Selasa 29 Desember 2020, 15:54 WIB

Enam Video Kemanusiaaan dan Lingkungan Raih Penghargaan AJV 2020

mediaindonesia.com | Humaniora
Enam Video Kemanusiaaan dan Lingkungan Raih Penghargaan AJV 2020

Ist
Video berjudul "Menjaga Gajah Tangkahan" karya Aditya Erlangga meraih pengharga AJV 2020.

 

ALIANSI Jurnalis Video (AJV) membuat gebrakan dengan menggelar kegiatan pemberian  penghargaan kepada jurnalis video. Sebanyak enam video terbaik yang bertema "Kemanusiaan dan Lingkungan Hidup" terpilih sebagai pemenangnya.

Menjaring peserta 109 karya video dari seluruh kalangan masyarakat, kegiatan ini digelar AJV bekerja sama dengan Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) dan Yayasan KehatiI.

Ike Noorhayati Hamdan, Ketua Panitia Penghargaan Jurnalistik Video AJV 2020 menjelaskan pemberiaan penghargaan  ini merupakan langkah nyata AJV untuk menegakkan jurnalisme berkeadilan di tengah minimnya berita kemanusiaan dan lingkungan hidup selama tahun 2020.

Acara puncak penghargaan ini, Senin (28/12) didahului webinar yang dibuka oleh Syaefurrahman Al Banjary, Ketua Umum AJV, dengan menghadirkan pembicara Ronny Megawanto Direktur Program Yayasan KehatiI, Edo Rakhman Koordinator Kampanye Walhi, dan Erna Witoelar, tokoh nasional di bidang Kemanusiaan dan lingkungan hidup.

Dalam webinar yang bertema "Dampak Ekonomi Akibat Krisis Lingkungan Hidup dan Kemanusiaan", Ronny menyatakan, penyampaian informasi seperti ini menjadi penting untuk mengimbangi jurnalisme konflik yang berkembang di masyarakat. 

Dari sisi ekonomi, tren investasi hijau semakin diminati, bahkan data indeks LSM SRI KEHATI menunjukkan pergerakan yang searah bahkan lebih baik dari IHSG. 

“PRI (Principle for Responsible Investment)  secara global menunjukkan total aset kelolaan lebih dari USD 100 triliun yang melibatkan lebih dari 3000 investor, " demikian papar Ronny. 

Lebih lanjut, Ronny menyampaikan bahwa di Indonesia sendiri sudah ada signatories yang selaras dengan trend global ini.

Di sisi lain, Edo menyampaikan bahwa pemberitaan lingkungan hidup di Indonesia meliputi trend kebencanaan dan refleksi kebencanaan yang berlangsung secara berkala, seperti banjir, tanah longsor, dan kebakaran hutan. 

Masyarakat memiliki hak atas lingkungan hidup yang baik dan sehat, tegasnya. 

“Perlu terus digaungkan kesadaran dari individu untuk bertemu dengan kesadaran individu lainnya yang kemudian menjadi kesadaran kolektif,” tegas Edo.

Erna mengapresiasi rangkaian acara penghargaan ini dengan menggaris-bawahi peran penting komunikasi dalam mempengaruhi kebijakan. 

“Saya bangga dengan penerus perjuangan yang mengikuti zaman dengan pemahaman yang meluas, masalah yang beragam, dan solusi yang juga makin beragam,” ungkap Erna. 

Lebih lanjut, Erna menyampaikan pentingnya peran komunikasi dalam penanganan isu lingkungan dan kemanusiaan. 

Komunikasi melalui berbagai saluran dan format yang merangkul berbagai pemangku kepentingan menjadi penting, termasuk merangkul dan melakukan advokasi lintas generasi.

Acara yang dipandu oleh Brigitta Manohara ini berlangsung dengan interaksi yang diikuti oleh peserta melalui acara webinar, yang dilanjutkan dengan pengumuman penerima Penghargaan AJV 2020 Bidang Kemanusiaan 

Berikut enam video karya jurnalis yang terpilih pertama,  "Tanah Subur Manggarai Timur Terancam Pertambangan karya Yohanes Manase.  Kedua, "Menjaga Gajah Tangkahan" karya Aditya Erlangga”. Ketiga, "Racun Ikan di Parit Sawit"  karya Amirudin Erlangga.

Keempat, "Menyeru Alam, Sungai, Pohon, dan Manusia" karya Yose Hendra. Kelima, "Tanjoh"   karya Nahrul Hayat, dan keenam,  "Mereklamasi Lahan Bekas Tambang Emas Menjadi Lahan Pertanian Produktif" karya Fandi Yogari.  

Karya-karya tersebut telah ditayangkan di media arus utama atau media sosial peserta,  pada kurun waktu 1 Desember 2019 hingga 30 November 2020 lalu. 

 Flory Shanti Dewi, mewakili Tim Juri dalam penilaian karya peserta pihaknya menekankan aspek kesesuaian tema, orisinalitas, teknik dan artistik, serta terpenuhinya unsur-unsur peliputan jurnalistik. 

Ajang penghargaan kali ini merupakan yang pertama dan akan dilanjutkan dalam masa-masa mendatang. Masalah kemanusiaan dan lingkungan hidup sangat penting, namun kurang mendapat apresiasi, jelasnya. 

Karya jurnalistik video di bidang kemanusiaan dan lingkungan hidup sebetulnya cukup banyak, terutama yang dibuat secara mandiri dan diposting di media sosial. 

“AJV akan terus berkomitmen untuk menegakkan jurnalisme berkeadilan dengan merangkul pelaku jurnalistik di lapangan, lintas organisasi dan lintas generasi,” pungkas Ike Noorhayati Hamdan, Ketua Panitia Penghargaan Jurnalistik Video AJV 2020.  (RO/OL-09).

Baca Juga

ANTARA FOTO/Irwansyah Putra

Sulawesi, Pusat Lokasi Penemuan Spesies Baru

👤Faustinus Nua 🕔Jumat 28 Januari 2022, 08:47 WIB
Dari keseluruhan penemuan tersebut, hampir sebagian besar spesies baru yang ditemukan merupakan endemik flora dan fauna dari lokasi...
dok.ist

Ringankan Beban Mitra GRP Bagikan 5.500 Paket Sembako

👤mediaindonesia.comWika Salurkan Paket Sembako ke Jemaat HKBP Jatisampurna 🕔Jumat 28 Januari 2022, 07:43 WIB
KALI ini produsen baja nasional di Cikarang, Jawa Barat tersebut, memberikan bantuan sembako kepada sekitar 5.500 karyawan dan...
freepik

Ini Empat Langkah untuk Terapkan Self Love

👤Basuki Eka Purnama 🕔Jumat 28 Januari 2022, 07:30 WIB
Konsep self love tampak mudah ketika dibicarakan namun lebih sulit dan menjadi tantangan tersendiri ketika dijalankan setiap...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya