Sabtu 12 September 2020, 12:48 WIB

IDI Sebut 83% Nakes Kelelahan Tangani Covid-19

Siti Yona Hukmana | Humaniora
IDI Sebut 83% Nakes Kelelahan Tangani Covid-19

MI/Heri Susetyo
Nakes RSI Siti Hajar Upacara Bendera Berseragam Baju Hazmat

 

KETUA Tim Mitigasi Pengurus Besar (PB) Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Adib Khumaidi mengaku tengah menggencarkan perlindungan dan semangat bagi tenaga kesehatan (nakes). Menurut dia, sudah banyak dokter yang kelelahan hingga gugur dalam penanganan pasien covid-19.

"Jujur, kemarin sudah ada penelitian di FK (Fakultas Kedokteran) UI (Universitas Indonesia) bahwa 83% tenaga kesehatan ini brainout dan kelelahan," kata Adip dalam diskusi daring Polemik Trijaya dengan tema Penularan Bertambah, Perilaku Kok Belum Berubah?, Sabtu (12/9).

Adip memandang kelelahan itu berakibat munculnya masalah baru. Yakni ketahanan mental yang berpengaruh terhadap kinerja para nakes tersebut.

"Seperti mengurangi kewaspadaan karena kelelahan tadi, sehingga punya risiko tepapar semakin tinggi, risiko sakit yang semakin tinggi dan mungkin risiko kematian juga akan tinggi," ungkap dokter spesialis ortopedi itu.

Baca juga: Dokter yang Gugur Akibat Covid-19 Bertambah Jadi 114 Orang

Sementara brainout, kata dia, berakibat kehilangan semangat untuk bekerja. Para nakes itu tidak menutup kemungkinan akan menarik diri dari penanganan pasien covid-19.

"Ini yang kita tidak ingin terjadi. Menarik diri dari peperangan ini tentunya suatu hal yang menurut kami jangan sampai terjadi dan kami di IDI berusaha untuk menumbuhkan semangat ini dengan upaya-upaya perlindungan yang kita lakukan," ujar Adip.

Adip mengaku, saat ini, pihaknya tengah fokus membuat buku standar perlindungan dokter dan sistem informasi. Dua upaya ini dinilai mampu memenuhi kebutuhan nakes di daerah.

"Selama ini koordinasi kita lakukan, cuma kadang-kadang kita tidak tahu di daerah ada teman-teman kita yang sakit atau tahu-tahu sudah ada yang meninggal. Jadi ada hal-hal berkaitan dengan sistem informai yang kita bangun sehingga kita punya data dokter di seluruh Indonesia mana yang sakit, mana yang dirawat di ICU. Ini yang menjadi konsentrasi kita ke depan," papar dia.

Sebanyak 114 dokter gugur akibat terpapar covid-19. Jumlahnya bertambah tiga orang per hari ini, dari yang sebelumnya 111 orang.

Jawa Timur menyumbang data paling banyak, yakni 29 dokter meninggal dunia. Kemudian Medan, Sumatra Utara 21 orang, disusul DKI Jakarta dan daerah lainnya. (OL-1)

Baca Juga

MI/haryanto mega

Kawal Izin Ivermectin, Erick Thohir dapat Apresiasi dari Moeldoko

👤Mediaindonesia 🕔Senin 21 Juni 2021, 23:18 WIB
Tindakan tersebut didasari pengetahuan akurat dan keyakinan terhadap manfaat Ivermectin yang terbukti menurunkan jumlah penderita dan...
ANTARA FOTO/Fikri Yusuf

Jokowi Minta Rakyat Taati Prokes dengan Ketat

👤Andhika prasetyo 🕔Senin 21 Juni 2021, 23:05 WIB
Pemerintah akan melakukan penguatan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) mikro di sejumlah daerah...
Dok. Kemenkominfo

Pelatihan JARKOM Pertajam Tombak Komunikasi Pemerintah

👤Ghani Nurcahyadi 🕔Senin 21 Juni 2021, 22:54 WIB
Direktur Pengelolaan Media Kemenkominfo Sumiati mengatakan, peran humas Pemerintah ke depan sangat besar terutama dalam pemenuhan hak...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Jangan Gagap Lindungi Nasabah di Era Digital

ERA pandemi covid-19 berdampak pada berpindahnya aktivitas masyarakat di area digital.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya