Rabu 25 November 2020, 14:45 WIB

Karhutla: PK Ditolak, PT NSP Bayar Pemulihan Lingkungan Rp1,072 T

Rudi Kurniawansyah | Humaniora
Karhutla: PK Ditolak, PT NSP Bayar Pemulihan Lingkungan Rp1,072 T

MI/Rudi Kurniawansyah
Petugas sedang memadamkan api di lahan yang terbakar di Riau beberapa waktu lalu.

 

MAHKAMAH Agung (MA) menolak permohonan peninjauan kembali (PK) kasus perdata kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) PT Nasional Sago Prima (NSP), anak perusahaan PT Sampoerna Agro Tbk pada 19 November 2020. PT NSP tetap harus bertanggung jawab atas kebakaran lahan seluas 3.000 hektare (ha) di lahan konsesinya.

Direktur Jenderal (Dirjen) Gakkum KLHK Rasio Ridho Sani mengapresiasi putusan MA yang menguatkan pembuktian. "Majelis Hakim telah menetapkan prinsip in dubio pro natura. Kami sangat menghargai putusan ini. Pihak PT NSP harus bertanggung jawab atas kebakaran lahan di lokasi mereka," kata Rasio Sani dalam keterangannya kepada Media Indonesia, Rabu (25/11).

Rasio Sani menambahkan pihaknya tidak akan berhenti menindak pelaku kejahatan lingkungan hidup dan kehutanan, termasuk kejahatan terkait dengan karhutla.

"Indonesia harus bebas asap. Kita harus melindungi masyarakat dari bencana asap dan bencana ekologis lainnya. Sudah sepantasnya pelaku kejahatan sumberdaya alam dihukum seberat-beratnya, biar jera," tegas Rasio Sani.

Sementara Direktur Penyelesaian Sengketa Lingkungan Hidup, Ditjen Gakkum KLHK Jasmin Ragil Utomo mengatakan ditolaknya PK PT NSP menunjukkan gugatan KLHK sudah tepat dan semakin menunjukkan keseriusan KLHK dalam menindak pembakar hutan dan lahan.

Sebelumnya Makamah Agung telah memutuskan di tingkat kasasi, 17 Desember 2018, PT NSP bertanggung jawab atas kebakaran lahan seluas 3.000 ha di lahan konsesinya, Kabupaten Meranti, Provinsi Riau tahun 2014 dan MA menghukum PT NSP membayar ganti rugi materiil sebesar Rp319,1 miliar dan biaya pemulihan lingkungan Rp733,7 miliar, dengan total seluruhnya Rp1,072 triliun.Berdasarkan keputusan itu, PT NSP mengajukan PK.

Putusan ini menambah deret keberhasilan KLHK dalam menindak penyebab kebakaran hutan dan lahan. "Saat ini KLHK sudah menggugat 20 perusahaan terkait karhutla, dan sudah ada 9 perkara yang berkekuatan hukum tetap dengan nilai gugatan Rp3,5 triliun," pungkas Jasmin. (OL-13)

Baca Juga: Soal Karhutla, Jokowi Akui Pemerintah Lalai

Baca Juga

Instagram @MASTERCORBUZIER

Deddy Corbuzier Pertemuan Pertama dan Terakhir

👤Zubaedah Hanum 🕔Sabtu 16 Januari 2021, 03:15 WIB
PESULAP yang kini menjadi Youtuber, Deddy Corbuzier, 44, merasakan duka mendalam atas meninggalnya pendakwah Syekh Ali...
Instagram @SEPTRIASAACHA

Acha Septriasa Reuni di Layla Majnun

👤MI 🕔Sabtu 16 Januari 2021, 02:50 WIB
AKTRIS Acha Septriasa, 31, kembali tampil di layar kaca lewat film besutan sutradara Monty Tiwa berjudul Layla...
Instagram @ADELE

Adele Siapkan Album Baru

👤MI 🕔Sabtu 16 Januari 2021, 02:35 WIB
ALBUM keempat milik penyanyi Adele, 32, akan meluncur pada Februari 2021...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya