Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
LAYANAN kesehatan menggunakan jaringan nirkabel atau telemedicine bisa menjawab dengan menjangkau pelayanan kesehatan ke seluruh pelosok negeri.
"Orang yang ngak bisa ke kota, ngak bisa menjangkau pusat layanan ke kesehatan tetapi masih bisa mendapatkan layanan, jadi pesertanya masih bisa mendapatkan saran, atau jalan keluar atas persoalan kesehatan oleh petugas kesehatan yang ditempatkan di pusat kesehatan," kata Direktur Utama RSCM Lies Dina Liastuti dalam Webinar dengan tajuk "Telemedicine: Menjangkau Pasien ke Pelosok Negeri" Senin (28/12)
Menurutnya, ada permenkes yang menyatakan seharusnya telemed atau tele konsultasi dilakukan oleh fasilitas kesehatan. Oleh karena itu, ia memastikan bukan secara perseorangan atau oleh perusahaan.
"Tetapi oleh fasiltas kesehatan dan dokternya harus punya izin praktek, jadiorang yang mengeluarkan resep, yang keluarkan saran itu harus punya izin praktek," sebutnya.
Dia menambahkan, apabila mengunakan telemedicine atau tele konsultasi dari Rumah Sakit yang bertugas di sana, bisa dibuat audit medis sehingga bisa ditelusuri jika ada hal yang melanggar atau tidak seusai kaidah yang berlaku.
"Ini adalah satu manfaat dimana mengurangi atau meminimaslisir kendala akibat kurangnya dokter di daerah terpencil, jadi kalau misalnya dokter kita di paksa ke sana, memproduksi doker itu 6 tahun, kita kurang tapi bagaimana caranya kita perpanjangan cara sementara ini," paparnya.
Telemedicine ini merupakan start up, dimama dalam sistem itu tidak hanya konsultasi saja tetapi adanya ekosistem yang bisa menyiapkan apotek, atau obat di daerah terpencil.
Baca juga : Baznas Dukung Optimalisasi Pengelolaan Zakat Nasional
"Bukan berarti semua harus RSCM, kita menggandeng puskesmas, jadi rekam medik itu bukan harus selalu di RSCM, tapi ada di daerah itu juga. Misalnya ada puskemas yang dokter tidak ada, ada perawat lalu sebagai perpanjang tangan kita melihat pasien," terangnya.
Dia menegaskan, telemedicine juga tidak akan mengantikan semua fungsi dokter namun justru menjadi jalan tengah untuk mendapatkan akses terlebih dahulu tetapi dari konsultasi tersebut kalau ditemukan sesuatu hal yang terpenting dilihat langsung oleh dokternya maka disarankan ke RS terdekat.
"Jadi tidak harus ke RSCM, kita tidak mengharuskan semua pasien ke RSCM tapi kita hanya memberi saran, setelah konsultasi dan wawancara nanti dokter akan mengarahkan untuk ambil obatnya atau dikirim oleh ojol," jelasnya.
Namun, apabila dalam konsultasi dengan dokter, diketahui adanya gejala serangan jantung maka akan diarahkan ke RS terdekat dan pihaknya akan membantu menghubungi RS tersebut.
"Meskipun di RS terdekat hanya ada dokter umum, nanti akan dipandu oleh dokter RSCM, jadi fase pertolongan pertama harus ditangani sampai stabil, kita akan pandu hingga ke perjalanan rs yang bisa menangani pasien tersebut sehingga kita tidak membiarkan seseorang sampai di rumah sakit terlalu lama," paparnya
Upaya itu, Kata Lies telemedicine menjadi satu manfaat yang menurutnya mampu menurunkan angka kesakitan dan kematian karena adanta intervensi lebih dahulu memberikan arahan dini.
"Sebetulnya jika kita punya jaringan dengan Badan Aksesibilitas Telemunikasi dan Informasi (Bakti) bisa saja, tergantung dari siapa yang mengelola, pastikan ada jaringannya ya. Jadi RS harus berkolaborasi," pungkasnya. (OL-7)
Apple resmi merilis iOS 26.2.1. Cek apakah iPhone 13, 14, atau SE Anda masih kebagian update fitur AirTag 2 ini. Berikut daftar lengkap kompatibilitasnya.
Apple merilis iOS 26.2.1 dengan fokus utama dukungan AirTag 2 dan perbaikan bug aplikasi Wallet. Simak rincian lengkap pembaruannya di sini.
Bagi pengguna iPhone yang belum sempat melakukan update ke versi 26.2, pembaruan ini akan digabungkan (bundled) sehingga Anda langsung mendapatkan seluruh fitur baru.
PVTPP Kementan mendeklarasikan Pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK), yang dirangkaikan dengan peluncuran aplikasi Siperintis.
Bermula dari medium ekspresi sederhana, SnackVideo kini berkembang menjadi kekuatan yang mendorong dampak sosial nyata bagi komunitas di berbagai daerah.
Aplikasi ini diunduh oleh dua juta investor di sepanjang tahun ini, naik 37% dibandingkan tahun 2024
Agar aturan gawai dapat berjalan efektif, orangtua perlu menerapkan pola asuh yang masuk akal dan kolaboratif.
Orangtua perlu membedakan penggunaan gawai untuk kebutuhan produktif dan hiburan.
Pihak sekolah perlu menerapkan pendekatan yang bersifat edukatif dan kontekstual agar kebijakan pembatasan gawai tidak dipandang negatif oleh peserta didik.
TREN warna personal (personal color) semakin populer di kalangan gen Z sebagai cara mengekspresikan gaya. Kini preferensi warna tersebut juga bisa diterapkan pada gadget (gawai).
Meski waktu ideal bermain gawai untuk kebutuhan hiburan maksimal dua jam per hari, kenyataannya banyak anak dan remaja tetap mencari celah untuk melanggarnya.
Hands-on play melatih kemampuan memecahkan masalah, mengasah fokus, dan memicu imajinasi, hal-hal yang sering terabaikan saat melakukan screen time berlebihan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved