Headline
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Kumpulan Berita DPR RI
ANGGOTA MPR dari Fraksi NasDem Subardi mengajak segenap masyarakat menyukseskan program vaksin covid-19 dengan semangat kebangsaan. Semangat ini perlu didengungkan agar masyarakat tidak ragu menjalani vaksinasi covid-19. Penegasan itu disampaikan Subardi dalam sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan di gedung teater komplek Candi Prambanan, Yogyakarta, Selasa (1/12).
“Perlu pendekatan kebangsaan agar masyarakat bersama-sama menyukseskan vaksinasi. Tanpa rasa solidaritas, semangat persatuan, dan kerja sama antarmasyarakat, program vaksinasi akan terhambat,” ujar politisi yang akrab disapa Mbah Bardi itu.
Semangat kebangsaan merupakan nilai historis yang diwarisi para sesepuh bangsa. Mereka menanggalkan ego masing-masing dan berhasil mendirikan negara, sekaligus mengikatnya menjadi NKRI.
Baca juga: Pemerintah Pusat Dan Daerah Intensifkan Sinkronisasi Data Covid-19
Menurut Mbah Bardi, ada kesamaan yang dihadapi para sesepuh saat itu dengan kondisi sekarang, yakni pendekatan kebangsaan sebagai jalan keluar dari masa-masa sulit.
“Para sesepuh kita sudah mencontohkan, solusi keluar dari masa-masa sulit dengan semangat kebangsaan. Relevansinya dengan situasi saat ini, semua elemen bangsa harus memandang vaksin sebagai solusi bersama. Harus bersatu menyukseskan program vaksin,” ujarnya.
Menjelang program vaksin yang ditargetkan pemerintah selambat-lambatnya awal 2021, masih banyak tersiar sejumlah isu miring seputar vaksin. Tidak sedikit masyarakat yang enggan divaksin karena menganggap ini bagian dari konspirasi. Sebagian masyarakat cemas karena vaksin dapat membahayakan kesehatan.
Bagi Subardi, tantangan ini harus diluruskan dengan pendekatan kebangsaan.
“Saya mengutip artikel dari WHO, bahwa satu dari sepuluh ancaman kesehatan global adalah keraguan orang atas vaksin. Dan ini kita rasakan di Indonesia. Maka solusinya dengan pendekatan kebangsaan. Semua energi bangsa harus bersatu. Kita bersama-sama sukseskan vaksin agar segera keluar dari krisis,” jelas Subardi.
Agenda sosialisasi 4 pilar (Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika) diikuti segenap kader NasDem dan masyarakat dari berbagai dusun di Kabupaten Sleman.
Subardi sebagai keynote speaker mengajak masyarakat optimistis, dengan nilai-nilai kebangsaan, Indonesia mampu keluar dari segala macam krisis, termasuk wabah Covid-19 saat ini. (RO/OL-1)
WAKIL Ketua MPR RI Lestari Moerdijat mengatakan, butuh upaya kolektif setiap anak bangsa untuk meningkatkan peran aktif perempuan di bidang politik.
KEMAMPUAN story telling atau bercerita sangat dibutuhkan untuk memberi pemahaman yang benar bagi masyarakat terkait langkah pengobatan yang tepat dalam mengatasi kanker.
HAMPIR dipastikan revisi Undang-Undang (UU) Pemilu atau UU Omnibuslaw Politik akan disahkan pada 2026 ini mengingat tahapan Pemilu 2029 harus sudah dimulai menjelang akhir 2026
Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat mendorong penguatan peran keluarga sebagai ruang yang aman bagi perempuan, sebagai bagian penting dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan.
WAKIL Ketua MPR RI Lestari Moerdijat, mengatakan peran generasi muda sangat dibutuhkan dalam upaya membangun ekosistem pendidikan yang inklusif dan berkelanjutan.
Lestari Moerdijat mengatakan pemenuhan hak anak berkebutuhan khusus (ABK) dan disabilitas harus terus digencarkan di berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam hal pendidikan.
Vaksin penguat atau booster Covid-19 masih diperlukan karena virus dapat bertahan selama 50-100 tahun dalam tubuh hewan.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) baru-baru ini mencatatkan jumlah kasus covid-19 secara global mengalami peningkatan 52% dari periode 20 November hingga 17 Desember 2023.
PJ Bupati Majalengka Dedi Supandi meminta masyarakat untuk mewaspadai penyebaran Covid-19. Pengetatan protokol kesehatan (prokes) menjadi keharusan.
PEMERINTAH Palu, Sulawesi Tengah, mengimbau warga tetap waspada dan selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan menyusul dua kasus positif covid-19 ditemukan di kota itu.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) mengklasifikasikan jenis virus covid-19 varian JN.1 sebagai VOI atau 'varian yang menarik'.
DINAS Kesehatan (Dinkes) Batam mengonfirmasi bahwa telah terdapat 9 kasus baru terpapar Covid-19 di kota tersebut,
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved