Headline

Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.

BNPB Minta Patroli Siaga hingga RT/RW

(H-2)
02/11/2020 03:45
BNPB Minta Patroli Siaga hingga RT/RW
IAGA BENCANA JELANG MUSIM HUJAN: Sejumlah personel pemadam kebaran menggotong sekoci penyelematan korban bencana saat Apel Siaga Bencana(ANTARA FOTO/Asep Fathulrahman/hp.)

BENCANA banjir di sejumlah daerah terus meluas, seiring dengan meningkatnya intensitas hujan di awal November 2020 dan dampak anomali iklim La Nina. Untuk itu, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) meminta kesiagaan ditingkatkan.

Untuk Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek), Kepala BNPB Doni Monardo, bahkan meminta agar pemerintah daerah setempat membentuk patroli siaga hingga ke tingkat rukun tetangga/rukun warga (RT/RW).

Seruan Doni itu didasarkan prakiraan cuaca yang dirilis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). Disebutkan bahwa hujan dengan intensitas sedang hingga deras yang dapat disertai kilat dan angin kencang berpotensi terjadi di wilayah Jabodetabek pada Minggu (1/11).

"Perlu adanya upaya pencegahan dan diantisipasi dengan baik agar kemudian tidak menimbulkan korban jiwa," ujar Doni.

Menurut Doni, patroli gabungan hingga RT/RW diperlukan untuk pencegahan dan penanganan bencana. "Siapkan tim patroli gabungan, hansip dan Pam Lokal untuk antisipasi pencurian bila rumah ditinggal sementara," kata Doni lagi.

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Raditya Jati menginformasikan bencana banjir bandang melanda Kabupaten Solok Selatan, Sumatra Barat, pada Jumat (30/10), juga Kabupaten Tapin dan Kabupaten Balangan, Provinsi Kalimantan Selatan, pada Sabtu (31/10).

Sebelumnya, banjir menerjang Kabupaten Kebumen, Cilacap (Jawa Tengah), dan Ciamis (Jawa Barat). Hujan dengan intensitas tinggi juga memicu longsor di Kampung Tegalumbu, Kabupaten Lebak, Banten, Jumat (30/10).

Ia meminta masyarakat dan pengambil kebijakan mewaspadai dan melakukan mitigasi risiko bencana hidrometeorologi akibat fenomena La Nina, yang menurut BMKG akan berlangsung sampai April 2021. (H-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Triwinarno
Berita Lainnya