Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
DALAM laju tren kecantikan yang cepat, gagasan 'lebih sedikit, lebih baik' atau kerap disebut skinimalism menguat sebagai pendekatan rasional. Alih-alih menumpuk puluhan produk, banyak ahli merekomendasikan rutinitas yang ringkas namun efektif: moisturizer, serum yang memiliki bukti klinis, dan sunscreen.
Pendekatan ini tidak hanya mengurangi risiko iritasi akibat penggunaan produk berlebih, tetapi juga memudahkan konsistensi perawatan, sebuah faktor penting untuk memperoleh hasil jangka panjang.
Konteks ini semakin relevan ketika konsumen menuntut produk yang bukan hanya terasa bagus, tetapi juga memiliki dasar ilmiah. Produk yang diformulasikan dan diuji secara klinis memberi kepercayaan ekstra: klaim pencerahan, anti-aging, atau perlindungan kulit bukan sekadar janji pemasaran, tetapi didukung data.
Di tengah maraknya produk yang beredar, kredibilitas riset dan sertifikasi menjadi kriteria seleksi utama bagi konsumen cerdas.
Memperhatikan akar tren skinimalism dan kebutuhan akan produk berbasis riset, Na-Young hadir sebagai merek skincare baru yang seluruh produknya diformulasikan dan diuji secara klinis di Korea. Nama Na-Young sendiri terinspirasi dari bahasa Korea yang berarti 'kecantikan abadi', sebuah janji brand untuk menghadirkan hasil nyata lewat inovasi yang kredibel.
Juwita, Brand GM Na-Young, menegaskan hal tersebut saat peluncuran koleksi perdana Na-Young di Jakarta, Jumat (28/11). Menurutnya, kredibilitas adalah fondasi inovasi skincare.
"Kami percaya bahwa skincare yang baik berasal dari formulasi yang matang. Itulah sebabnya setiap produk Na-Young menjalani uji klinis yang tepercaya langsung di Korea. Sepanjang proses R&D, kami bekerja bersama para ahli untuk memastikan setiap detail dikembangkan dengan cermat agar memberikan hasil nyata," paparnya.
Pernyataan ini menegaskan bahwa Na-Young menempatkan validasi ilmiah sebagai prioritas agar hasil yang dijanjikan dapat dipertanggungjawabkan.
Dukungan profesional juga memperkuat suara pro-riset. Dermatolog dr. Richard Yehezkiel mengingatkan risiko tren yang tidak teruji.
"Sekarang banyak tren skincare yang berisiko, mulai dari penggunaan produk yang belum ada izin BPOM sampai step skincare dengan terlalu banyak produk yang bisa membuat kulit mudah iritasi atau alergi. Karena itu, saya lebih menyarankan skincare minimalism agar kulit lebih mudah beradaptasi," ujarnya.
Ia pun merekomendasikan tiga produk Na-Young untuk rutinitas harian: moisturizer, brightening serum, dan ageless serum sebagai pilihan yang selaras dengan prinsip skinimalism.
Koleksi perdana Na-Young menargetkan kebutuhan esensial perawatan kulit modern dengan pendekatan multifungsi, produk yang ringkas namun memberikan lebih dari satu manfaat. Rangkaian awal terdiri dari sepuluh produk yang dirancang menutup berbagai kebutuhan: dari pembersih, toner/essence untuk mengunci kelembapan, serum pencerah, serum anti-aging, hingga sunscreen berproteksi tinggi.
Empat produk unggulan yang disorot karena bukti klinisnya meliputi 2× BrightActive Serum, yakni serum pencerah yang diklaim menunjukkan hasil pencerahan dan perataan warna kulit dalam 4 minggu, lalu Ageless Serum yang dirancang untuk mengurangi kedalaman kerutan dalam 4 minggu.
Kemudian, 4-in-1 BioLift Moisturizer Cream, pelembap multifungsi yang melembapkan hingga 48 jam dan meningkatkan kekenyalan kulit. Serta 4-in-1 Sun Protector SPF 50 PA++++, sunscreen multifungsi yang melindungi kulit tropis.
Juwita menekankan bahwa uji klinis di Korea adalah bagian dari upaya memastikan keamanan dan efektivitas sambil menjaga harga tetap terjangkau.
"Terlepas dari segala proses yang detail ini, kami pastikan harganya tetap ramah di kantong, agar lebih banyak lagi orang yang dapat menikmati advanced skincare," ujarnya.
Rangkain skincare perdana Na-Young kini tersedia secara eksklusif di MU+KU Blok M Plaza, dan akan segera menyusul hadir di MU+KU Pakuwon Surabaya. Produk-produk Na-Young juga bisa dibeli online melalui Shopee (Na-Young Official Store) dan TikTok Shop (Na-Young Indonesia), sehingga mudah dijangkau konsumen di seluruh Indonesia. (E-1)
Kemenkes memberikan apresiasi kepada Dexa Medica melalui Penghargaan Karya Anak Bangsa 2025 atas kontribusinya sebagai industri farmasi dengan uji klinis obat bahan alam terbanyak
INDONESIA resmi memulai uji klinis fase 1 vaksin tuberkulosis (Tb) berbasis inhalasi pertama di dunia.
Pil kontrasepsi pria eksperimental YCT-529 tanpa hormon lolos uji awal tanpa efek samping serius, membuka jalan jadi kontrasepsi pria pertama yang aman dan efektif.
Vaksin tuberkulosis merupakan vaksin tuberkulosis inhalasi pertama. Vaksin ini dikembangkan dengan menggunakan tiga antigen.
Pelaksanaan uji klinis dimulai pada 3 September 2024, dan rekrutmen partisipan secara resmi telah selesai per 16 April 2025.
POLEMIK skincare abal-abal mengandung zat berbahaya menjadi perhatian tersendiri bagi berbagai pihak. Bagi kalangan medis, ini menjadi tanggung jawab publik untuk melakukan edukasi.
Hindari penggunaan retinol, paraben, SLS atau aluminium hidroksida selama masa kehamilan dan menyusui.
Sebelum membeli, penting untuk mengetahui apa fungsi utama dari produk skincare tersebut.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved