Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
Setelah ditemukannya sejumlah masalah dalam uji klinis obat covid-19 yang dikembangkan Universitas Airlangga (Unair) oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (Badan POM), sampai saat ini perguruan tinggi negeri yang terletak di Surabaya, Jawa Timur ini belum terdapat keputusan lanjutan apakah akan melakukan pengujian ulang atau dicabut.
"Saya tidak mendengar ada issue dicabut," ungkap Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, Nizam. Nizam, Sabtu (5/12).
Selain obat covid-19, Unair tengah mengembangkan dua vaksin covid-19 sekaligus. Kedua vaksin tersebut adalah vaksin Merah Putih dan Oral.
Baca juga: PPNI Catat 2 Ribu Perawat Sembuh dari Covid-19
Ia menjelaskan, jika memang statusnya sebagai obat maka harus melalui tahapan uji klinis dan penggunaannya harus diresepkan dokter. Tetapi jika sebagai supplement izinnya sebagai makanan/minuman suplemen dari badan POM. "Meski sama2 dari badan POM tapi uji/syaratnya berbeda," katanya.
Saat ini menurut Nizam, pengembangan vaksin dilakukan oleh beberapa perguruan tinggi dan Lembaga riset, seperti halnya Universitas Indonesia, Institut Teknologi Bandung (ITB), Universitas Gadjah Mada (UGM), hingga Eijkman dan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI). Masing-masing pun memiliki pendekatan yang berbeda.
Namun ia menerangkan beberapa PTN dan lembaga riset tersebut belum memasuki uji klinis 3, kecuali Universitas Padjadajaran yang telah melakukan uji klinis untuk vaksin Sinovac.
"Sejauh yang saya ketahui belum ada yang memasuki uji klinis, hanya Universitas Padjadjaran yang telah melakukan uji klinis tahap 3 untuk vaksin dari Sinovac," terangnya.
Universitas Padjadjaran menjadi perguruan tinggi satu-satunya yang ditunjuk PT. Bio Farma sebagai pelaksana uji klinis vaksin Covid-19 yang dikembangkan perusahaan Sinovac Biotech, Tiongkok.
Dilansir dari laman unpad.go.id, Ketua Tim Riset Uji Klinis Vaksin Covid-19 dari Universitas Padjadjaran (Unpad), Prof. Kusnandi Rusmil mengatakan semua relawan yang berjumlah 6.250 orang sudah selesai disuntik dan sejauh ini keluhan yang muncul hanya panas ringan dan sedikit bengkak atau disebut efek lokal.
Sampai sekarang pihaknya belum mengeluarkan laporan secara resmi mengenai keamanan vaksin tersebut. Data keamanan vaksin Covid-19 ini telah diserahkan kepada Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) kemarin. Sedangkan data mengenai imunogenisitas dan efikasi baru dilaporkan setelah hasil uji klinis selesai dilakukan sekitar awal 2021 mendatang. (H-3)
Penerapan higiene dan sanitasi yang ketat dinilai menjadi garda terdepan dalam mencegah penularan penyakit yang kerap muncul akibat meningkatnya populasi kuman di musim hujan.
Program vaksinasi PMK juga dilakukan secara serentak dalam dua periode secara nasional.
Influenza atau yang lebih akrab dikenal sebagai flu sering kali dianggap remeh sebagai gangguan pernapasan biasa.
Daya tular campak cukup tinggi, mirip dengan covid-19. Seseorang yang terinfeksi dapat menularkan virus selama 4 hari sebelum dan sesudah gejala muncul.
Jemaah haji perlu memahami manfaat kesehatan jangka panjang dari vaksinasi, bukan sekadar memenuhinya sebagai syarat administrasi.
Data Kementerian Agama menunjukkan bahwa lebih dari 22% jemaah haji Indonesia pada 2025 merupakan kelompok lansia, dan mayoritas membawa penyakit komorbid.
Riset terbaru menunjukkan vaksin Covid-19 berbasis mRNA seperti Pfizer dan Moderna dapat memicu sistem imun melawan sel kanker.
DUA tenaga kesehatan menerima vaksin Covid-19 di hari yang sama, pola respons antibodi setiap orang ternyata berbeda-beda menentukan berapa lama perlindungan vaksin bertahan
Pengurus IDI, Iqbal Mochtar menilai bahwa kekhawatiran masyarakat terhadap vaksin berbasis Messenger Ribonucleic Acid (mRNA) untuk covid-19 merupakan hal yang wajar.
Menteri Kesahatan AS Robert F. Kennedy Jr. membuat gebrakan besar dengan mencabut kontrak dan membatalkan pendanaan proyek vaksin berbasis teknologi mRNA, termasuk untuk covid-19.
Sejalan dengan penjelasan Kementerian Kesehatan yang menyebutkan vaksinasi booster covid-19 tetap direkomendasikan.
Pemakaian masker, khususnya di tengah kerumunan mungkin dapat dijadikan kebiasaan yang diajarkan kepada anak-anak.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved