Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
GERAKAN memungut sampah sepanjang 50 km di bibir pantai di Bali memberi efek pada ekonomi masyarakat. Upaya mengatasi permasalahan sampah melalui daur ulang tersebut menghasilkan produk ekspor dengan harga premium.
Aktivis daur ulang Prevented Ocean Plastic, Alvaro Aguilar menilai gerakan memungut sampah yang dilakukan di Pulau Dewata itu merupakan aksi hebat yang dilakukan mitra pemulung.
Prevented Ocean Plastic terus mengkampanyekan produk-produk daur ulang ke mancanegara.
Alvaro menjelaskan, bahan baku yang berkualitas sangat penting untuk mendukung usaha daur ulang plastik. Apalagi, dengan adanya sertifikasi yang dilakukan Prevented Ocean Plastic akan menaikan nilai ekonomis dari plastik daur ulang.
“Tentunya ini penting, konsumen percaya pada bahan yang telah tersertifikasi. Sehingga menjadikan produk tersebut memiliki nilai ekonomis tinggi,” jelas Alvaro pada acara The Nations yang disiarkan Metro TV.
Hasil daur ulang sampah memiliki QR Code yang bisa membuktikan asal sampah.
Dampak dari sertifikasi pun dirasakan oleh 500 mitra pemulung yang telah bekerja sama. “Tentu memberikan dampak baik pada mereka. Terutama dalam hal memperoleh harga yang tinggi. Pendapatan stabil buat keluarga. Selain itu dalam hal pengolahan sampah ini pun kami berusaha menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan,” jelas dia.
Alvaro mengatakan, dalam industri pengolahan sampah plastik, pihaknya fokus dalam mengolah plastik jenis PET, seperti botol dan galon air mineral sekali pakai. Sebab, sampah plastik jenis inilah yang memiliki nilai ekonomis tinggi. Namun, pihaknya tetap menawarkan sampah jenis lain untuk didaur ulang.
Untuk mendaur ulang sampah plastik jenis lain, ia mengaku butuh dukungan banyak pihak karena tingkat kesulitan dan biaya pengolahan yang tidak sedikit.
Alvaro juga mengaku pihaknya hanya mengolah sampah yang belum masuk ke laut. “Masalahnya adalah plastik yang terlanjur masuk ke laut sudah terdegradasi kualitasnya. Sekali plastik menyentuh laut sudah sangat terlambat. Susah didaur ulang. Kualitas pun akan memburuk dan menjadi sulit dipilah,” jelas dia.
Namun, untuk hasil sampah plastik yang dikumpulkan dari laut tetap dikirimkan kepada pabrik mitra. Biasanya pabrik pembuat pavingblock ‘Polindo’ di Tangerang.
Prevented Ocean Plastic mampu mengolah 1.000 ton plastik daur ulang setiap bulan. Tiap tahunnya, sebanyak 10.000 permintaan ekspor produk daur ulang berdatangan dari luar negeri, seperti Amerika dan Eropa.
Seorang tokoh muda Bali, Made Robi mengatakan, tata kelola sistem pengolahan sampah plastik di Bali meningkat dalam tiga tahun terakhir. Namun, hal itu tidak bisa diterapkan secara berkelanjutan bila tidak dimulai dari keluarga, atau rumah tangga. “Karena rumah tangga kan unsur terkecil di negara ini, jadi memang harus dimulai dari pemilahan sampah rumah tangga dulu,” ungkap Robi.
Menurut Robi, seharusnya masyarakat berpegang teguh pada prinsip 3R, reduce, reuse dan recycle dalam mengatasi masalah sampah. “Untuk itu, harus beriringan 3 hal tersebut,” kata dia.
Robi mengaku dirinya bukan antiplastik. “Karena plastik merupakan barang ekonomis yang menyelamatkan pembabatan hutan dan lainnya. Dengan plastik ada solusinya,” jelas dia.
Dia berharap dalam penggunaan plastik masyarakat lebih peduli terhadap sampah plastik dengan menggunakan konsep circular ekonomy.
Di sisi lain, Kadis Lingkungan Hidup Provinsi Bali, Made Teja mengaku tengah mendorong berbagai pihak untuk mengurangi pemakaian sampah plastik. Terutama di pasar tradisional.
Ia pun mengimbau agar masyarakat pintar memilah dan memanfaatkan sampah plastik. Dengan dua hal tersebut pemerintah, masyarakat dan pihak lain pun bisa berkolaborasi dalam mengolah sampah plastik. (Gan/S1-25)
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengumumkan rencana pembangunan PLTSa di Sunter, Rorotan, Bantargebang, dan Jakarta Barat.
sudah ada inovasi dalam mengatasi masalah sampah dalam skala rumah tangga hingga satu desa.
Kemenag memperkenalkan konsep ekoteologi dan peran agama sebagai sumber harmoni sosial
Analisis mendalam dampak penaburan Kapur Tohor (CaO) dalam modifikasi cuaca. Pelajari efek eksotermik, risiko alkalinitas, dan manfaat mitigasi bencana.
Ekoteologi tidak boleh berhenti sebagai wacana, tetapi harus menjadi perilaku nyata umat dalam kehidupan sehari-hari.
Industri kelapa sawit terus dipandang sebagai salah satu sektor strategis perekonomian nasional,
OTORITAS Jasa Keuangan (OJK) akan terus memperkuat pengawasan di sektor perbankan seiring dengan semakin kompleksnya aktivitas perbankan yang semakin beragam dan cepatnya digitalisasi.
Pertumbuhan tersebut didorong oleh kenaikan giro sebesar 19,13%, tabungan 8,19%, dan deposito 14,28%.
PT Bank Negara Indonesia (BNI) dinilai berada pada posisi yang lebih siap memasuki 2026 dibandingkan bank-bank besar lainnya.
Menurut Pramono, pencatatan saham Bank Jakarta di BEI tidak hanya akan meningkatkan kepercayaan publik, tetapi juga mendorong profesionalisme perusahaan.
MENTERI Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengaku telah menarik dana pemerintah sebesar Rp75 triliun dari total penempatan Rp276 triliun Saldo Anggaran Lebih (SAL) di sistem perbankan.
MANTAN Kepala PPATK Yunus Husein menilai pemajangan uang tunai hasil rampasan kasus korupsi dan sitaan negara oleh aparat penegak hukum tidak diperlukan dan cenderung tidak efisien.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved