Headline
Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.
Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.
Kumpulan Berita DPR RI
WAKIL Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional Luhut Binsar Pandjaitan memprediksi kasus covid-19 akan mulai terkendali pada Januari 2021 mendatang. Hal ini dikarenakan vaksin covid-19 diperkirakan sudah siap digunakan pada akhir 2020.
Dia pun menargetkan di tahun depan aka nada sekitar 270 juta dosis vaksin yang siap diberikan ke masyarakat.
“Kalau sampai Januari sudah hampir 100 juta orang yang diinjeksi, saya kira mungkin akan mulai terkendali, karena tahun depan kita akan dapat 270 juta (vaksin), lebih mungkin. Saya kira akan lebih dari angka itu,” kata Luhut dalam konferensi pers, Jumat (18/9).
Baca juga : Pemerintah Masih Rumuskan Standar Harga Tes PCR
Untuk pelaksanaan vaksinasi massal di akhir tahun, pemerintah akan menyiapkan SDM baik dari unsur TNI, Polri, dan tenaga kesehatan di tempat-tempat yang ditugaskan, terutama di bagian kesehatan. Menurut Luhut, dalam tiga bulan ke depan sebelum vaksin disalurkan, akan menjadi critical time atau masa kritis. Oleh sebab itu, pemerintah maupun masyarakat harus saling bekerja sama dalam upaya mencegah terjadinya kasus besar/outbreak selama masa kritis tersebut.
“Kita memerlukan upaya-upaya yang lebih tegas untuk mengubah perilaku masyarakat mencerminkan protokol kesehatan," paparnya. (OL-2)
Influenza atau yang lebih akrab dikenal sebagai flu sering kali dianggap remeh sebagai gangguan pernapasan biasa.
Daya tular campak cukup tinggi, mirip dengan covid-19. Seseorang yang terinfeksi dapat menularkan virus selama 4 hari sebelum dan sesudah gejala muncul.
Jemaah haji perlu memahami manfaat kesehatan jangka panjang dari vaksinasi, bukan sekadar memenuhinya sebagai syarat administrasi.
Data Kementerian Agama menunjukkan bahwa lebih dari 22% jemaah haji Indonesia pada 2025 merupakan kelompok lansia, dan mayoritas membawa penyakit komorbid.
Orang yang hidup dengan HIV (ODHA) memiliki risiko lebih tinggi terkena infeksi menular seksual (IMS). Selain berdampak langsung pada kesehatan.
Dalam kondisi hujan, tingkat kelembapan tinggi, dan suhu tinggi, melakukan aktivitas fisik di tempat terbuka meningkatkan peluang terserang penyakit.
Sandi mengungkapkan kegiatan ini rencananya akan dilaksanakan setiap bulan dengan materi yang beragam.
Ada beberapa langkah antisipatif yang mulai diterapkan Puskesmas Warungkondang untuk mencegah penyebaran covid-19.
Munculnya kembali covid-19 tentu perlu diantisipasi. Karena itu, saat ini Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif memitigasi penyebaran covid-19, terutama pada sektor pariwisata.
Saat ini, kelima pasien tersebut hanya bergejala ringan. Mereka sedang melakukan isolasi mandiri di rumah.
Bupati memastikan terpaparnya warga tersebut saat yang bersangkutan berada di luar daerah.
Galeri menjadi catatan sekaligus spirit agar warga Jabar tak gentar, namun tetap waspada menghindari penularan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved