 370 jiwa dan hilang 39. Sedangkan serangkaian bencana yang terjadi menyebabkan lebih dari enam juta warga menderita dan mengungsi.

Raditya menyatakan, peristiwa sepanjang 2020 menjadi pembelajaran kepada masyarakat Indonesia. Upaya pencegahan dan kesiapsiagaan sangat dibutuhkan dalam pengurangan risiko bencana (PRB).

BNPB berharap sinergi multipihak atau pentaheliks dapat terus ditingkatkan, yaitu pihak pemerintah, akademisi atau pakar, masyarakat, dunia usaha dan media massa. "Pada akhirnya dengan sinergi yang terus menerus dan langkah konkret setiap heliks pada PRB dapat berdampak pada resiliensi masyarakat Indonesia dalam menghadapi bencana," tandasnya. (H-1)

Baca Juga

Ant/Destyan Sujarwoko

Sejarah Berdirinya Kerajaan Majapahit

👤Farrel Ardan 🕔Sabtu 04 Desember 2021, 10:15 WIB
KERAJAAN Majapahit merupakan kerajaan Hindu-Budha terakhir di Nusantara antara abad ke-13 dan ke-16, terbesar di...
Ist/Kemensos

Mensos Beri Perlidungan Anak Disabilitas Korban Kekerasan di Balai Kemensos

👤mediaindonesia.com 🕔Sabtu 04 Desember 2021, 09:53 WIB
Mensos juga menginstruksikan jajaran terkait di Kemensos untuk mengawal kasus pidana di ranah hukum, agar pelaku mendapatkan sanksi...
Ist

Peringati Hari Guru Nasional, Para Pengajar Muda Dikirim ke Maluku Barat Daya  

👤mediaindonesia.com 🕔Sabtu 04 Desember 2021, 09:43 WIB
Mendikbudristek Nadiem Makarim mengatakan mengapresiasi segala bentuk kolaborasi dan program yang dapat memberikan dampak positif...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya