Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
Menteri Riset dan Teknologi/Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (Menristek/BRIN) Bambang Brodjonegoro menyerahkan surat keputusan menteri atau Kepmen kepada Universitas Gadjah Madah untuk Dengan demikian, UGM telah secara resmi bergabung dalam tim Nasional Pengembangan Vaksin Merah-Putih.
“Kebutuhan vaksin ini tidak hanya untuk tahun 2021, namun juga untuk tahun 2022 dan selanjutnya. Tentunya, ini kebutuhan yang sangat besar, mengingat populasi Indonesia mencapai 270 jiwa dan perlu adanya booster vaksin atau revaksinasi," ungkapnya saat melakukan kunjungan kerja ke Yogyakarta.
Baca juga: Kemendikbud Bakal Gencarkan Budaya Berpantun
Sebelumnya, SK terkait Pelaksana Harian Tim Nasional Percepatan Pengembangan Vaksin Covid-19 tersebut juga diberikan kepada Universitas Indonesia (UI) dan LIPI di Cibinong pada 3 Desember, Lembaga Biologi Molekuler (LBM) Eijkman dan Universitas Airlangga pada 4 Desember di Surabaya, serta kepada ITB pada tanggal 8 Desember 2020. Nantinya, juga akan dilakukan penyerahan SK tersebut kepada UNPAD
"Saat ini, ada satu tambahan institusi yang turut mengembangkan Vaksin Merah-Putih, yaitu UNPAD, sehingga total ada 7 institusi," imbuhnya.
Selain itu, pada kesempatan tersebut Bambang juga menyerahkan sejumlah produk inovasi yang dapat membantu penanggulangan Covid-19 di Provinsi DI Yogyakart. Beberapa inovasi yang diserahkan antara lain; Rapid Test RI-GHA sebanyak 4.000 pcs, Robot Pelayan Kesehatan RAISA sebanyak 3 unit, Stick flocked swab UI sebanyak 60.000 pcs dan Paket imunitas yang berisi Wedang Uwuh, Teh Jahe, Virgin Coconut Oil (VCO), Vitamin OST-D, Minyak Kayu Putih, Curcuma Pro, Permen Cajuput, dan Teh Dia sebanyak 200 buah.
Produk tersebut merupakan buatan anak bangsa yang difasilitasi Kemeristek/BRIN melalui Bakti Inovasi. Menurutnya, Indonesia memiliki potensi di sektor teknologi, sehingga produk dalam negeri perlu didukung dengan membangun ekosistem riset dan inovasi.
"Indonesia memiliki potensi besar untuk menjadi negara maju pada tahun 2045 dengan membumikan hasil riset dan inovasi sehingga dapat bermanfaat bagi masyarakat. Oleh karena itu, mulai dari sekarang kita perlu membangun ekosistem riset dan inovasi yang solid, sehingga dapat mengurangi ketergantungan akan impor," ucap Bambang.
Bakti Inovasi sendiri merupakan salah satu bentuk pertanggungjawaban Kemenristek/BRIN kepada masyarakat. Hal itu untuk meningkatkan daya guna produk inovasi, mengetahui respons pengguna terhadap produk inovasi, dan mendorong percepatan pertumbuhan ekonomi.
UNSIA berencana untuk menjadi Google Reference University pertama di Indonesia serta fokus menjadi hub inovasi melalui World University Ranking for Innovation (WURI).
Yayasan Pendidikan Universitas Presiden (YPUP) mendukung penuh atas pendirian ICPI-PU di lingkungan President University.
HAKIM Konstitusi Saldi Isra, mempertanyakan dasar pemberian Wilayah Izin Usaha Pertambangan (WIUP) kepada perguruan tinggi dalam sidang lanjutan pengujian UU Minerba.
Musim pendaftaran Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) 2026 semakin dekat.
Transformasi itu bergerak jauh lebih cepat daripada siklus kebijakan pendidikan tinggi yang selama ini kita kenal.
KOLABORASI menjadi kunci dalam upaya mempercepat pemulihan usai terjadinya bencana Sumatra. Salah satu yang berperan penting adalah kolaborasi mahasiswa dan perguruan tinggi.
Influenza atau yang lebih akrab dikenal sebagai flu sering kali dianggap remeh sebagai gangguan pernapasan biasa.
Daya tular campak cukup tinggi, mirip dengan covid-19. Seseorang yang terinfeksi dapat menularkan virus selama 4 hari sebelum dan sesudah gejala muncul.
Jemaah haji perlu memahami manfaat kesehatan jangka panjang dari vaksinasi, bukan sekadar memenuhinya sebagai syarat administrasi.
Data Kementerian Agama menunjukkan bahwa lebih dari 22% jemaah haji Indonesia pada 2025 merupakan kelompok lansia, dan mayoritas membawa penyakit komorbid.
Orang yang hidup dengan HIV (ODHA) memiliki risiko lebih tinggi terkena infeksi menular seksual (IMS). Selain berdampak langsung pada kesehatan.
Dalam kondisi hujan, tingkat kelembapan tinggi, dan suhu tinggi, melakukan aktivitas fisik di tempat terbuka meningkatkan peluang terserang penyakit.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved