Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
Ketua Tim Riset Uji Klinis Vaksin Covid-19 Kusnandi Rusmil mengungkapkan, sebanyak 14 orang relawan berhenti menjadi subjek penelitian uji klinis vaksin covid-19 fase 3.
"14 orang ini bukan berhenti karena ada kejadian pascaimunisasi. Tujuh orang mengundurkan diri karena pindah kerja, tujuh lainnya karena pada waktu suntikan kedua berhalangan karena sakit tifus, flu berat, dan lain. Tapi sakit ini tidak berhubungan dengan vaksin," beber Kusnandi dalam dialog yang diselenggarakan oleh Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN), Selasa (3/11)
Meskipun demikian, Kusnandi memastikan hingga saat ini proses uji klinis vaksin covid-19 berjalan aman. Selain itu, tidak ada efek samping berat yang dikeluhkan oleh semua relawan.
Baca juga: Vaksin Efektif Setop Penyebaran Infeksi Penyakit Menular
"Saya sudah melakukan uji klinis vaksin lebih dari 32 kali. Uji klinis covid-19 ini merupakan yang paling aman dibanding saya melakukan uji klinis tetanus, difteri, dan lainnya. Ini jauh lebih aman," tegasnya.
"Resposn gatal-gatal atau merah-merah pada subjek itu pasti ada. Karena vaksin isinya macam-macam. Ada pengawet, antibiotik. Itu mungkin ada orang yang gak kuat sama campuran tersebut. Dan itu wajar," tambahnya.
Kusnandi mengatakan, seluruh relawan uji klinis tahap 3 vaksin covid-19 Sinovac yang berjumlah 1.620 telah menerima suntikan pertama. Adapun , 1.542 diantaranya telah mendapat suntikan kedua dan 843 orang telah diambil darah untuk dipantau proses pembentukan antibodi.
Menurut rencana, pada Januari mendatang, 540 relawan pertama yang mendapat vaksin akan didata dan dinilai. Hasil dari penilaian tersebut kemudian akan dilaporkan ke Badan POM untuk mendapatkan emergency use autorization (EUA). (H-3
Riset terbaru menunjukkan vaksin Covid-19 berbasis mRNA seperti Pfizer dan Moderna dapat memicu sistem imun melawan sel kanker.
DUA tenaga kesehatan menerima vaksin Covid-19 di hari yang sama, pola respons antibodi setiap orang ternyata berbeda-beda menentukan berapa lama perlindungan vaksin bertahan
Pengurus IDI, Iqbal Mochtar menilai bahwa kekhawatiran masyarakat terhadap vaksin berbasis Messenger Ribonucleic Acid (mRNA) untuk covid-19 merupakan hal yang wajar.
Menteri Kesahatan AS Robert F. Kennedy Jr. membuat gebrakan besar dengan mencabut kontrak dan membatalkan pendanaan proyek vaksin berbasis teknologi mRNA, termasuk untuk covid-19.
Sejalan dengan penjelasan Kementerian Kesehatan yang menyebutkan vaksinasi booster covid-19 tetap direkomendasikan.
Pemakaian masker, khususnya di tengah kerumunan mungkin dapat dijadikan kebiasaan yang diajarkan kepada anak-anak.
Kemenkes memberikan apresiasi kepada Dexa Medica melalui Penghargaan Karya Anak Bangsa 2025 atas kontribusinya sebagai industri farmasi dengan uji klinis obat bahan alam terbanyak
Di tengah maraknya produk yang beredar, kredibilitas riset dan sertifikasi menjadi kriteria seleksi utama bagi konsumen cerdas.
INDONESIA resmi memulai uji klinis fase 1 vaksin tuberkulosis (Tb) berbasis inhalasi pertama di dunia.
Pil kontrasepsi pria eksperimental YCT-529 tanpa hormon lolos uji awal tanpa efek samping serius, membuka jalan jadi kontrasepsi pria pertama yang aman dan efektif.
Vaksin tuberkulosis merupakan vaksin tuberkulosis inhalasi pertama. Vaksin ini dikembangkan dengan menggunakan tiga antigen.
Pelaksanaan uji klinis dimulai pada 3 September 2024, dan rekrutmen partisipan secara resmi telah selesai per 16 April 2025.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved