Headline
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Kumpulan Berita DPR RI
KALAU kamu sudah mendekati lulus sarjana, atau baru lulus, selanjutnya apa? Langsung melanjutkan ke tingkat S2, atau menunda dulu selama beberapa waktu? Gimana baiknya? Jawabannya terlalu personal buat masing-masing orang. Baik gelar sarjana maupun gelar magister (master), sama-sama dapat membuka kesempatan belajar dan karier yang bermanfaat.
Kamu dapat mempertimbangkan untuk langsung melanjutkan S2, jika gelar magister kamu anggap sejalan dengan tujuanmu. Mumpung masih dalam kapasitas energi yang melimpah dan usia masih muda pula.
Justru dengan pilihan ini, kamu punya banyak waktu untuk menggali potensi dan motivasi-motivasi yang menggerakkan kamu untuk menetapkan goal yang mau kamu raih untuk jenjang kariermu ke depan.
Sebelum memutuskan yang tepat dan terbaik, ada baiknya kamu cari tahu dulu perbedaan program S1 dan S2. Banyak yang beranggapan, lulusan baru tidak cukup terampil untuk memasuki pasar kerja meskipun memiliki gelar sarjana. Ini karena gelar sarjana biasanya menyerap lebih banyak ilmu yang sifatnya teoritis dan tidak terlalu praktis.
Meskipun sebagian besar nilai gelar sarjana terletak pada kualifikasi itu sendiri, alasan paling penting untuk melanjutkan ke program pascasarjana adalah untuk memiliki keterampilan profesional yang akan kamu peroleh selama prosesnya.
Mengejar gelar magister memberimu kesempatan untuk belajar sebanyak mungkin tentang bidang yang kamu minati, pendidikan yang lebih terfokus, mengembangkan kemampuan teknis, mengasah keterampilan, dan pada dasarnya menjadi ahli di bidangnya.
Setelah kamu memahami perbedaan mendasarnya, langkah selanjutnya adalah menentukan kampus mana yang akan kamu masuki, bagaimana pengajar dan kurikulumnya, predikat akreditasinya, serta dinamika kampus melalui gaung dan kiprahnya.
Program Magister Manajemen–Wijawiyata Manajemen dari PPM School of Management (SoM) salah satu rekomendasi terbaik buat kamu yang akan langsung melanjutkan S2. Sebagai pelopor program magister manajemen sejak tahun 1967, MM Wijawiyata ditujukan bagi para sarjana baru atau fresh graduate.
Sasaran program ini adalah melatih peserta dalam keahlian manajemen, dan mengembangkan pandangan hidup dan sikap kerja yang luhur, sebagai langkah awal memasuki dunia bisnis, sehingga peserta siap menghadapi dinamika perubahan dan menata masa depan.
PPM School of Management merupakan sekolah manajemen pertama di Indonesia yang berdiri tahun 1967, serta telah meraih Apresiasi Sistem Penjaminan Mutu Internal Terbaik di Indonesia dari Kemenristekdikti.
Kamu akan mendapatkan kurikulum berbasiskan ilmu manajemen mutakhir yang berorientasi terapan, dengan pengajar yang terdiri dari para praktisi (guest lecture) dari perusahaan dan organisasi terkemuka, yang memberikan insight dan wawasan tepat guna dalam sesi sharing session sebagai penunjang soft competencies yang unggul.
Program MM Wijawiyata - PPM SoM juga memberimu kesempatan untuk mengikuti program Student Exchange yang merupakan kerja sama PPM SoM dengan Kedge Business School, Prancis, dan Summer School INHA University, Korea Selatan.
Ingin mengajukan beasiswa? PPM SoM juga menyediakan beasiswa parsial setiap tahunnya. Ini bisa menjadi nilai plus, yang memantapkan langkahmu untuk melanjutkan studi S2 dan meraih karier impianmu. Cari tahu info lengkapnya melalui website https://ppmschool.ac.id. (RO/OL-09)
Provinsi-provinsi di kawasan timur Indonesia masih mendominasi angka pernikahan dini tertinggi secara nasional, meski secara umum prevalensi pernikahan anak di Indonesia terus menurun.
Mereka kehilangan rasa aman, rutinitas harian, akses belajar, serta dukungan emosional yang esensial bagi perkembangan mereka.
LEDAKAN teknologi digital telah menyusup ke setiap sudut kehidupan anak-anak Indonesia, membawa kemudahan sekaligus ancaman diam-diam: krisis gaya hidup pasif.
WAKIL Ketua MPR RI Lestari Moerdijat, mengatakan peran generasi muda sangat dibutuhkan dalam upaya membangun ekosistem pendidikan yang inklusif dan berkelanjutan.
Fokus utama Baznas tetap kepada fakir miskin, khususnya bagaimana kelompok yang tidak mampu dapat mengakses pendidikan melalui dana zakat.
Abad ke-21, menurut Prabowo, merupakan abad ilmu pengetahuan dan teknologi.
Kegiatan ini menjadi ruang dialog strategis antara perguruan tinggi dan mitra industri untuk menyelaraskan kompetensi lulusan dengan dinamika dan tuntutan dunia profesional.
Kerja sama ini diharapkan dapat memperkuat jejaring akademik lintas negara dan meningkatkan kualitas pendidikan tinggi melalui sinergi antarinstitus.
Dekan FPsi UNJ, Gumgum Gumelar, menegaskan pentingnya kolaborasi berkelanjutan antara perguruan tinggi dan dunia kerja dalam menyiapkan lulusan psikologi yang adaptif, kompeten.
Berdasarkan rilis resmi THE WUR 2026, UNJ menempati peringkat dunia 1501+ dengan skor keseluruhan 10,3–27,2
Edufair hadir sebagai wadah silaturahim dengan alumni SMA Muhammadiyah 25 baik yang masih kuliah maupun yang sudah berkarier.
Dosen juga harus mampu merencanakan studi lanjut, termasuk persiapan studi doktoral melalui skema beasiswa BPI dan PDDI.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved