Headline
Tragedi Bantargebang menjadi bukti kegagalan sistemis.
Kumpulan Berita DPR RI
SEKRETARIS Tim Mitigasi Dokter dalam Pandemi Covid-19 Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) dr Ekasakti Octohariyanto memprediksi, kasus pandemi Covid-19 di Indonesia masih panjang. Oleh karena itu, ia meminta masyarakat untuk menjaga diri dengan meningkatkan imunitas atau sistem kekebalan tubuh.
"Karena pandemi ini masih panjang, fasilitas kesehatan dan tenaga kesehatan masih seperti ini, jumlahnya terbatas. Kita berusaha semaksimal mungkin, tetapi kalau kita tidak menjaga diri ya bisa jadi masuk ke ranah yang sakit. Masuk ke rumah sakit dan meninggal sekarang sudah banyak, jadi harus menjaga diri agar tidak sakit," kata Eka di Gedung Graha BNPB, Jakarta, Jumat (2/10).
Menurutnya, tubuh manusia adalah konstruksi yang paling cerdas. Tanpa ada penambahan suplemen atau vitamin, asalkan melakukan kegiatan berolahraga yang sesuai, makan makanan yang memenuhi kebutuhan gizi, dan berpikir positif secara otomatis sistem kekebalan tubuh akan meningkat.
"Jadi selain aktivitas fisik, dan makanan yang bergizi perlu dijaga, kita juga harus siap-siap berpikir positif karena perjalanan kita masih panjang," sebutnya.
Eka menyarankan masyarakat untuk melakukan aktivitas olahraga, setidaknya tiga kali sepekan dalam waktu 30 menit agar denyut nadi meningkat. Olahraga itu, juga diluar aktivitas fisik yakni berjalan setiap harinya.
Baca juga : Tarif Batas Atas Pemeriksaan PCR Rp900 Ribu
"Kita tahu ada makanan yang disebut junk food, ada juga yang terlalu banyak mengandung gula. Itu akan mengakibatkan kelainan metabolisme tubuh. Jadi asupan gizi dari makanan harus sesuai," lanjutnya
Dia menambahkan, seseorang perlu memperhitungkan usia dalam menentukan kebutuhan asupan gizi tubuh. Tubuh manusia sebenarnya tidak memerlukan terlalu banyak karbohidrat. Karena itu, dia menyarankan cukup makan nasi dua atau tiga kali sehari.
"Nasi yang kita makan sebenarnya akan menjadi gula. Karena itu sebenarnya kita tidak memerlukan tambahan gula dari kopi atau teh yang manis karena akan terlalu banyak gula. Kalau memang suka minum kopi atau teh dengan gula, ya, kadar nasinya dikurangi," lanjutnya.
Selain nasi sebagai sumber karbohidrat, asupan gizi dari makanan juga harus mengandung protein. Karena itu, Eka menyarankan jangan hanya makan nasi dengan lauk seadanya. Selain itu, tubuh juga memerlukan asupan lemak.
"Tetapi jangan terlalu banyak mengonsumsi gorengan karena mengandung asam lemak tidak jenuh yang susah diurai dan jadi sumber penyakit. Harus seimbang kalau perlu tambah dengan susu atau vitamin sebagai asupan suplemen itu tidak masalah, malahan bagus ya," pungkasnya. (OL-7)
Rudal dan drone Iran telah berulang kali menargetkan Doha, Dubai, Abu Dhabi, Manama, dan berbagai wilayah Arab Saudi.
Dengan memilih jenis olahraga yang tepat dan dilakukan secara teratur, gejala asma justru dapat lebih terkontrol dan kualitas hidup meningkat.
Aktivitas fisik yang rutin terbukti dapat menjaga kebugaran, membantu mengontrol kadar gula darah, serta meningkatkan metabolisme.
Karbohidrat tetap menjadi elemen krusial bagi tubuh sebagai sumber energi utama, terutama saat berolahraga di tengah kondisi berpuasa.
Penambahan fitur di Strava ini merupakan bentuk respons langsung terhadap tingginya minat serta permintaan dari komunitas pengguna terhadap kelima aktivitas fisik tersebut.
Minat masyarakat Bandung terhadap olahraga raket terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir.
Seiring bertambahnya usia, kebutuhan nutrisi ikut berubah. Pada lansia, massa otot dan kepadatan tulang cenderung menurun, sementara daya tahan tubuh bisa melemah
KIWI dikenal sebagai buah yang kaya akan antioksidan, vitamin, mineral, serta serat. Bagian kulitnya justru menyimpan banyak nutrisi penting.
Vitamin D sebenarnya memiliki banyak manfaat lain yang penting untuk menjaga kesehatan tubuh secara keseluruhan.
Buah yang kaya akan vitamin, mineral, serat, dan antioksidan esensial, buah-buahan memberikan nutrisi awal yang baik untuk mengawali hari.
Vitamin atau yang dikenal sebagai mikronutrien, sangat penting bagi tubuh. Untuk menunjang fungsi sel dan proses molekuler tubuh. Tapi hanya dibutuhkan dalam jumlah kecil.
Namun, beberapa suplemen mengandung pemanis tambahan yang bisa menambah kalori, sehingga penting untuk memperhatikan komposisinya terutama saat diet.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved